Redam Agresifitas PSMS, Sriwijaya FC Tingkatkan Mental Pemain

Pemain Sriwijaya FC menjalani latihan di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring jelang keberangkatan ke markas PSMS Medan, Selasa (15/5) sore. (fornews.co/iwan setiawan)

PALEMBANG, fornews.co – Pekan 9 Liga 1 2018, Sriwijaya FC akan menyambangi kandang PSMS Medan, Jumat (18/05) malam. Laskar Wong Kito datang ke Medan dengan misi melanjutkan tren positif.

Namun menghadapi PSMS di kandangnya bukan perkara mudah. Runner up Liga 2 2017 ini tampil cukup baik di Stadion Teladan. Dari empat laga kandang yang telah dilakoni di Liga 1 2018, Legimin Raharjo hanya menderita 1 kekalahan dan meraup poin penuh di 3 laga lainnya. Kemenangan diraih atas Persija Jakarta (3-1), Perseru Serui (1-0) dan Barito Putera (3-2). Sedangkan kekalahan di kandang diderita dari Bhayangkara FC (1-2).

“Sedikit gambaran, Persija Jakarta juara Piala Presiden 2018 tapi ketika menghadapi PSMS di Medan mereka kalah 1-3. Artinya tidak mudah bagi tim manapun yang main di kandang PSMS,” ujar Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan usai memimpin latihan di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Selasa (15/05) sore.

Menurut RD, saat bermain di kandang, semangat pemain PSMS bisa berkali-kali lipat. Dengan semangat tinggi, permainan yang ditunjukkan Legimin dkk sangat agresif. Oleh karena itu, dalam latihan persiapan jelang laga kontra PSMS, dirinya melakukan penekanan pada mentalitas pemain menghadapi agresifitas PSMS.

“Selain itu mereka punya beberapa pemain kunci yang sangat perlu diperhatikan pemain kita, karena mereka terus berkembang dengan baik. Bahkan pemain yang sebelumnya biasa saja, sekarang mulai menunjukkan kualitasnya. Ini yang tidak boleh kita lengah mengantisipasinya. Kalaupun kita pernah bertemu dan menang di pramusim, itu hanya gambaran saja dan tidak bisa dijadikan suatu kepastian mereka tetap bermain seperti itu. Mereka sudah sangat berkembang apalagi kalau bermain di kandang,” tutur RD.

Menurut RD, dari pengamatannya, PSMS memiliki kelebihan di sektor penyerangan baik striker, second striker dan winger. “Mereka juga punya long range shot yang baik, karena ada satu pemain saya di Malaysia dulu, Dilshod Sharofetdinov, yang punya kualitas long shot yang baik. Ini sudah saya sampaikan ke pemain untuk tidak memberikan ruang tembak,” kata pensiunan perwira menengah TNI AL ini.

Pada latihan ini, RD memberikan menu conditioning dan tactical. Jelang keberangkatan ke Medan, Rabu (16/5) siang, RD menyiapkan beberapa alternatif pemain dengan situasi-situasi yang mungkin terjadi. “Secara keseluruhan tidak banyak perubahan yang kita lakukan, dan (latihan) lebih mengantisipasi kelebihan PSMS saat bermain di kandang,” tukas RD. (ije)