
{"id":12487,"date":"2017-09-19T03:09:55","date_gmt":"2017-09-18T20:09:55","guid":{"rendered":"http:\/\/fornews.co\/news\/?p=12487"},"modified":"2017-09-19T03:09:55","modified_gmt":"2017-09-18T20:09:55","slug":"ini-jawaban-deru-terkait-asumsi-publik-belum-mencairnya-hubungan-dengan-alex-noerdin","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/ini-jawaban-deru-terkait-asumsi-publik-belum-mencairnya-hubungan-dengan-alex-noerdin\/","title":{"rendered":"Ini Jawaban Deru, Terkait Asumsi Publik Belum Mencairnya Hubungan dengan Alex Noerdin"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<p>PALEMBANG, fornews.co-Berkaca pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumsel 2013 lalu, pasangan calon Alex Noerdin-Ishak Mekki dan Herman Deru-Maphilinda Boer, memang paling menonjol \u00a0dibanding pasangan kontestan Eddy Santana Putra-Anisja D Supriyanto, serta Iskandar Hasan-Hafisz Tohir.<\/p>\n<p>Sekadar mengingatkan, bahwa dari hasil penggabungan suara pada Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Palembang, Prabumulih, Ogan Komering Ulu (OKU), OKU Timur dan kecamatan Warkuk OKU Selatan, dengan non PSU yang dilakukan KPU Sumsel pada 2013 lalu, pasangan calon nomor 3 (Herman Deru-Maphilinda) memperolah 1.389.169 suara dan pasangan calon nomor 4 (Alex Noerdin-Ishak Mekki) mendapatkan 1.447.799 suara. Hasilnya, pasangan Alex Noerdin-Ishak Mekki saat itu unggul dengan selisih 58.630 suara.<\/p>\n<p><em>Nah<\/em>, panasnya atmosfer pilgub Sumsel lima tahun lalu, ternyata sempat membuat ketegangan antar kubu Alex Noerdin dan kubu Herman Deru. Hingga pada akhirnya, berhembus pemikiran publik politik di Sumsel, ada pembekuan hubungan antara Alex Noerdin dan Herman Deru.<\/p>\n<p>Menjawab apa yang diasumsikan publik politik Sumsel tersebut, Herman Deru sedikit menyampaikan tentang semua pemikiran-pemikiran itu. Deru mengatakan, memang sempat mendengar adanya isu bahwa pascapilgub 2013, hubungannya dengan Alex Noerdin belum mencair.<\/p>\n<p>\u201cSebenarnya, itu berawal dari pilkada periode lalu. Kebetulan saya berhadapan dengan figur yang saya hormati Pak Alex, senior saya. Saat itu saya bersaing ketat. Ini perlu digaris bawahi, setelah keputusan MK bahwa beliau dinyatakan menang di tahun 2013 , saya menerima dengan legowo. Saya percaya dengan takdir, bahwa saat itu belum milik saya,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Deru menerangkan, setelah pilgub itu, dia tetap melanjutkan sebagai Bupati OKU Timur, yang di bawah koordinasinya gubernur, yang gubernurnya Alex Noerdin. \u201cHubungan kami biasa-biasa saja seperti pada umumnya. Setiap kali lebaran saya ucapkan selamat, walaupun tidak langsung. Karena tidak ada alasan yang jelas kalau saya datang ke kediaman beliau, kan ada kebiasaan bupati setiap lebaran datang bersama rombongan ke gubernur. Ini saya melalui media SMS dan saya sampaikan mohon maaf lahir batin,\u201d terangnya.<\/p>\n<p>Sebenarnya, ungkap Deru, harus dimaklumi juga kalau adanya pemikiran publik politik di Sumsel terkait adanya dua aliran (aliran Alex dan aliran Deru). Karena, memang karakter dia berbeda dengan para kandidat lain, yang mungkin dari aliran tertentu.<\/p>\n<p>\u201cSaya bisa menonjol, karena saya memang berbeda. Makanya saya punya alasan tersendiri, bukan karena saya hebat atau punya kelebihan yang harus saya sombong-sombongkan, tidak begitu. Sebenarnya sudah ada niat baik saya untuk berkomunikasi, mudah-mudahan beliau (Alex Noerdin) terbuka dan tinggal beliau percaya atau tidak dengan niat baik saya. Itu betul-betul hak beliau,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Terlepas dari itu, saat ditanya bagaimana hubungannya dengan partai politik (Parpol) untuk pilgub 2018 ini, Deru menyatakan,bahwa komunikasinya dengan semua parpol sangat baik. \u201cJuga kepada ketua-ketua partai, baik parpol yang mencalonkan kadernya, maupun parpol yang tidak mencalonkan kadernya. Saya lakukan komunikasi yang baik, persuasif dan kekeluargaan, semata-mata untuk Sumsel,\u201d tandasnya. (tul)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; PALEMBANG, fornews.co-Berkaca pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumsel 2013 lalu, pasangan calon Alex Noerdin-Ishak Mekki dan Herman Deru-Maphilinda Boer, memang paling menonjol \u00a0dibanding pasangan kontestan Eddy Santana Putra-Anisja D Supriyanto, serta Iskandar Hasan-Hafisz Tohir. Sekadar mengingatkan, bahwa dari hasil penggabungan suara pada Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Palembang, Prabumulih, Ogan Komering Ulu (OKU), OKU Timur [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12488,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[6],"tags":[9,240,69,97,1362,24,59],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/09\/Herman-Deru-september-2.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-3fp","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12487"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12487"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12487\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12489,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12487\/revisions\/12489"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12488"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12487"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12487"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12487"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}