Menteri Desa PDTT Imbau Kepala Daerah Pahami Prosedur Penyaluran Dana Desa

Plt Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Erdiansyah SP MSi dan didampingi Kepala Bappeda, Drs H M Yusuf Amilin MM dan DPMD, saat menghadiri Rakornas percepatan penyaluran dana desa tahun 2018, di Bidakara Hotel Jakarta, Rabu (09/05). (foto humas pemkab muba)

JAKARTA, fornews.co – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) RI, Eko Putro Sandjojo mengimbau, agar kepada daerah memahami betul prosedur penyaluran dana desa, dengan prinsip cepat salur, tepat guna dan siap pertanggungjawaban, sesuai dengan tema rakornas yang diambil kali ini.

“Tiga tahun sudah dilaksanakan program dana desa, saat ini memasuki tahun ke empat. Tanpa disadari, kita telah membuktikan program yang baru dan penuh perdebatan. Namun dengan kepemimpinan yang baik, kita membuktikan bisa melaksanakan program dana desa untuk mencapai kesejahteraan masyarakat desa,” ujarnya, pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas), percepatan penyaluran dana desa tahun 2018, di Bidakara Hotel Jakarta, Rabu (09/05).

Eko Putro menerangkan, awalnya penyerapan hanya 82 persen, namun di tahun berikutnya penyerapan mencapai 99 persen pada tahun lalu. Untuk tahun ini, dipastikan 100 persen bisa terserap ke desa-desa di setiap daerah kabupaten/kota Indonesia. Penentasan kemiskinan sangat difokuskan oleh pemerintah saat ini, bagaimana caranya pembangunan yang tidak berdampak kemiskinan bagi masyarakat.

“Tentunya, keberhasilan penurunan kemiskinan tergantung pada leadership setiap daerah. Karena, kepala daerah merupakan ujung tombak bagi pembangunan daerahnya, maka dari itu, program dana desa ini sangat membantu pemerintah daerah dalam menuntaskan kemiskinan,” terangnya.

Rakornas tersebut diikuti seluruh Bupati dan walikota se Indonesia beserta kepala OPD terkait. Sementara, Pemkab Muba diwakili Plt Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Erdiansyah SP MSi dan didampingi Kepala Bappeda, Drs H M Yusuf Amilin MM dan DPMD. (tul)