Muba Menjadi Kabupaten Pertama di Sumsel Terapkan Starting Up One Data Policy

Plt Bupati Muba, Beni Hernedi, bersama mencoba menempelkan telapak tangannya ke layar kaca, saat peresmian Starting Up One Data Policy Kepala BPS Sumsel, Yos Rusdiansyah, di Auditorium Pemkab Muba, Selasa (15/05). (foto humas pemkab muba)

SEKAYU, fornews.co – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) kembali menjadi daerah pertama di Sumsel yang menerapkan Starting Up One Data Policy (Satu Kebijakan Data).

“Program sumber satu data ini merupakan arahan langsung dari Presiden RI. Jadi, pemerintah kota/kabupaten di seluruh Indonesia wajib melaksakan One Data Policy ini. Dengan telah dilaksanakannya di Pemkab Muba, maka nanti akan kami jadikan role model/motor penggerak bagi Pemkab/Pemkot lainnya di Provinsi Sumsel, untuk membentuk forum satu data agar di tahun 2019 kebijakan ini dapat terealisasi,” ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel, Yos Rusdiansyah, pada peresmian Starting Up One Data Policy, di Auditorium Pemkab Muba, Selasa (15/05).

Sementara, Plt Bupati Muba, Beni Hernedi mengatakan, siap mendukung dan melaksanakan kebijakan sumber satu data di Bumi Serasan Sekate. Sebelum dimulainya One Data Policy ini, Pemkab Muba telah melaksanakan One Map Policy (Satu data peta).

“Kita akan komitmen, satu sumber data ini sangat penting. Karena sering terjadi tumpang tindih, akibat banyaknya sumber informasi data yang tidak sama. Maka dari itu, kita tegaskan untuk melaksanakan, tinggal semua lintas sektoral untuk menyiapkan sumber satu data tersebut, ” kata Beni.

Kepala Dinas Kominfo Muba, Dicky Meriando SSTP MH menuturkan, latar belakang dilaksanakannya  Starting Up One Data Policy ini sebagai tindak lanjut arahan dari BPS Pusat, kepada seluruh Kadinkominfo kabupaten/kota agar Diskominfo agar berperan menjadi walidata statistik sektoral di lingkup pemerintah daerah. Tentu bertugas mengumpulkan dan mengelola data yang dihasilkan oleh produsen data, serta menyebarluaskan data di lingkup instansi pemerintah.

“Terkait program ini, kami butuh dukungan adanya kebijakan berkaitan dengan implementasi dalam satu sumber data. Jadi, kami bekerjasama dengan BPS Muba untuk pembinaan dan arahan, diharapkan diimpelemntasikan oleh seluruh OPD, sehingga kebijakan satu data ini dapat segera disosialisasikan,” tandanya. (tul)