Lelah Fisik dan Mental, Sriwijaya FC Dihantam Mitra Kukar 3 Gol Tanpa Balas

PALEMBANG, fornews.co – Tak turun dengan kekuatan penuh pascaevaluasi tim, Sriwijaya FC harus mengakui keunggulan tuan rumah Mitra Kukar pada laga pekan 16 Liga 1 2018, di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Rabu (18/07).

Sriwijaya dikalahkan Mitra Kukar dengan skor 0-3. Gol Mitra Kukar dicetak Fernando Rodrigues Ortega (menit 36), Saepulloh Maulana (42), dan Septian David Maulana (81).

Pada awal laga sebenarnya Sriwijaya mampu menekan Mitra Kukar. Beberapa peluang dikreasikan Yuu Hyun-koo dkk namun tak mampu dikonversi menjadi gol. Kehilangan para pemain reguler memang sangat terasa. Lini belakang sangat mudah ditembus, lini tengah minim kreasi, lini depan kesulitan membuat peluang.

Awal keruntuhan mental pemain Sriwijaya terjadi di menit 36. Back pass dari Zulfiandi terlalu lemah berhasil direbut Hendra Adi Bayauw. Tinggal menyisakan Achmad Faris di barisan pertahanan, bola diumpan ke Fernando Rodrigues Ortega yang berdiri bebas dan menundukkan Teja Paku Alam dengan sepakan kaki kiri yang keras. Sriwijaya tertinggal 0-1.

Sriwijaya mendapat peluang menyamakan kedudukan di menit 42. Umpan Marckho Sandy Meraudje dari sisi kiri pertahanan Mitra Kukar ke kotak penalti disambut Yogi Rahadian dengan tendangan first time yang mengenai bek Mitra Kukar. Bola liar mengarah ke gawang dikuasai Beto yang mengelabui penjaga gawang Gerri Mandagi. Sukses melewati Gerri, Beto memilih untuk mengeksekusi sendiri peluang ke sudut sempit ketimbang mengumpan kepada Manuchehr Dzhalilov dan Rizsky Dwi Ramadhana yang berdiri bebas di muka gawang. Sayang bola masih membentur Mauricio Leal.

Tertinggal 1 gol di babak pertama, Sriwijaya berusaha mengejar defisit gol. Namun Laskar Wong Kito justru kembali dikejutkan gol cepat Saepulloh Maulana di menit 47. Umpan sepak pojok Hendra Adi Bayauw mengarah ke tiang dekat disundul Bayu Pradana dan jatuh ke kaki Saepuloh yang baru masuk menggantikan Mauricio Leal. Tanpa banyak pikir, bola ditendang dengan keras menjebol gawang Teja. Sriwijaya tertinggal 0-2.

Derita Sriwijaya semakin dalam setelah pemain pengganti Septian David Maulana mencetak gol ketiga Naga Mekes di menit 81. Tembakan keras dari luar kotak penalti tak mampu dijangkau Teja Paku Alam.

Asisten Pelatih Sriwijaya FC Francis Wewengkang mengatakan, apa yang dikhawatirkan sebelum pertandingan akhirnya terbukti. Kelelahan fisik pemain ditambah beban mental membuat kemampuan pemain tak mampu dimaksimalkan saat pertandingan berlangsung.

“Kita bisa melihat fisik pemain sangat terkuras di babak kedua. Mereka hanya sanggup memainkan tempo di babak pertama saja. Di babak kedua (pemain) sudah tidak bisa buat apa-apa. Pemain sangat kelelahan, kami tidak punya cukup waktu untuk latihan fisik,” tutur Enal pada post match conference di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Rabu (18/07) sore.

Usai melakoni laga di Tenggarong, Sriwijaya harus segera pulang ke Palembang, karena usulan pengunduran jadwal laga kontra Arema FC tak disetujui PT Liga Indonesia Baru selaku operator kompetisi. Sehingga Sriwijaya tetap harus menjamu Arema pada Sabtu (21/07).

“Memang recovery anak-anak begitu singkat. Tapi tim pelatih akan berusaha  menyiasati persiapan lawan Arema nanti dan berharap tidak mengulang hasil seperti hari ini,” kata Enal.

Sementara itu, Pelatih Fisik Mitra Kukar Asep Suryadi bersyukur atas kemenangan di laga sore tadi. Diakuinya, sebelum pertandingan ada kekhawatiran menghadapi Laskar Wong Kito.

“Meski berat lawan Sriwijaya, tapi anak-anak mampu menunjukkan permainan yang bagus,” ujar Asep.

Menurut Asep, di babak pertama, Mitra Kukar selalu kalah duel bola di lini tengah. Hal itu disebabkan terjadinya keraguan antara Anindito Wahyu, Fernando Rodrigues dan Danny Guthrie siapa yang melakukan pressing pertama kepada lawan. Namun hal itu bisa diatasi di babak kedua setelah adanya bagi tugas di antara gelandang. Organisasi permainan pun jadi lebih rapi di babak kedua.

“Saya was-was sekali lihat di 15 menit pertama di babak pertama. Tapi babak kedua anak-anak bermain jauh lebih baik,” tukasnya. (ije)