Mmmm… Ngunyah Pempek Beringin Kampung Palembang, Berasa Ada di Area China Town

Manajer Pempek Beringin TAA Kampung Palembang, Natasya Fransisca Wirya Hutagalung, dan owner David Poerwadi, menunjukkan Pempek produk beringin, Rabu (05/09). (foto fornews.co/sidratul muntaha)

PALEMBANG, fornews.co-Pempek Beringin terus berinovasi untuk membuat nyaman konsumen saat berkunjung dan menikmati cita rasa pempek dan kuliner lainnya di tempat mereka.

Seperti di gerai Beringin Tanjung Api-Api (TAA) Kampung Palembang, yang berada di Jalan Letjen Harun Johar, Ruko 8, 9, 10, RT 40, kelurahan Kebun Bunga, Sukarame, Alang-Alang Lebar atau jalan yang mengarah ke Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II.

Konsep gerai Pempek Beringin TAA Kampung Palembang ini lebih berbeda dari gerai-gerai yang sudah ada. Karena, mereka menempatkan beberapa tenant makanan yang cukup terkenal di Palembang, seperti Martabak Har, Mie Ayam Sari Rasa, Nasi Bakar Omah, Siomay Ny Lani, serta produk pempek khas Lenggok dan Pempek Beringin sendiri.

Menurut Manajer Pempek Beringin TAA Kampung Palembang, Natasya Fransisca Wirya Hutagalung, selain konsumen berburu kuIiner, di tempat ini juga bisa berbelanja oleh-oleh khas Palembang yang dibuat oleh brand Tari Tanggai, pempek serta kerupuk Beringin dan kue khas Palembang dari Mama Musi.

“Selain itu, karena gerai ini baru, maka saat soft opening ada potongan harga 50% bagi pengguna kredit BRI, dan 40% bagi pengguna debit BRI dengan syarat dan ketentuan berlaku,” ujarnya, saat memberikan keterangan pers, Rabu (05/09).

Wanita yang karib disapa Yayak itu menerangkan, saat konsumen masuk gerai Pempek Beringin TAA Kampung Palembang, maka konsumen bisa memesan pempek frozen, sambil melihat-lihat oleh-oleh khas Palembang. Kemudian, masuk kearah bagian belakang, pengunjung bisa menikmati kuliner dengan nuansa Kampung Palembang.

“Memang kita desain dengan gaya khas China Palembang. Kemudian bangunannya sendiri dibuat klasik sehingga para pengunjung terasa seperti dibawa ke jaman dinasti China. Selain food court yang bisa bikin lupa diri, suasana di Kampung Palembang ini juga instagramble dan cocok banget buat yang suka cari spot foto bagus sembari makan,” terangnya.

Pengunjung Pempek Beringin TAA Kampung Palembang, tak lupa mengabadikan momen di depan lukisan mural Laksamana Cheng Ho, di areal kampung Palembang, Rabu (05/09). (ist)

Yayak melanjutkan, konsumen juga bisa memilih tempat yang lebih formal, jika berkunjung dengan membawa kerabat dan mitra kerja. Karena di lantai dua, Ada 5 VIP room yang memiliki fasilitas karaoke dan bisa dimanfaatkan untuk berbagai event, seperti meeting, birthday party dan lainnya.

“Kalau di lantai dua ini, pengunjung akan dibuat terkesima dengan lukisan sejarah Puiau Kemaro yang terbentang di deretan tangga. Membuat kita teringat lagi dengan kisah cinta saudagar China Tan Bun An yang jatuh cinta pada putri Siti Fatimah. Kala itu, keduanya hendak menikah dengan mas kawin 7 guci emas. Karena perjalanan yang jauh, kedua orang tua Tan Bun An menutupi emas tersebut dengan sayur mayur agar terhindar dari perompak. Rupanya hal ini tidak diketahui oleh Tan Bun An, dia kecewa dan meIempar guci-guci itu ke Sungai Musi. Ya seperti itulah,” jelasnya.

Sementara, owner Pempek Beringin TAA Kampung Palembang, David Poewardi menuturkan, bahwa produk pempek beringin ini bahan dasarnya dari ikan Gabus dan putak.

“Ikan yang kami beli itupun kami sortir lagi dengan di tes. Kalau mengandung borak, kita kembalikan lagi. Makanya, pempek kami tidak amis dan teksturnya lebih gurih dan renyah,” tuturnya, seraya menandaskan untuk harga satu piece pempek beringin ini Rp5.000. (tul)