Teror Bom di Surabaya Tak Pengaruhi Persiapan Asian Games

Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia Puan Maharani berbincang dengan Wakil Sekjen Persatuan Boling Indonesia (PBI) Medianto S Utoyo saat berkunjung ke Jakabaring Bowling Center, Senin (14/5) sore. (fornews.co/iwan setiawan)

PALEMBANG, fornews.co – Meski serangkaian aksi pengeboman di Surabaya mengejutkan Indonesia, namun hal itu diyakini tak akan mengganggu pelaksanaan Asian Games 2018.

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, Puan Maharani, saat mengunjungi Jakabaring Sport City (JSC) Senin (14/05) sore. Menurut Puan, pemerintah telah berkoordinasi dengan TNI Polri untuk bisa menjaga keamanan dan suksesnya Asian Games.

“Kami sudah berkoordinasi dengan TNI Polri untuk tetap bisa menjaga keamanan agar Asian Games bisa tetap kita lakukan,” ujar Puan kepada wartawan di Jakabaring Shooting Range, Senin (14/5) sore.

Menurut Puan, pelaksanaan Asian Games 2018 sudah di depan mata. Artinya tak ada pilihan lain selain mensukseskan pesta olahraga terbesar bangsa-bangsa di Asia ini.

“Karena (Asian Games) ini merupakan kerja seluruh rakyat Indonesia dan kita akan membawa nama Indonesia, maka kami mengimbau seluruh rakyat Indonesia bersama-sama kita bersatu untuk tetap bisa mensukseskan Asian Games. Jangan sampai kita terpengaruh dengan kejadian (aksi pengeboman) di Surabaya. Insya Allah kita tetap bisa mensukseskan Asian Games yang akan datang dengan tetap menjaga keamanan dan ketertiban sehingga tidak terjadi apa-apa,” tuturnya.

Bahkan dalam Rakor terakhir dengan Olympic Council of Asia (OCA), lanjut Puan, Indonesia berkomitmen bahwa pelaksanaan Asian Games ini tetap harus sesuai dengan apa yang sudah ditargetkan. OCA juga mengapresiasi hal tersebut dan tetap mendukung pelaksanaan Asian Games di Indonesia bisa berjalan aman, lancar dan sukses.

“Venue Asian Games di Jakabaring ini Insya Allah semuanya akan selesai maksimal pada akhir Juni. Saya juga sudah minta kepada Gubernur Sumsel untuk segera menyelesaikan hal-hal yang memang harus dikerjakan dan optimistis semua selesai akhir Juni mendatang,” tukas Puan. (ije)