
{"id":13828,"date":"2017-11-07T20:58:46","date_gmt":"2017-11-07T13:58:46","guid":{"rendered":"http:\/\/fornews.co\/news\/?p=13828"},"modified":"2017-11-07T20:58:46","modified_gmt":"2017-11-07T13:58:46","slug":"sudah-diculik-anak-panti-asuhan-ini-diajak-pelaku-mencuri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/sudah-diculik-anak-panti-asuhan-ini-diajak-pelaku-mencuri\/","title":{"rendered":"Sudah Diculik, Anak Panti Asuhan Ini Diajak Pelaku Mencuri"},"content":{"rendered":"<p><strong>PALEMBANG, fornews.co\u00a0<\/strong>&#8211; Mobin (10), anak Panti Asuhan Fathurrahman Al-Barokah, menjadi korban pencurian dan dijadikan pelaku sebagai &#8216;jaminan&#8217; dua pelaku tak dikenal, saat ngembat TV di\u00a0toko elektronik kawasan Sako, Senin (06\/11) malam.<\/p>\n<p>Dari informasi di lapangan, kejadian tersebut berawal dari kedatangan dua orang tak dikenal dengan menggunakan sepeda motor ke panti asuhan yang ada di Jalan Letnan Simanjuntak, RT 20\/8 nomor 1333A, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Kemuning.<\/p>\n<p>Dengan modus ingin memberikan Playstation (PS) 3 ke panto asuhan tersebut, kedua pelaku justru mengajak dua anak panti, Mobin dan Surya(10), mengambil PS di rumah pelaku. Tapi, setelah keluar dan berada di depan lorong, kedua pelaku menurunkan Surya di pinggir jalan. Sementara, Mobil terus dibawa kedua pelaku itu.<\/p>\n<p>Selanjutnya, pelaku membelikan Mobil gorengan dan mengajaknya ke toko elektronik Tasba, milik Syafarina Basri (33), di Jalan Siaran nomor 1, Simpang Mahkota, Kelurahan Sako, Kecamatan Sako. Kali ini, pelaku melancarkan modus baru lagi, dengan berpura-pura ingin membeli TV.<\/p>\n<p>Nah, ketika pegawai toko menyiapkan TV tersebut, pelaku langsung menyambar TV yang terpajang di toko dan kabur, dengan meninggalkan Mobin. Melihat gelagat tersebut, pemilok toko justru membawa Mobin ke Polsek Sako, lantaran dianggap rombongan dari pelaku.<\/p>\n<p>Menanggapi penculikan akan tersebut, Pengelola Panti Asuhan Fathurrahman, Idawati (40) mengatakan, sebelum anak asuhnya dibawa kedua pelaku, dia dihubungi lewat ponselnya dari orang tak dikenal, menanyakan tentang membuat baju pengntin.<\/p>\n<p>&#8220;Saya sempat tanggapi si penelpon itu dan saya katakan tidak bisa. Tapi saat pulang, justru anak-anak ribut kalau Mobin diculik,&#8221; kata Ida.<\/p>\n<p>Ida pun langsung mencari dimana keberadaan anak asuhnya yang diculik tersebut. Sayangnya, ponsel milik Ida yang dibawa Mobin tidak aktif. Sama halnya dengan nomor penelpon yang sempat menghubunginya. Takut terjadi hal yang tak diinginkan, Ida pun melaporkan peristiwa penculikan itu ke Polsek setempat. Secara bersamaan, Ida bertemu dengan Mobin di Polsek Sako Palembang dengan keadaan sehat.<\/p>\n<p>&#8220;Alhamdulillah anak ini diantarkan anggota Polsek ke Panti. Mobin katanya dijadikan jaminan di toko elektronik, karena pelaku membeli TV disana,&#8221; terangnya.<\/p>\n<p>Sementara, Kanit Polsek Reskrim Polsek Sako, Ipda Yahya Roni mengungkapkan, anak panti asuhan tersebut dibawa pihak toko Mahkota ke Polsek, lantaran dua pelaku yang membawa Mobin ke toko, mencuri TV.<\/p>\n<p>&#8220;Ya krena anak ini ikut bersama pelaku, jadi dibawa ke Polsek. Setelah diperiksa, anak ini ternyata tidak mengenal pelaku dan tengah mengejar kedua pelaku,&#8221; tandasnya. (bay)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, fornews.co\u00a0&#8211; Mobin (10), anak Panti Asuhan Fathurrahman Al-Barokah, menjadi korban pencurian dan dijadikan pelaku sebagai &#8216;jaminan&#8217; dua pelaku tak dikenal, saat ngembat TV di\u00a0toko elektronik kawasan Sako, Senin (06\/11) malam. Dari informasi di lapangan, kejadian tersebut berawal dari kedatangan dua orang tak dikenal dengan menggunakan sepeda motor ke panti asuhan yang ada di Jalan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":13829,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[2],"tags":[9,68,69,97],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/11\/IMG-20171107-WA0094.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-3B2","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13828"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13828"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13828\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13830,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13828\/revisions\/13830"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13829"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13828"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13828"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13828"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}