Pengurus Baru Majelis Ta’lim Permata Cendekia Diharap Buat Program Baru

44
Ketua Dewan Pembina Majelis Ta'lim Permata Cendekia, Hj Lucianty Pahri, menyapa ibu-ibu pengajian sebelum melantik pengurus majelis ta’lim periode 2018-2020, di Aula Pondok Pesantren Aulia Cendekia Talang Jambe, Sabtu (10/02). (ist)
PALEMBANG, fornews.co-Ketua Dewan Pembina Majelis Ta’lim Permata Cendekia, Hj Lucianty Pahri berharap, pengurus baru majelis ta’lim periode 2018-2020 yang baru dilantik dapat segera membuat program-program baru.

“Kepada semua pengurus baru, dengan bimbingan para ustadz dapat membuat program baru untuk pengembangan majelis ta’lim ke depannya,” ujarnya, saat meresmikan pengurus baru di Aula Pondok Pesantren Aulia Cendekia Talang Jambe, Sabtu (10/02).

Istri dari mantan Bupati Muba Pahri Azhari itu mengatakan, anggota Majelis Ta’lim Permata Cendekia diharap semakin rajin mengikuti  pengajian pada minggu ke 4 setiap bulan. Selain pengajian, majelis ta’lim juga dapat mengisinya dengan kegiatan pelajaran Fiqih dan lain-lain.

“Majelis Ta’lim ini selain untuk amal dan menambah pengetahuan, juga sebagai tempat silaturahim. Jadi ibu-ibu sekalian, semoga tidak malas ya untuk ikut pengajian,” katanya.

Ketua Majelis Ta’lim Permata Cendekia, Sri Wiyanti mengungkapkan, terharu dengan dukungan baik moril maupun materil yang sudah diberikan oleh Lucianty. “Peran ibu Lucianty sebagai ketua dewan pembina sangat kami rasakan dengan anggota ratusan orang, beliau mendorong kami untuk dapat lebih maju,” ungkapnya.

Sri menambahkan, berkat dorongan dari Lucianty, Majelis Ta’lim Permata Cendekia mulai melaksanakan program-program seperti pelatihan memandikan mayat, pembentukan grup rebana dan pelajaran fiqih diluar pengajian semata. “Kebetulan hari ini bertepatan dengan ulang tahun ke 8 Majelis Ta’lim Permata Cendikia. Semoga ini jadi momentum kami lebih baik lagi ke depannya,” tukasnya.

Sementara, Ustadz Hendra Zainuddin dalam tausyiahnya, menjelaskan tentang lima hal yang perlu disegerakan di dunia ini. Pertama segerakanlah menguburkan mayat jangan diperlambat, kedua percepatlah bayar utang.

“Kemudian segerakanlah memberi minum dan makan tamu yang datang dan yang keempat percepatlah menikahkan anak perempuan. Terakhir, segerakan untuk bertobat, tobat yang sebenar-benarnya bertobat,” tandasnya.

Peresmian Majelis Ta’lim ini juga dihadiri Anggota DPRD Sumsel Mardiansyah,  tokoh masyarakat, serta ratusan ibu-ibu pengajian dari berbagai Majelis Ta’lim dari Palembang dan Muba. (tul)