Ini Alasan KPU Sumsel Gelar Penetapan Nomor Urut Paslon di Hotel Berbintang

91
Suasana berdesak-desakan di depan pintu masuk Ballrom Novotel Palembang Hotel & Residence, ttempat digelarnya Penetapan Nomor Urut Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel 2018, Selasa (13/02). (foto fornews.co/sidratul muntaha)

PALEMBANG, fornews.co – Dipilihnya Novotel Palembang Hotel & Residence sebagai tempat acara Penetapan Nomor Urut Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel 2018 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel lantaran untuk lebih meriah.

Menurut Komisioner KPU Sumsel, Liza Lizuarni, alasan pihaknya memilih hotel karena bisa menampung lebih banyak tamu, baik tim paslon maupun dari parpol. “Kalau di kantor sebenarnya bisa, tapi muatannya memang lebih kecil. Kemarin saat penetapan kita batasi orang yang masuk, 15 orang dari setiap Paslon dan 2 orang dari tiap Parpol,” ujarnya, Selasa (13/2) sore.

Saat disinggung tentang berapa anggaran untuk menggelar salah satu bagian dari acara pesta rakyat itu, tanpa menyebut nominal Liza menerangkan, bahwa anggarannya lumayan.

“Kalau anggarannya lumayan lah. Tapi, kemarin kan kita sudah penetapan di kantor dan memang agak tegang. Karena belum tahu paslon bisa ditetapkan atau tidak. Untuk hari ini pengundian nomor urut kita dipersilahkan, jadi lebih meriah dan rame, acaranya juga bisa lebih santai,” terangnya.

Liza menambahkan, setelah penetapan nomor urut selesai, tahapan selanjutnya akan ada masa kampanye, yang dimulai tiga hari setelah penetapan hingga tiga hari sebelum pencoblosan. “4 paslon sudah bisa kampanye mulai tanggal 15 nanti hingga tanggal 23 Juni mendatang, ada masa tenang sebelum pencoblosan,” tandasnya.

Sementara, Pemerhati Sosial Politik Sumsel dari Fisip Unsri, Bagindo Togar Bb menyatakan, KPU Provinsi Sumsel sejatinya telah memiliki kantor yang sangat layak untuk mengadakan perhelatan seperti ini. Apakah para petinggi KPUD Provinsi Sumsel lupa bahwa Penetapan Capres/ Cawapres saja berlangsung di Gedung KPU Pusat. Syukur KPU Kota Palembang tidak latah ber – hotel mewah dalam penetapan nomur urut para Paslon.

“Kalaupun KPU Provinsi Sumsel berhasrat menyelenggarakannya diluar Gedung/Kantor KPU Provinsi, Kota Palembang sebagai Ibukota Provinsi tidak kekurangan landmark untuk digunakan sebagai area kegiatan tersebut. Kita Punya BKB, Monpera,Taman Kambang Iwak, pelataran Parkir DPRD Provinsi, Palembang Square dan lain lain. Sehingga Pemilihan Gubernur Sumsel kelak bisa ditransformasikan sebagai pesta rakyat bukan pesta kaum elite,” tandasnya.(tul)