BSSN Ditugasi Jaga Tiga Aset Penting Indonesia

Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia di Kabinet Kerja (2014–2019) Rudiantara saat diwawancarai di kantornya, Jakarta, pada 08 Januari 2018. (foto: Anadolu Agency)

JAKARTA, fornews.co – Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara memastikan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) yang baru saja diresmikan pekan lalu sudah memiliki tugas menjaga tiga aset penting negara.

Dalam wawancara khusus dengan Anadolu Agency, Rudi memaparkan tiga critical infrastructure atau sektor-sektor kritis yang sebelumnya sudah disiapkan oleh kementeriannya untuk kemudian diurus oleh BSSN.

Perbankan dan keuangan, disebut mantan Wakil Direktur Utama PT PLN ini sebagai aset penting pertama yang akan dikendalikan oleh BSSN.

Rudi memastikan, dalam menyiapkan critical infrastructure pada sektor Banking dan Finance, koordinasi juga dilakukan dengan regulator di kedua sektor tersebut yakni Bank Indonesia, Otorisasi Jasa Keuangan dan para pemainnya.

Untuk aset kedua yang akan dijaga oleh BSSN adalah transportasi. Transportasi udara, kata Rudi, sebagai aset kedua yang sangat rentan, yang harus diamankan.

“Coba bayangkan kalau ada serangan ke Air Nav. Bagaimana mengatur pesawat take-off dan landing? Bagaimana kalau ada serangan ke airport authority? Artinya, transportasi yang paling rentan itu air transportation,” ujar Rudi.

Sedangkan di urutan ketiga, sektor energi menjadi infrastruktur lain yang akan dipantau oleh BSSN.

“Energi listrik di Indonesia ini pusat pengatur beban pembangkit Jawa-Bali itu cuma ada di Gandul. Coba kalau ada yang masuk dari sisi siber, kan semuanya sudah otomatis.  Perhitungannya saja sudah pakai komputer. Kalau ada sesuatu, Jawa-Bali mau kayak bagimana? Maka itu, timbulah pemikiran membuat BSSN beberapa tahun lalu,” tutur Rudi.

Secara rinci, sebut Rudi, BSSN berfungsi untuk mengidentifikasi potensi serangan siber kepada instalasi pemerintah, swasta, public dan individu; kemudian memitigasi, membuat program agar bagaimana serangan itu tidak terjadi. (AA)