Gubernur Paparkan Keberhasilan Sumsel Pada Pidato Pengantar LKPJ Tahun Anggaran 2017

Gubernur Sumatra Selatan H Alex Noerdin menyampaikan pidato pengantar LKPJ Gubernur Sumsel tahun anggaran 2017 dan LKPJ akhir masa jabatan Gubernur Sumsel 2013-2018 pada Rapat Paripurna XLV DPRD Provinsi Sumsel, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sumsel, Jumat (13/4). (humas pemprov sumsel)

PALEMBANG, fornews.co – Gubernur Sumatra Selatan H Alex Noerdin menyampaikan pidato pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Sumsel tahun anggaran 2017 dan LKPJ akhir masa jabatan Gubernur Sumsel 2013-2018 pada Rapat Paripurna XLV DPRD Provinsi Sumsel, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sumsel, Jumat (13/4). Rapat ini dipimpin Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPRD Sumsel, H Uzer Effendi.

Alex mengatakan, LKPJ Gubernur Sumsel Tahun Anggaran 2017 dan Akhir Masa Jabatan Periode 2013-2018 ini disusun berdasarkan RKPD Provinsi Sumatra Selatan Tahun 2017 dan RPJMD Provinsi Sumatra Selatan Tahun 2013-2018. Pidato disampaikannya dalam tiga materi pemaparan bagian yakni, Arah Kebijakan Pemerintah Daerah, Gambaran Pengelolaan Keuangan Daerah, serta Capaian Kinerja Pembangunan.

“Arah kebijakan berdasarkan RPJMD Provinsi Sumsel Tahun 2013-2018 memuat visi dan misi Pembangunan Daerah Sumatra Selatan dalam kurun waktu tersebut. Visi tersebut adalah Sumatra Selatan Sejahtera, Lebih Maju dan Berdaya saing internasional,” terangnya.

“Adapun empat misi di antaranya, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, memantapkan stabilitas daerah, meningkatkan pemerataan yang berkeadilan, dan meningkatkan pengelolaan lingkungan yang lestari dan penanggulangan bencana,” imbuh Alex.

Lebih lanjut Alex menerangkan, upaya peningkatan angka pertumbuhan ekonomi telah dibarengi dengan upaya menurunkan kesenjangan pendapatan di masyarakat, sehingga dapat meningkatkan pemerataan kesejahteraan. Hal ini terlihat dari Gini Rasio Sumsel yang mencapai 0,362 di tahun 2017 atau masuk kategori kesenjangan rendah, membaik dari tahun 2013 yaitu 0,373.

“Alhamdulillah Gini Rasio Sumsel selalu lebih baik daripada nasional yang mencapai 0,393 tahun 2017,” katanya.

Selanjutnya Alex mengungkapkan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sumsel meningkat dari 66,16 pada tahun 2013 menjadi 68,24 pada tahun 2016. Peningkatan setiap tahun juga pada Angka Harapan Hidup dari 68,84 tahun 2013 menjadi 69,16 tahun 2016, Angka Harapan Lama Sekolah dari 11,46 tahun 2013 menjadi 12,23 tahun 2016, Rata-rata Lama Sekolah dari 7,53 tahun 2013 menjadi 7,83 di tahun 2016.

Untuk pencapaian urusan daerah terutama reformasi birokrasi, Sumsel mendapatkan nilai “A” atas evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP). Berdasarkan penilaian Kementerian PAN-RB tahun 2017, Provinsi Sumatra Selatan menjadi percontohan peningkatan SAKIP.

“Selain itu Sumatra Selatan mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama 3 (tiga) tahun berturut-turut mulai tahun 2015 sampai dengan tahun 2017 berdasarkan opini BPK terhadap laporan keuangan yang disusun,” tambahnya. (ije)