Tes Medis Bakal Calon Kepala Daerah, Ada yang Tegang, Ada yang Santai

PALEMBANG, fornews.co – Sebanyak 13 pasangan bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah di Sumsel menjalani tes medis di RSMH Palembang, Jumat (12/1).

KPU Sumsel membagi para bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah ini dalam tiga kelompok. Untuk kelompok pertama ini, yang akan diperiksa adalah bakal calon gubernur dan wakil gubernur Sumsel, bakal calon bupati dan wakil bupati OKI, dan bakal calon bupati dan wakil bupati Lahat.

Sebanyak 26 orang bakal calon yang telah hadir sejak pukul 07.00 WIB, secara bergiliran menjalani pemeriksaan yang dilakukan di Graha Eksekutif yang dimulai sekitar pukul 07.30 WIB.

Bakal calon Gubernur Sumsel Dodi Reza Alex mengatakan, dirinya sejak tadi malam puasa sesuai anjuran dokter. Hal itu agar tes medis yang dijalani bisa lancar.

“Semuanya di tes, seperti gula darah diperiksa lalu disuruh minum air gula dan dua jam kemudian diperiksa lagi darahnya. Ada juga pemeriksaan kejiwaan yang nyambung setelah Jumatan,” ujar Dodi ditemui saat break untuk salat Jumat dan makan siang, Jumat (12/1) siang.

Bakal calon Gubernur Sumsel Ishak Mekki yang keluar dari ruangan pemeriksaan langsung menyapa dan menyalami pasien yang juga berobat di Graha Eksekutif RSMH. Ishak juga berbincang ringan dengan beberapa pasien yang mengenalinya.

“Bagaimana, sehat? Saya doakan yang sakit cepat sembuh. Saya juga minta doanya (jadi gubernur Sumsel),” tutur mantan Bupati OKI ini saat menyapa warga.

Bakal calon Gubernur Sumsel Herman Deru tampak santai dan tersenyum saat keluar dari ruang pemeriksaan lantai II. Ditanyakan kondisinya, mantan Bupati OKU Timur ini menjawab singkat dengan bahasa daerah Martapura. “Kondisinya kata dokter holau (bagus). Sudah ya, saya mau masuk (pemeriksaan) lagi,” kata Deru.

Bakal calon Gubernur Sumsel Saifudin Aswari Rivai mengatakan, tes medis ini tak ubahnya general check up. Seluruh fungsi organ tubuh diperiksa secara seksama.
“Insya Allah sehat. Tidak ada kendala. Ada psikotes sedikit lagi, setelah Jumatan,” tutur Bupati Lahat dua periode ini. (ije)