
{"id":11691,"date":"2017-08-20T18:04:09","date_gmt":"2017-08-20T11:04:09","guid":{"rendered":"http:\/\/fornews.co\/news\/?p=11691"},"modified":"2017-08-20T18:04:09","modified_gmt":"2017-08-20T11:04:09","slug":"jokowi-jangan-ada-yang-bermain-main-proses-sertifikat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/jokowi-jangan-ada-yang-bermain-main-proses-sertifikat\/","title":{"rendered":"Jokowi: Jangan Ada yang Bermain-main Proses Sertifikat"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<p>JAKARTA, fornews.co &#8211; Presiden Joko Widodo (Jokowi), mengingatkan kepada semua pihak yang terlibat dalam proses pengurusan sertifikat tanah utamanya jajaran Kementerian Agraria dan Tata Ruang\/Badan Pertanahan Nasional (ATR\/BPN), untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.<\/p>\n<p>&#8220;Jangan ada yang bermain-main urusan (proses pengurusan sertifikat) ini. Saya peringatkan semuanya, semuanya harus cepat, semuanya harus dilayani, juru ukur kurang kita akan tambahin,&#8221; tegasnya pada acara penyerahan Sertifikat Hak Atas Tanah di Lapangan Park &amp; Ride, Jalan MH Thamrin Jakarta Pusat, Minggu (20\/08).<\/p>\n<p>Jokowi menceritakan, sewaktu menjabat Gubernur DKI Jakarta, merasakan langsung dalam proses pengurusan sertifikat tanah masih menjadi salah satu masalah yang dikeluhkan masyarakat di seluruh Indonesia. &#8220;Waktu mengurus sertifikat taman BMW untuk stadion, sampai saya nggak lagi jadi gubernur belum rampung, coba. Apalagi rakyat? Bener gak?,&#8221; tanyanya kepada masyarakat penerima sertifikat hak atas tanah.<\/p>\n<p>Presiden menggarisbawahi, agar proses pengurusan sertifikat tanah bisa diselesaikan dengan cepat dan tepat waktu. &#8220;Enggak boleh sekarang mengurus sertifikat tanah sampai bertahun-tahun. Itu masa lalu, ke depan tidak boleh urusan-urusan dipersulit, diperlama. Bener gak? Itu problem yang harus kita selesaikan. Saya sudah minta menteri (Menteri Agraria dan Tata Ruang\/Kepala BPN),&#8221; kata Jokowi.<\/p>\n<p>Dalam kesempatan tersebut, Presiden meminta Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat untuk menunjukkan sertifikat tanah yang baru diperoleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. &#8220;Pemerintah DKI kesulitan (mengurus sertifikat). Saya bayangkan, apalagi rakyat,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>Di awal sambutannya, Presiden menyatakan bahwa di seluruh Indonesia terdapat 126 juta bidang tanah, namun hingga akhir 2016 baru 46 juta bidang tanah yang diberikan sertifikat. &#8220;Artinya masih ada 80 juta sertifikat yang harus diberikan pemerintah kepada masyarakat. Masih banyak sekali,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p>Oleh sebab itu, mantan Gubernur DKI Jakarta, ini telah memerintahkan Menteri Agraria dan Tata Ruang\/ Kepala BPN untuk segera menyelesaikan 5 juta sertifikat pada tahun 2017 ini. &#8220;Tahun depan (2018) 7 juta sertifikat harus keluar, tahun depannya lagi (2019) 9 juta sertifikat harus keluar,&#8221; imbuhnya, seraya mengingatkan kepada para pemilik sertifikat untuk menyimpan sertifikat tersebut di tempat yang aman.<\/p>\n<p>Sertifikat yang diterima oleh Djarot termasuk dari 7.486 sertifikat yang dibagikan oleh Presiden kepada masyarakat se-Jabodetabek. Setelah menyerahkan sertifikat, Presiden kembali bersepeda hingga bundaran Hotel Indonesia untuk berputar dan melanjutkan perjalanan menuju Istana Kepresidenan Jakarta. (ibr)<\/p>\n<p><!--Clip_XXXX_170820_173946_549--><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; JAKARTA, fornews.co &#8211; Presiden Joko Widodo (Jokowi), mengingatkan kepada semua pihak yang terlibat dalam proses pengurusan sertifikat tanah utamanya jajaran Kementerian Agraria dan Tata Ruang\/Badan Pertanahan Nasional (ATR\/BPN), untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. &#8220;Jangan ada yang bermain-main urusan (proses pengurusan sertifikat) ini. Saya peringatkan semuanya, semuanya harus cepat, semuanya harus dilayani, juru ukur [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":11692,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[1],"tags":[9,75],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/08\/IMG-20170820-WA0026.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-32z","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11691"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11691"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11691\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11694,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11691\/revisions\/11694"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11692"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11691"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11691"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11691"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}