Mahasiswa Pascasarjana UPGRI Studi Banding ke Malaysia dan Thailand

45
Mahasiswa dan dosen UPGRI Palembang, saat berkunjung ke Universitas Malaya Malaysia. (ist)

PALEMBANG, fornews.co – Guna meningkatkan mutu lulusan pascasarjana Universitas PGRI (UPGRI) Palembang, lakukan studi banding ke Malaysia dan Thailand, sejak 9-13 Januari 2018.

Asisten Direktur 1 Pascasarjana Dr Mulyadi MA menjelaskan, studi banding bertujuan agar mahasiswanya mendapat informasi dan melihat secara langsung proses belajar dan mengajar di perguruan luar negeri yang dikunjungi, baik akademik dan non akademik.

Selain itu juga diharapkan dari sana akan dibuat kerjasama dengan Lembaga pendidikan yang berkompeten untuk pengembangan lembaga, bisa berupa kerjasama riset, jurnal dan publikasi ilmiah. Selain itu mahasiswa diwajibkan membuat laporan studi banding ini.

“Tahun ini, kami ke University of Malaya ke Fakultas Pendidikan-nya”, kata Mulyadi.

Sementara, non akademik mahasiswa dapat meningkatkan wawasan seperti mempelajari budaya adat istiadat serta motivasi negara yang dikunjungi. Disadarinya, mutu pendidikan bukan hanya dipengaruhi dari sisi akademik. Tetapi, non akademik juga fantor penting dalam menunjang lulusan berkualitas.

Terpisah Kepala Departemen Matematika dan Sain Fakultas Pendidikan University of Malaya Dr Suzieleez Syere Abdul Rahim menyambut baik kunjungan mahasiswa UPGRI Palembang, untuk melihat proses belajar mengajar di kampusnya.

Suzie juga mengajak dosen, mahasiswa UPGRI Palembang untuk berpartisipasi dalam menulis di jurnal yang diterbitkan oleh UM yang sudah bisa diekses secara online. “silahkan dilihat syaratnya ada di web Kami,” katanya.

Sementara, Aji Fahmi Fadli mahasiswa pasca jurusan bahasa inggris UPGRI Palembang mengapresiasi positif kegiatan ini. Menurut guru SMP 1 Lawang Wetan, ini kunjungan ke luar negeri sangat penting bagi dirinya.

Dia mengaku saat kunjungan ke luar negeri banyak berbincang-bincang dengan orang asing menggunakan bahasa inggris. “Kadang saya rekam dan itu akan saya pakai untuk bahan pembelajaran dan motivasi bagi anak didik,” ucapnya.

Studi internasional Pascasarjana diikuti 43 mahasiswa dan lima dosen pembimbing yaitu Dr Houtman, Dr Arif Ardiansyah, Dr Kristiawan, Dr Mulyadi dan Rudi Hartono MPd. (ima)