
{"id":16612,"date":"2018-01-18T19:40:06","date_gmt":"2018-01-18T12:40:06","guid":{"rendered":"http:\/\/fornews.co\/news\/?p=16612"},"modified":"2018-01-18T19:38:11","modified_gmt":"2018-01-18T12:38:11","slug":"brg-dan-cirad-prancis-kembangkan-energi-biomassa-di-sumsel","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/brg-dan-cirad-prancis-kembangkan-energi-biomassa-di-sumsel\/","title":{"rendered":"BRG dan CIRAD Prancis Kembangkan Energi Biomassa di Sumsel"},"content":{"rendered":"<p><strong>PALEMBANG, fornews.co<\/strong> &#8211; Badan Restorasi Gambut (BRG) RI dan CIRAD (<em>Agricultural Research for Development<\/em>) lembaga penelitian Prancis bekerja sama mengembangkan energi biomassa melalui pemanfaatan lahan gambut dan limbah pertanian di Sumsel.<\/p>\n<p>Lembaga penelitian Prancis (CIRAD) menganggap Sumsel, sangat potensial pengembangan energi biomassa. Hal ini didasari dari hasil penelitian yang dilakukan CIRAD selama empat tahun. Senior Riset CIRAD Prancis, Mr Jean Marc Roda memparkan langsung kepada Gubernur Sumsel, Alex Noerdin, pemanfaatan energi biomassa di Griya Agung Palembang, Kamis (18\/01).<\/p>\n<p>Adapun lokasi yang akan menjadi pilot project restorasi gambut dengan pengembangan biomassa, dipilih kawasan Sepucuk, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).<\/p>\n<p>Menanggapi hal ini, Gubernur Sumsel, Alex Noerdin mengatakan, Pemprov Sumsel sangat menyambut baik pemanfaatan energi biomassa tersebut. Pasalnya Sumsel sendiri memiliki lahan gambut hampir 1,4 juta hektare yang sebagian besar belum termanfaatkan secara optimal.<\/p>\n<p>Menurut Alex, proyek tersebut akan memberikan banyak manfaat baik dalam upaya restorasi lahan gambut, juga berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani di Sumsel. Selain itu, sebagai upaya mendukung pencegahan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Sumsel.<\/p>\n<p>&#8220;Restorasi gambut ini salah satu prioritas pemerintah Sumatera Selatan. Kita akan jadikan Sumsel sebagai yang utama dalam hal ini, apa pun yang diperlukan akan kita siapkan,&#8221; kata Alex bersemangat.<\/p>\n<p>Ia tidak menginginkan bencana nasional kebakaran hutan dan lahan (Karhutlah) 2015, tidak terulang kembali. Menurutnya, hal itu akan menjadi tantangan tersendiri sebagai harapan untuk maju terdepan.<\/p>\n<p>&#8220;Kita adakan tindak lanjutnya segera. Ini kesempatan untuk menjadikan Sumsel, sebagai percontohan di dunia, bahwa kita bukan saja juara di bidang olahraga, tapi di bidang lingkungan juga. Ini tanggung jawab kita bersama,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Kepala Badan Restorasi Gambut (BRG), Nazir Foead mengatakan, lembaga penelitian CIRAD Prancis sebelumnya telah melakukan penelitian potensi pemanfaatan energi biomassa di lahan gambut dan lahan mineral yang berlokasi di kawasan Kabupaten OKI.<\/p>\n<p>Menurutnya, hasil dari penelitian itulah yang dibahas bersama Pemprov Sumsel, agar segera dapat ditindaklanjuti sebagai project percontohan energi biomassa dan pemanfaatan lahan gambut yang cocok untuk dibudidayakan di wilayah Sumsel.<\/p>\n<p>Nazir Foead menjelaskan, kalau biasanya memanfaatkan lahan gambut yang ditanami hanya 1 kali setahun, dengan project energi biomassa ini lahan gambut dapat ditanami terus menerus sepanjang tahun, sehingga tidak perlu ada masa pra tanam dan tidak perlu melakukan pembersihan lahan dengan cara membakar.<\/p>\n<p>&#8220;Bentuk tindak lanjut dari potensi pemanfaatan energi biomassa ini dalam waktu dekat akan kita lakukan MoU bersama, kemudian mencari lokasi yang cocok. Seperti kemarin, kita sudah bertemu Bupati Musi Banyuasin (Muba), dan beliau akan menyediakan lokasi lahan <em>pilot project<\/em> yang cocok di Musi Banyuasin,&#8221; tandasnya. (bas)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, fornews.co &#8211; Badan Restorasi Gambut (BRG) RI dan CIRAD (Agricultural Research for Development) lembaga penelitian Prancis bekerja sama mengembangkan energi biomassa melalui pemanfaatan lahan gambut dan limbah pertanian di Sumsel. Lembaga penelitian Prancis (CIRAD) menganggap Sumsel, sangat potensial pengembangan energi biomassa. Hal ini didasari dari hasil penelitian yang dilakukan CIRAD selama empat tahun. Senior [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":16614,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"spay_email":""},"categories":[16],"tags":[9,69],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2018\/01\/Restorasi-Gambut.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-4jW","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16612"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16612"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16612\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16618,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16612\/revisions\/16618"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16614"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16612"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16612"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16612"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}