Kejar Target PKB/BBNKB, Samsat Palembang II Kebut Sosialisasi

Kepala UPT Bapenda Sumsel Samsat Palembang II, Herryandi Sinulingga saat mengabadikan momen bersama warga patuh pajak di layanan Samling Palembang II. (ist)

PALEMBANG, fornews.co – Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bapenda Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel), Palembang II wilayah Seberang Ulu, mengebut sosialisasi guna mencapai target pendapatan daerah tahun 2018, khususnya di sektor PKB dan BBNKB.

Dengan slogan sosialisasi “Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Sebelum Jatuh Tempo” yang disampaikan lewat media cetak/media online dan sosial media, Samsat Palembang II berharap, masyarakat dapat tergugah untuk menunaikan kewajiban pajak.

Kepala UPT Bapenda Samsat Palembang II Herryandi Sinulingga mengatakan, tim Samsat Palembang II, baik kepolisian, Bapenda, Jasa Raharja dan Bank Sumsel Babel, terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di kantor Samsat Palembang II dan Samsat Corner Opi Mall.

Selain itu, pihaknya juga  memastikan layanan Samsat terus berjalan, seperti salah satunya mobil Samsat Keliling yang  beroperasi setiap hari di wilayah  kerja Samsat Palembang II, atau di wilayah Seberang Ulu.

“Mobil samsat keliling ini, merupakan program untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sehingga memudahkan masyarakat membayar pajak tahunan kendaraan bermotornya”, kata Herryandi Rabu (07/03/2018).

Sementara itu, mengenai target pencapaian pendapatan pajak dari Samsat Palembang II untuk Tahun 2018 ini, khususnya PKB (Pajak Kenderaan Bermotor) sebesar Rp75 miliar dan sampai dengan tanggal 6 maret 2018 telah berhasil dicapai sebesar Rp16 miliar lebih atau sebesar 21,99 % dari target yang ditetapkan.

“Kalau target Bea Balik Nama Kenderaan Bermotor (BBNKB) sebesar Rp81 miliar dan sampai tanggal 6 Maret 2018 telah terealisasi sebesar Rp18 miliar atau sebesar 22,26 % dari target yang telah ditetapkan di tahun 2018,” jelas Lingga.

Selain sosialisasi di media, pihaknya juga akan terus berkoordinasi dengan para camat dan lurah di wilayah Seberang Ulu untuk dapat membantu mensosialisasikan ke warga di wilayah kecamatan masing-masing melalui RT dan RW-nya.

“Ajakan membayar pajak kendaraan bermotor sebelum jatuh tempo ini, karena denda pajak kendaraan sebesar 25% plus bunga berjalan 2% jika lewat sebulan,” ucapnya.

Selain itu, pihaknya juga melakukan sosialisasi ke pihak dealer motor dan mobil bekas, bahwa saat terjadi transaksi jual beli motor dan mobil disarankan kepada pembeli langsung balik nama kendaraan bermotornya ke atas nama pembeli.

Menurutnya, hal itu harus dilakukan untuk menghindari pemilik kendaraan yang telah menjual kendaraannya dan belum diblokir. Sebab, jika tidak diblokir maka pastinya terkena pajak progresif sesuai dengan ketentuan Perda No 3 Tahun 2011 dan Pergub No 11 Tahun 2012 tentang Pajak Daerah.

“Bagi pemilik kendaraan bermotor yang memiliki kendaraan atas namanya lebih dari satu kendaraan, akan dikenakan pajak progresif dan itu dapat merugikan si penjual kendaraan,” bebernya.

Sosialisasi dan koordinasi dimaksud, termasuk akan melaksanakan pemeriksaan administrasi kenderaan bermotor dan pemeriksan kenderaan Mati Pajak  bersama tim  kepolisian  kami yakin Pajak kenderan bermotor Tahun 2018 Target samsat Palembang II optimis tercapai. (bas)