
{"id":13862,"date":"2017-11-08T20:30:45","date_gmt":"2017-11-08T13:30:45","guid":{"rendered":"http:\/\/fornews.co\/news\/?p=13862"},"modified":"2017-11-08T20:30:45","modified_gmt":"2017-11-08T13:30:45","slug":"pedagang-pasar-cinde-keluhkan-sepinya-pembeli","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/pedagang-pasar-cinde-keluhkan-sepinya-pembeli\/","title":{"rendered":"Pedagang Pasar Cinde Keluhkan Sepinya Pembeli"},"content":{"rendered":"<p><strong>PALEMBANG, fornews.co<\/strong> &#8211; Pemugaran Pasar Cinde Palembang, perlahan &#8220;membunuh&#8221; perekonimian di kawasan yang merupakan cagar budaya tersebut. Rata-rata pedagang keluhkan sepinya pembeli sehingga mempengaruhi pendapatan mereka yang turun drastis.<\/p>\n<p>Pantauan di lapangan, pagar seng setinggi 2 meter mengitari bangunan dan dibubuhkan tulisan &#8220;Dilarang Masuk Kecuali Petugas&#8221;. Tepat di samping tempat relokasi pedagang yang selama ini berniaga di bangunan kuno yang dimiliki Kota Palembang, menanti pembeli.<\/p>\n<p>Salah satu pedagang manisan yang direlokasi dari Pasar Cinde, Harry menuturkan, beberapa lapak pedagang sengaja ditinggalkan pemiliknya karena sepinya pembeli sehingga membuat pemasukan mereka menurun drastis, dan perlahan rekan pedagang lainnya mengalami gulung tikar (bangkrut).<\/p>\n<p>&#8220;Sejak pasar dibongkar dan kami harus ditempatkan di sini, pengunjung yang datang semakin berkurang. Makanya banyak juga pedagang yang memilih &#8216;mundur&#8217; berdagang. Kalau masih di atas (di gedung) dulu, rame setiap harinya, &#8221; tuturnya, Rabu (08\/11).<\/p>\n<p>Menurut Harry, sepinya pengunjung yang datang ke pasar tersebut, salah satunya disebabkan tidak ada lagi lokasi parkir yang dekat dengan pasar, kalau adapun parkir menjadi sempit. Sebab diketahui, lokasi relokasi yang digunakan saat ini merupakan tempat parkir pengunjung pasar tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Parkirnya udah tidak ada lagi kalaupun ada kan jauh dari lokasi,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Ia juga mengeluhkan, dengan menurunnya pendapatan mereka, setiap hari para pedagang masih saja dimintai retribusi oleh oknum pengelola pasar. Di mana retribusi tersebut guna keamanan dan kebersihan.<\/p>\n<p>&#8220;Retribusi setiap hari ditagih sama petugas, mau sepi atau rame retribusi tetap harus jalan. Setiap hari itu kami harus bayar Rp17.000 perharinya,&#8221; akunya.<\/p>\n<p><strong>Terbengkalai<\/strong><\/p>\n<p>Sejak dibongkar beberapa bulan lalu, bangunan dengan tonggak cendawan (tiang menyerupai jamur) layaknya bangunan tua yang dibiarkan ambruk oleh tuannya.<\/p>\n<p>&#8220;Mungkin sudah tiga bulan lebih, sejak diperdebatkan itu memang tidak ada pengerjaan, sepi-sepi saja,&#8221; kata salah seorang parkir yang enggan disebut namanya.<\/p>\n<p>Menanggapi hal ini, Raimar Manager Project CV Aldhiron (pemegang hak proyek Pasar Cinde) mengatakan, hingga sampai saat ini pihaknya masih menunggu rekomenfasi dari Tim Pelestari Cagar Budaya.<\/p>\n<p>&#8220;Sekarang lagi proses finalisasi, jadi kelanjutannya itu nanti, &#8221; singkatnya.<\/p>\n<p>Terpisah, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Palembang, Sudirman Tegoeh mengatakan, saat ini tim Kajian Pasar Cinde, yang terdiri dari stakeholder dan tim cagar budaya masih melakukan kajian terkait kelangsungan bagunan bersejarah tersebut.<\/p>\n<p>Ia menyesalkan, selama tim khusus bekerja, pembongkaran telah dilakukan oleh pihak ketiga. Dalam pengkajian tersebut, tim pengkajian akan melakukan focus group discussion (FGD) untuk menerima masukan-masukan dari berbagai pihak.<\/p>\n<p>&#8220;Selama proses itu (kajian tim cagar budaya), tidak dilakukan pembongkaran sampai dikeluarkannya surat rekomendasi wali kota terkait rencana pembongkaran tersebut,&#8221; tukasnya.<\/p>\n<p>Untuk diketahui, terkait keberadaan Pasar Cinde tersebut, Wali Kota Palembang H Harnojoyo telah mengeluarkan Surat Keputusan Nomor 179.a\/KPTS\/DISBUD\/2017 tentang Penetapan Pasar Cinde Sebagai Bangunan Cagar Budaya. (ric)<!--Clip_XXXX_171108_202441_737--><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, fornews.co &#8211; Pemugaran Pasar Cinde Palembang, perlahan &#8220;membunuh&#8221; perekonimian di kawasan yang merupakan cagar budaya tersebut. Rata-rata pedagang keluhkan sepinya pembeli sehingga mempengaruhi pendapatan mereka yang turun drastis. Pantauan di lapangan, pagar seng setinggi 2 meter mengitari bangunan dan dibubuhkan tulisan &#8220;Dilarang Masuk Kecuali Petugas&#8221;. Tepat di samping tempat relokasi pedagang yang selama ini [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":13863,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[48],"tags":[9,69,97],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/11\/IMG-20171108-WA0057.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-3BA","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13862"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13862"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13862\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13864,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13862\/revisions\/13864"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13863"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13862"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13862"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13862"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}