Kitum Semringah Motornya yang Hilang Diganti Sriwijaya FC

66
Kitum dan anaknya pasrah kehilangan motor saat hendak menonton Sriwijaya FC dan Bali United di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Minggu (11/2/2018). Kini Kitum berbahagia karena motornya akan diganti oleh manajemen Sriwijaya FC. (ist)

PALEMBANG, fornews.co – Kitum Risda Kasinda (38) yang galau karena kehilangan motor miliknya saat hendak menonton laga Sriwijaya FC versus Bali United di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Minggu (11/2/2018), berganti semringah. Sebab, warga Banyuasin ini mendapat kabar motornya akan diganti oleh manajemen Sriwijaya FC.

“Saya juga sempat kaget karena Senin (12/2/2018) sore ada perwakilan SFC yang menelpon saya langsung, mengatakan bahwa Presiden SFC bapak Dodi Reza Alex akan mengganti sepeda motor saya yang hilang,” kata Kitum dihubungi Selasa (13/2/2018) pagi.

Menurut warga Desa Nusa Makmur Sebokor, Kecamatan Air Kumbang, Banyuasin ini, dirinya tengah menyiapkan berkas-berkas yang dibutuhkan untuk proses penggantian sepeda motor tersebut. “Saya diminta menyiapkan STNK dan BPKB motor, namun karena STNK ada di pihak kepolisian maka saya cukup menyerahkan surat laporan kehilangan kemarin. Saya benar-benar bersyukur dan tidak menyangka bakal mendapat begitu banyak bantuan seperti ini,” tuturnya.

Kitum menerangkan, bukan hanya penggantian motor, namun Presiden SFC juga menawarinya untuk datang secara langsung saat launching tim kebanggaan masyarakat Sumsel ini bulan depan.

“Kemarin pemain asing SFC asal Korea juga sudah menelpon saya dan menawari bantuan. Dia juga memberi anak saya jersey, tapi nanti saya kalau ada kesempatan lagi ke Palembang. Anak saya senang sekali karena banyak bonus buat dia, awalnya cuma ingin nonton saja, walau mendapat musibah tetapi sekarang malah bisa bertemu langsung pemain idolanya,” ujar Kitum.

Informasi Kitum yang kehilangan motor di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring viral di media sosial. Kejadian berawal ketika Kitum yang datang ke Palembang dengan dua anaknya Wiratama Yudha (13) dan Arnes (8) tiba di Stadion GSJ sekitar pukul 17.00 WIB. Sayangnya, seluruh tiket sudah habis terjual.

“Kami terus bertahan dan mencari-cari siapa tahu dapat tiket atau bisa masuk ke stadion. Namun saat laga dimulai, tetap belum dapat. Tetapi anak saya tetap meminta menonton walau hanya dari pagar samping,” terangnya.

Lalu ketika hendak pulang, Kitum dan dua anaknya kaget karena motornya sudah tidak ada di tempat parkir. “Saya parkir di dekat jembatan yang ada di belakang gawang, sudah saya cari ke mana-mana belum ketemu. Sudah lapor juga ke petugas keamanan namun tidak ada hasil. Saya hanya pasrah yang terpenting niat saya menyenangkan anak sudah terpenuhi,” tutur pekerja pabrik kayu ini.

Presiden Sriwijaya FC Dodi Reza Alex Noerdin mengatakan, setelah menerima kabar adanya penonton yang kehilangan motor saat menonton SFC, dirinya langsung memerintahkan jajaran manajemen klub untuk mengurus segala keperluan membantu Kitum sebagai wujud kepedulian terhadap pendukung Sriwijaya FC.

“Setelah dapat kabar, tentu klub langsung bersimpati. Saya katakan motor harus diganti. Sriwijaya FC tentunya tidak bisa menutup mata dengan hal seperti ini,” kata Dodi, Selasa (13/2/2018). (ije)