
{"id":10768,"date":"2017-07-18T13:29:29","date_gmt":"2017-07-18T06:29:29","guid":{"rendered":"http:\/\/fornews.co\/news\/?p=10768"},"modified":"2017-07-18T13:29:29","modified_gmt":"2017-07-18T06:29:29","slug":"antisipasi-kaki-gajah-dinkes-oku-dirikan-520-pos","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/antisipasi-kaki-gajah-dinkes-oku-dirikan-520-pos\/","title":{"rendered":"Antisipasi Kaki Gajah, Dinkes OKU Dirikan 520 Pos"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<figure id=\"attachment_10769\" aria-describedby=\"caption-attachment-10769\" style=\"width: 640px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-10769 size-large\" src=\"http:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/07\/IMG-20170718-WA0015-1024x593.jpg\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"371\" srcset=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/07\/IMG-20170718-WA0015-1024x593.jpg 1024w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/07\/IMG-20170718-WA0015-300x174.jpg 300w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/07\/IMG-20170718-WA0015-768x445.jpg 768w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/07\/IMG-20170718-WA0015-696x403.jpg 696w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/07\/IMG-20170718-WA0015-1068x618.jpg 1068w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/07\/IMG-20170718-WA0015-726x420.jpg 726w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/07\/IMG-20170718-WA0015.jpg 1280w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-10769\" class=\"wp-caption-text\">Wakil Bupati OKU, Drs Johan Anuar (tengah) saat membuka Rakor penanggulangan penyakit kaki gajah di Setda OKU, Selasa (18\/07).<\/figcaption><\/figure>\n<p>BATURAJA, fornews.co &#8211; Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), melalui Dinas Kesehatan (Dinkea) bakal mendirikan 520 pos pelayanan pemberian obat Filariasis (kaki gajah)\u00a0pada sesi tahap III tahun\u00a0 2017.<\/p>\n<p>Wakil Bupati OKU, Drs Johan Anwar SH MM berharap, agar dalam penanganan penyakit kaki gajah, Dinkea tidak semata-mata melakukan layanan pemberian obat atau vaksin, tapi mengambil langkah pencegahan dengan mengajak masyarakat, menganut pola hidup bersih dan sehat.<\/p>\n<p>&#8220;Penyakit (kaki gajah) ini bisa dibawa oleh setiap jenis nyamuk. Sekarang, bagaimana caranya masyarakat kita membangun pola hidup bersih dan sehat, supaya nyamuknya dibunuh sekalian, sehingga kita tidak lagi bergantung pada obat yang diberikan pemerintah pusat,&#8221; ujar Johan, saat memimpin Rakor penangulangan penyakit kaki gajah filariasis tahap III di Setda OKU, Selasa (18\/07).<\/p>\n<p>Kepala Dinkes OKU, H Suharmasto SKM menyampaikan, sampai saat ini OKU, masih terbebas dari penyakit kaki gajah. Namun, sewaktu-waktu bisa saja menyerang warga dengan cara tertular\u00a0dari kabupaten tetangga. Sebab, virus kaki gajah bisa dibawa oleh\u00a0 seluruh jenis nyamuk.<\/p>\n<p>Sambung Suharmasto, tahun ini OKU, ditargetkan oleh Pemerintah Pusat, untuk membagikan obat pada 301. 000 sasaran setelah tahun 2016 lalu sukses menyasar 299. 000 jiwa warga OKU, dan tahun 2015 sebagai tahun awal sosialisasi penyakit kaki gajah pihaknya mampu menyasar 278. 000 jiwa.<\/p>\n<p>&#8220;Untuk merealisasikan target sasaran tahun 2017 ini, Dinkes bakal melibatkan seluruh komponen termasuk masyarakat, TNI, Polri, dan dunia pendidikan dengan mendirikan 520 pos pelayanan. Target kami ahir bulan Oktober seluruh warga OKU, sudah menerima obat anti penularan kaki gajah,&#8221; tandasnya. (gus)<!--Clip_XXXX_170718_132442_863--><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; BATURAJA, fornews.co &#8211; Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), melalui Dinas Kesehatan (Dinkea) bakal mendirikan 520 pos pelayanan pemberian obat Filariasis (kaki gajah)\u00a0pada sesi tahap III tahun\u00a0 2017. Wakil Bupati OKU, Drs Johan Anwar SH MM berharap, agar dalam penanganan penyakit kaki gajah, Dinkea tidak semata-mata melakukan layanan pemberian obat atau vaksin, tapi mengambil [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":10769,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[15],"tags":[9,28,59],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/07\/IMG-20170718-WA0015.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-2NG","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10768"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10768"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10768\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10771,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10768\/revisions\/10771"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10769"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10768"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10768"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10768"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}