Urai Kemacetan, Giliran Bukit Besar Terapkan ‘One Way’

28
Penerapan One Way di Jalan Padang Selasa, Bukit Besar, Palembang, Kamis (11/01). (ist)

PALEMBANG, fornews.co – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang, kembali menerapkan jalan satu arah (one way), bertujuan mengurai kemacetan di Jalan Srijaya Negara dan Jalan Jaksa Agung Soeprapto, Bukit Besar.

Atas permberlakuan satu jalur tersebut, pengguna di dua jalan itu diarahkan melintasi ruas Jalan Padang Selasa, yang hari ini sudah ditetapkan sebagai jalur satu arah.

Kepala Dishub Kota Palembang, Kurniawan mengatakan, penerapan one way di daerah ini untuk mengurangi kemacetan yang disebabkan sering terjadinya penumpukan kendaraan.

“(Banyak pengendara) sering parkir atau berhenti sembarangan, padahal ruas jalan ini hanya  cukup untuk dua mobil,” katanya di lokasi penerapan one way, Kamis (11/01).

Menurutnya, penerapan jalan satu arah ini masih bersifat uji coba selama satu minggu (11-18 Januari 2018). Dishub bersama pihak terkait pun sudah menyediakan rambu-rambu penerapan one way untuk pengguna jalan.

“Kita lihat satu minggu ini apakah berjalan dengan baik atau tidak, akan ada evaluasi lanjutan untuk penerapan one way ini sendiri,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan uji coba sepekan ke depan, Dishub bersama pihak kepolisian (Polresta) akan menurunkan personel masing-masing dengan pos-pos yang telah ditetapkan.

Di hari pertama, Dishub Palembang menurunkan 60 personel, sedangkan kepolisian menurunkan anggota sebanyak 22 orang.

“Kita mempersiapkan personel untuk berjaga di setiap persimpangan yang ada di sepanjang jalan ini, agar masyarakat tidak kebingungan adanya penerapan one way ini,” bebernya.

Lanjut dia, penerapan jalan satu arah ini hasil keputusan bersama dalam rapat forum lalu lintas serta berdasarkan keputusan Wali Kota Palembang nomor 171.

Ditambahkan, sosialisai penerapan one way sudah dilakukan pada saat forum lalu lintas yang menggundang beberapa instansi terkait, antara lain Dishub Palembang, Satlantas, Dirlantas, PU, masyarakat dan Kominfo serta sekolah-sekolah yang ada.

“Selama penerapan (satu minggu) ini sendiri tidak ada penilangan bagi penggendara yang masih binggung atas one way. Tapi masyarakat pun harus tertib lalu lintas dan memakai perlengkapan,” imbaunya seraya menggajak seluruh lapisan masyarakat untuk mendukung sepenuhnya penerapan satu arah ini agar lebih baik. (bas)