Dodi Ziarahi Makam SMB II di Ternate

Bupati Musi Banyuasin (Muba), H Dodi Reza berziarah ke makam SMB II, di komplek pekuburan Islam Kelurahan Makassar Barat, Kota Ternate Tengah, Nusa Tenggara Timur (NTT), guna mengenang jasa Pahlawan Nasional tersebut Minggu (09/09) sore. (foto: Humas Pemkab Muba)

TERNATE, fornews.co – Di masa hidupnya, Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II (Kesultanan Palembang Darussalam) melakukan tindakan kepahlawanan dan berjasa besar melawan penjajah. Dengan segala kekuatan, ia mempertahankan kota yang kini menjadi Ibu Kota Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel), dari serangan Belanda, kala itu.

Karena tidak mau berkompromi dengan penjajah (Kolonial Belanda), pada 3 Juli 1821 SMB II ditawan dan dibawa ke Batavia, selanjutnya Maret 1822 diasingkan ke Ternate, (wilayah timur Indonesia). Kemudian, SMB II wafat dalam pengasingannya pada 26 September 1852.

Jejak sejarah ini menghantarkan Bupati Musi Banyuasin (Muba), H Dodi Reza untuk berziarah ke makam SMB II, di komplek pekuburan Islam Kelurahan Makassar Barat, Kota Ternate Tengah, Nusa Tenggara Timur (NTT), guna mengenang jasa Pahlawan Nasional tersebut Minggu (09/09) sore.

“Kita harus turut andil untuk memperhatikan keberadaan makam Sultan Mahmud Badarudin II, ini bukti fisik jejak Sultan Mahmud Badaruddin II di Ternate,” ungkap Dodi yang pada kesempatan tersebut disambut oleh Ketua Zuriat Keturunan Kesultanan Palembang Darusalam, Raden Rahmat Masagus.

Bagi Bupati Muba, menjaga dan memperhatikan makam SMB II merupakan kewajiban. “Inilah bentuk penghargaan kita terhadap perjuangan beliau melawan penjajah untuk mempertahankan bagian wilayah Sumatera Selatan,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Zuriat Keturunan Kesultanan Palembang Darusalam, Raden Rahmat Masagus menuturkan pihaknya sangat mengapresiasi Bupati Muba, yang berkomitmen memperhatikan dan menghargai jasa-jasa SMB II.

“Perhatian pak Dodi membuat kami sangat senang, Insya Allah ini akan menjadi keberkahan kita semua,” ucapnya.

Ia berharap, perhatian Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin terhadap sejarah keberadaan makam SMB II di Ternate dapat menjadi panutan Kepala Daerah lainnya di wilayah Sumsel.

“Sehingga masing-masing kabupaten/kota di Sumsel, nantinya menjaga nilai sejarah dan terus mengingat perjuangan SMB II, dalam mempertahankan Palembang-Sumsel,” pungkasnya. (ibr)