200 Personel Satgas Karhutla dari Mabes TNI Ditarik ke Jakarta

Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Irwan dalam acara pelepasan Satgas Karhutla Brigif Mekanis Raider 6/2/Kostrad perkuatan Mabes TNI di Bandara SMB II, Palembang, Rabu (12/09). (ist)

PALEMBANG,fornews.co – Sebanyak 200 personel TNI AD dari jajaran Brigif Mekanis Raider 6/2/Kostrad Mabes TNI, yang tergabung dalam Satgas Karhutla di wilayah Sumatra Selatan (Sumsel), resmi ditarik kembali ke Jakarta.

Penarikan Satgas ini, berdasarkan ST Pangdam II/Swj NO B/1855/IX/2018 tanggal 6 September 2018, tentang Pengembalian Satgas Brigif Mekanis Raider 6/2/Kostrad BKO Korem 044/Gapo Kodam II/Swj dalam rangka Ops Pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan di Provinsi Sumsel.

Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Irwan, menyampaikan penghargaan yang tinggi dan mengucapan terima kasih kepada seluruh anggota Satgas dari Mabes TNI atas segala upaya dan kerja kerasnya selama ini dalam membantu penanganan Karhutla di wilayah Provinsi Sumsel.

“Penarikan pasukan ini, berdasarkan perintah Panglima TNI sehubungan dengan telah berakhirnya pelaksanaan Operasi Bantuan TNI kepada BNPB dalam rangka pemadaman hutan dan lahan di wilayah Sumsel, mengingat kabut asap dan titik api sudah semakin menurun,” kata Irwan dalam sambutan pelepasan Satgas Karhutla Brigif Mekanis Raider 6/2/Kostrad perkuatan Mabes TNI di Bandara SMB II, Palembang, Rabu (12/09).

Selama kurang lebih dua bulan Satgas Karhutla Brigif Mekanis Raider 6/2/Kostrad telah berjibaku dan bersinergi dengan Sub Satgas Darat Kodam II/Swj dan instansi terkait, melakukan pemadaman ratusan titik api kebakaran hutan, kebun dan lahan (Karhutbunla) di wilayah Sumsel.

200 personel TNI AD dari Brigif Mekanis Raider 6/2/Kostrad tersebut, akan dipulangkan ke Jakarta dengan menggunakan Pesawat Hercules milik TNI AU.

Selain memadamkan api dan berhasil menangkap beberapa oknum masyarakat yang melakukan pembakaran hutan dan lahan, Satgas juga memberikan pengertian dan penyuluhan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan secara liar. Karena dampaknya akan sangat merugikan bukan hanya bagi masyarakat sekitar, tetapi juga seluruh masyarakat Sumsel.

“Kontribusi kalian sungguh sangat luar biasa bagi bangsa dan negara. Berkat andil dan kerja keras kalian, pelaksanaan Asian Games Ke-XVIII Tahun 2018 yang dilaksanakan di Kota Palembang, dapat berjalan dengan aman, sukses dan lancar tanpa adanya gangguan asap sehingga hal ini menimbulkan kesan positif, tidak hanya bagi kota Palembang, tetapi juga bagi bangsa dan negara Indonesia,” tegas Pangdam.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam memberikan penghargaan secara simbolis sebagai bentuk penghormatan dan terima kasih kepada Satuan Brigif Mekanis Raider 6/2/Kostrad, yang telah menjalankan tugasnya membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Sumsel.

Hadir dalam upacara pelepasan Satgas tersebut, di antaranya Kasdam II/Swj Brigjen TNI Syafrial, psc., M. Tr (Han)., Danrem 044/Gapo Kolonel Inf Imam Budiman, para Dan/Kabalakdam jajaran Kodam II/Swj dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Sumsel. (bas)