
{"id":13625,"date":"2017-10-30T23:38:05","date_gmt":"2017-10-30T16:38:05","guid":{"rendered":"http:\/\/fornews.co\/news\/?p=13625"},"modified":"2017-10-30T23:38:05","modified_gmt":"2017-10-30T16:38:05","slug":"lamunan-tim-futsal-palembang-berharap-pertahankan-emas-dari-swakelola-sendiri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/lamunan-tim-futsal-palembang-berharap-pertahankan-emas-dari-swakelola-sendiri\/","title":{"rendered":"Lamunan Tim Futsal Palembang, Berharap Pertahankan Emas dari Swakelola Sendiri"},"content":{"rendered":"<div id=\"m5285\" class=\"mail-message expanded\">\n<div class=\"mail-message-header spacer\">PALEMBANG, fornews.co-Peluang Tim Futsal kontingen Palembang untuk mempertahankan medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumsel 2017 ini terasa lebih berat. Pasalnya, tim-tim yang berpotensi merebut emas dari Palembang, seperti Muba, Mura dan Lubuklinggau, sudah menyiapkan materi pemain yang lebih tangguh.<\/div>\n<div class=\"mail-message-header spacer\"><\/div>\n<div class=\"mail-message-content collapsible zoom-normal mail-show-images \">\n<div class=\"clear\">\n<div dir=\"ltr\">\n<p>Sebenarnya bukan faktor itu saja, ada lamunan lain yang membuat kontingen Palembang seperti kekurangan motivasi. Karena, selama menjalani Trainning Center (TC), tim tersebut hanya bisa menggelar latihan dengan cara menumpang dengan Bina Nusantara (Binas) dan pendanaannya cuma sebatas swakelola sendiri.<\/p>\n<p>Pelatih Tim Futsal Palembang, Muhammad Sulistiono menuturkan, secara persiapan mereka sudah menjalani TC dengan cara mereka sendiri selama tiga bulan. Bahkan,\u00a0 merek masih mengusahakan mencari tempat latihan yang murah. Karena, dari pengurus daerah atau dari pemerintah sama sekali tidak ada peran. \u201cBarulah dua minggu jelang porprov di pesankan lapangan. Untuk gizi atlet sendiri baru di akomodir setelah kemarin uji coba dengan tim Linus Jambi pada 28 Oktober lalu,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Sulistiono menerangkan, melewati proses TC dengan kondisi yang seadanya memang sangat berat. Terlebih, untuk mempertahankan medali emas yang mereka raih pada Porprov Lubuklinggau 2015 lalu. Belum lagi, diganggu dengan adanya gonjang-ganjing pemain Palembang yang lebih memilih memperkuat tim Muba.<\/p>\n<p>\u201cPorprov kali ini terasa sulit. Karena tim-tim daerah lain seperti Muba dan Mura, Linggau kekuatan cukup bagus. Kalau pemain lokal mungkin bisa, tapi kalau tim lain memakai pemain luar sumsel akan sulit,\u201d terangnya.<\/p>\n<p>Sebelum menggelar TC selama tiga bulan tersebut atau sejak Agustus 2017, terlebih dulu Sulistiono melakukan tiga tahapan. Mulai dari seleksi pemain berjumlah 120 orang, kemudian dikerucutkan menjadi 25 pemain dan terakhir terbentuk tim dengan kuota 15 pemain. Pemain terebut rata-rata mahasiswa yang tahun kelahirannya Januari 1996.<\/p>\n<p>Mantan <em>sprinter<\/em> Indonesia asal Sumsel era 90an ini melanjutkan, materi pemain Palembang pada Porprov Lubuklinggau 2015 lalu, sangat jauh berbeda dengan sekarang. Selain usia pemain yang tak masuk lagi, sebagian memilih ikut kontingen daerah lain, seperti Muba. \u201cPemain porprov tahun lalu hanya menyisakan satu orang saja. Tapi, meski semuanya dari usaha sediri, ada semangat besar dalam diri pemain. Apalagi , mereka memang sering berkumpul,\u201d tandas peraih medali perak SEA Games Singapura 1993 itu.(tul)<\/p>\n<p>Skuad Tim Futsal Palembang<\/p>\n<p>Kiper : Gustian, Reza, Hadi<\/p>\n<p>Pemain : Yoga, Ramadhan, Syafei, Aidil, Restu, Febri, Geri, Rizki, Wendi, Ragil, Fahmi MR<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p class=\"m_-8956643950993829506gmail-MsoNoSpacing\">\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, fornews.co-Peluang Tim Futsal kontingen Palembang untuk mempertahankan medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumsel 2017 ini terasa lebih berat. Pasalnya, tim-tim yang berpotensi merebut emas dari Palembang, seperti Muba, Mura dan Lubuklinggau, sudah menyiapkan materi pemain yang lebih tangguh. Sebenarnya bukan faktor itu saja, ada lamunan lain yang membuat kontingen Palembang seperti kekurangan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":13626,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"spay_email":""},"categories":[14],"tags":[9,69,97,71,59],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/10\/IMG-20171029-WA0004.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-3xL","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13625"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13625"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13625\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13627,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13625\/revisions\/13627"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13626"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13625"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13625"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13625"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}