Alex Noerdin Minta Kabupaten/Kota Contoh Muba

Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin saat Rapat sinkronisasi arah kebijakan pembangunan Pemerintah Provinsi dengan Kabupaten/Kota untuk Rencana Kerja Pemerintah Daerah tahun 2019 bertempat di Ruang Rapat Griya Agung Palembang, Rabu (07/03/2018). (foto: Humas Pemkab Muba)

PALEMBANG, fornews.co – Inovasi dalam percepatan pembangunan yang dilakukan Pemeritah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin (Muba), yang memanfaatkan fasilitas dari lembaga pembiayaan BUMN PT SMI (Pinjaman Daerah) untuk menjadi contoh bagi kabupaten/kota se-Sumatera Selatan.

Demikian disampaikan Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin saat Rapat Sinkronisasi Arah Kebijakan Pembangunan Pemerintah Provinsi dengan Kabupaten/Kota untuk Rencana Kerja Pemerintah Daerah tahun 2019 bertempat di Ruang Rapat Griya Agung Palembang, Rabu (07/03/2018).

“Pembangunan di daerah jangan hanya mengandalkan APBD, saya juga menganjurkan kepada 16 Bupati/Walikota yang masih punya waktu silahkan contoh Muba, manfaatkan fasilitas yang disiapkan pemerintah Pusat,” ujarnya

Alex menambahkan, menjadi seorang pemimpin itu harus memasang target dan berani mengambil resiko yang di perhitungkan. “Saudara yang hadir di sini, harus merencanakan pembangunan agar ada kesinambungan antara pusat dan daerah, target yang diserahkan harus diimplementasikan didaerah masing-masing,” tegasnya.

Sementara, Asisten Setda Bidang Administrasi Umum H Ibnu Sa’ad SSos MSi dalam laporannya menyebutkan, Kabupaten Muba, terus memacu peningkatan pembangunan infrastruktur (jalan, listrik dan air) secara masif dan merata serta meningkatkan Sumber Daya Manusia yang profesional selaras dengan arah kebijakan pembangunan provinsi dan pusat.

“Percepatan pembangunan dan pembenahan infrastruktur secara masif yang kami pacu tahun ini dibiayai oleh PT SMI (pinjaman daerah) sebesar Rp 450 milyar segera dilaksanakan,” ucapnya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumsel, Dr Ekowati Retnaningsih SKM MKes mengatakan bahwa prioritas Pemprov pada tahun 2019 yakni Pembangunan Sumber Daya Manusia Berkualitas, Pengurangan Kesenjangan Wilayah, Peningkatan Nilai Tambah Ekonomi Berbasis Green Growth dan Stabilitas Keamanan dan Pemantapan Reformasi Birokrasi. (rel)