
{"id":14482,"date":"2017-12-08T15:14:20","date_gmt":"2017-12-08T08:14:20","guid":{"rendered":"http:\/\/fornews.co\/news\/?p=14482"},"modified":"2017-12-08T15:14:20","modified_gmt":"2017-12-08T08:14:20","slug":"aksi-peduli-seniman-yogyakarta-untuk-mbah-gareng","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/aksi-peduli-seniman-yogyakarta-untuk-mbah-gareng\/","title":{"rendered":"Aksi Peduli Seniman Yogyakarta untuk Mbah Gareng"},"content":{"rendered":"<p><strong>YOGYAKARTA, fornews.co<\/strong> &#8211; Seniman Indonesia di Yogyakarta, menggalang dana untuk mbah Gareng, melalui gelar seni yang bakal diadakan pada Minggu (10\/12) malam, di Kampayo XT Square Yogyakarta.<\/p>\n<p>Agung Dwi Atmaja, yang biasa disapa mbah Gareng, merupakan seniman teater nyentrik penggiat Sanggarbambu yang pernah mengenyam pendidikan di jurusan teater ISI Yogyakarta, tahun 1985. Ia juga aktif di teater Perdikan. Pada setiap acara sastra dan pertunjukan di Yogyakarta, mbah Gareng selalu muncul tak terduga membuat kejutan.<\/p>\n<p>Ia lebih sering performance art yang di sekujur tubuhnya dilumuri cat. Sejak kecelakaan, mbah Gareng kini mendapatkan perawatan khusus secara serius di Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta akibat terdapat keretakan di kepala.<\/p>\n<figure id=\"attachment_14486\" aria-describedby=\"caption-attachment-14486\" style=\"width: 1000px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-14486 size-full\" src=\"http:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/12\/3.jpg\" alt=\"\" width=\"1000\" height=\"707\" srcset=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/12\/3.jpg 1000w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/12\/3-300x212.jpg 300w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/12\/3-768x543.jpg 768w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/12\/3-100x70.jpg 100w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/12\/3-696x492.jpg 696w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/12\/3-594x420.jpg 594w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-14486\" class=\"wp-caption-text\">Mbah Gareng bersama Tio (10) fans Sanggarbambu di RS Griya Mahardika sebelum dipindah ke Rumah Sakit Panti Rapih di Jalan Cik Di Tiro, dekat bundaran UGM di Yogyakarta. (foto: A.S.ADAM\/fornews.co)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Ketua Sanggarbambu Totok Buchori kepada jurnalis mengatakan, dirinya mendapat kabar bakal ada penggalangan dana untuk mbah Gareng, Minggu (10\/12) malam.<\/p>\n<p>&#8220;Sanggarbambu akan turut hadir dalam penggalangan dana itu meski di ISI Jogja, sedang berlangsung hajatan besar Sanggarbambu,&#8221; ujarnya usai pementasan &#8220;ngilo githok&#8221; oleh pantomimer Indonesia Jemek Supardi di Pendopo Art Space, Jumat (08\/12).<\/p>\n<p>Totok menjelaskan, Sanggarbambu yang juga merupakan rumah pulang bagi mbah Gareng sebagai tempat berkesenian dan berkegiatan, tentu siapapun yang kenal dengan mbah Gareng akan turut serta dalam penggalangan dana. Harus diakui saat ini mbah Gareng, butuh biaya sangat banyak untuk perawatannya yang serius.<\/p>\n<p>&#8220;Hal yang lumrah jika seniman di Yogyakarta, tergerak untuk melakukan penggalangan dana. Bentuk kepedulian terhadap mbah Gareng tentu banyak,&#8221; kata Kumbo Adiguno.<\/p>\n<p>Senada dengan Ketua Sanggarbambu Totok Buchori, Kumbo berharap seluruh anggota, kerabat dan simpatisan Sanggarbambu dapat turut serta membantu penggalangan dana untuk mbah Gareng. Panggalangan dana untuk mbah Gareng juga akan diramaikan oleh Untung Basuki, Sri Krishna, Totok Raharjo, Memet Chairul Slamet, Beni Sulap dan Liem Hans. (adam)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>YOGYAKARTA, fornews.co &#8211; Seniman Indonesia di Yogyakarta, menggalang dana untuk mbah Gareng, melalui gelar seni yang bakal diadakan pada Minggu (10\/12) malam, di Kampayo XT Square Yogyakarta. Agung Dwi Atmaja, yang biasa disapa mbah Gareng, merupakan seniman teater nyentrik penggiat Sanggarbambu yang pernah mengenyam pendidikan di jurusan teater ISI Yogyakarta, tahun 1985. Ia juga aktif [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":14485,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[1],"tags":[9,75],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/12\/2.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-3LA","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14482"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14482"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14482\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14487,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14482\/revisions\/14487"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14485"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14482"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14482"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14482"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}