
{"id":15375,"date":"2017-12-28T13:06:04","date_gmt":"2017-12-28T06:06:04","guid":{"rendered":"http:\/\/fornews.co\/news\/?p=15375"},"modified":"2017-12-28T13:29:10","modified_gmt":"2017-12-28T06:29:10","slug":"remaja-simbol-perlawanan-palestina-yang-ditahan-israel-pulang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/remaja-simbol-perlawanan-palestina-yang-ditahan-israel-pulang\/","title":{"rendered":"Remaja Simbol Perlawanan Palestina Tahanan Israel Dipulangkan"},"content":{"rendered":"<p><strong>RAMALLAH, fornews.co<\/strong> \u2013 Remaja 16 tahun dari Palestina, Fawzi Al-Juneidi, yang beberapa waktu lalu ditahan oleh tentara Israel, pulang ke keluarganya pada Rabu (27\/12) malam waktu setempat.<\/p>\n<p>Al-Juneidi yang merupakan simbol perlawanan Palestina, dijebloskan ke penjara pada 7 Desember di Hebron (Al-Khalil), sebuah kota di Tepi Barat, setelah diseret dan ditutup matanya oleh tentara Israel bersenjata lengkap.<\/p>\n<p>Foto remaja ini sedang diseret sekelompok tentara dengan cepat menjadi simbol protes Palestina yang semakin membara setelah Presiden AS Donald Trump memutuskan mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.<\/p>\n<p>Al-Juneidi mengatakan kepada Anadolu Agency, selama ditahan dia diperlakukan dengan buruk dan tak jarang dipukuli oleh tentara Israel.<\/p>\n<p>\u201cSaya sangat takut karena mereka memukuli saya di kepala,\u201d ujarnya sambil menjelaskan betapa kesakitan dan berdarah-darah tubuhnya akibat siksaan itu.<\/p>\n<p>Ketika diseret dengan mata tertutup, bocah tersebut dibawa ke penjara \u201centah di mana,\u201d ujar dia. Saat diinterogasi, Al-Juneidi mengaku dipukuli dan disiksa dengan air dingin.<\/p>\n<p>Kuasa hukumnya, Maamoun al-Hashim mengutip kliennya, berkata bahwa penyiksaan ini dilakukan oleh belasan tentara, yang terus memukulinya sementara dia terkapar di tanah, menurut pernyataan dari Perhimpunan Tahanan Palestina pada Sabtu.<\/p>\n<p>\u201cSaya diikat dengan plester plastik dan diseret dengan mata tertutup,\u201d ungkap pernyataan tersebut mengutip Al-Juneidi.<\/p>\n<p>Dia juga mengisahkan kalau dia ditahan di dalam ruangan yang gelap \u2013 di tempat itu juga dia dipukuli. \u201cSaking seringnya penyiksaan itu, saya merasa mau pingsan,\u201d lanjut kutipan Al-Juneidi dalam pernyataan itu.<\/p>\n<p>Pengacara asal Palestina, itu juga mengisahkan, kalau Al-Juneidi diinterogasi sambil tetap diborgol.<\/p>\n<p>Ketika akhirnya bisa kembali berkumpul bersama keluarga setelah berhari-hari ditahan, remaja ini mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada semua yang mendukung dirinya dan Palestina, termasuk Turki dan Presiden Recep Tayyip Erdogan.<\/p>\n<p>Pengadilan Israel, pada Rabu memutuskan pembebasan Al-Juneidi dengan tebusan uang jaminan, menurut sebuah sumber legal.<\/p>\n<p>Pengadilan memutuskan uang jaminan Al-Juneidi sebesar 10.000 shekel Israel (sekitar USD2.860 atau Rp39 juta) setelah jaksa mengajukan banding untuk membebaskan dirinya, kata pengacara Arwa Hilehel kepada Anadolu Agency. Al-Juneidi akan kembali hadir untuk sidang di pengadilan militer pada 14 Januari. (AA)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>RAMALLAH, fornews.co \u2013 Remaja 16 tahun dari Palestina, Fawzi Al-Juneidi, yang beberapa waktu lalu ditahan oleh tentara Israel, pulang ke keluarganya pada Rabu (27\/12) malam waktu setempat. Al-Juneidi yang merupakan simbol perlawanan Palestina, dijebloskan ke penjara pada 7 Desember di Hebron (Al-Khalil), sebuah kota di Tepi Barat, setelah diseret dan ditutup matanya oleh tentara Israel [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":15376,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[17],"tags":[9],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/12\/Remaja-Simbol-Perlawanan-Palestina.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-3ZZ","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15375"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15375"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15375\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15382,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15375\/revisions\/15382"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15376"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15375"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15375"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15375"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}