
{"id":16872,"date":"2018-01-23T19:30:12","date_gmt":"2018-01-23T12:30:12","guid":{"rendered":"http:\/\/fornews.co\/news\/?p=16872"},"modified":"2018-01-23T21:43:54","modified_gmt":"2018-01-23T14:43:54","slug":"ojk-larang-lembaga-keuangan-fasilitasi-bitcoin","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/ojk-larang-lembaga-keuangan-fasilitasi-bitcoin\/","title":{"rendered":"OJK Larang Lembaga Keuangan Fasilitasi Bitcoin"},"content":{"rendered":"<p><strong>PALEMBANG, fornews.co<\/strong> &#8211; Otoritas Jasa Keuangan (OJK) belum memiliki regulasi khusus untuk melarang peredaran <em>bitcoin<\/em> di Indonesia. Oleh karenanya, OJK memutus mata rantai peredaran <em>bitcoin<\/em> dengan melarang lembaga keuangan memfasilitasi transaksinya.<\/p>\n<p>&#8220;Yang kita lakukan adalah melarang lembaga keuangan untuk mentransaksikan atau memfasilitasi transaksi <em>bitcoin<\/em>. Orang beli <em>bitcoin<\/em> kan pakai rupiah dulu baru dapat <em>bitcoin<\/em>. Transaksinya itu kan lewat mana, kalau lewat bank ya banknya dilarang. Kalau semua negara terorkestrasi membatasi ruang gerak <em>cryptocurrency<\/em> tidak hanya <em>bitcoin, <\/em>maka<em>\u00a0<\/em>lama-lama harga <em>cryptocurrency<\/em> juga akan tertekan,&#8221; ujar Anggota Dewan Komisioner OJK, Ahmad Hidayat, usai menghadiri Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan Daerah Sumbagsel di Ballroom Hotel Novotel Palembang, Selasa (23\/1).<\/p>\n<p>Menurut Hidayat, beberapa otoritas moneter di beberapa negara seperti China dan terakhir di Korea Selatan sudah mengeluarkan regulasi melarang <em>bitcoin<\/em> dan <em>cryptocurrency<\/em> lainnya. Hal itu dilakukan semata-mata untuk melindungi konsumen.<\/p>\n<p>&#8220;Dikhawatirkan masyarakat berinvestasi di <em>bitcoin<\/em> yang <em>unpredictable, risky, volatile<\/em>, dan mengalami kerugian. Harusnya masyarakat diedukasi mengenai hal itu,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Diterangkan Hidayat, <em>bitcoin<\/em> merupakan <em>cryptocurrency<\/em> yaitu <em>currency<\/em> yang tidak dikeluarkan oleh otoritas moneter yang resmi. Biasanya otoritas moneter di suatu negara mengeluarkan uang sebagai alat transaksi pembayaran. Misalnya Bank Indonesia mengeluarkan Rupiah, The Fed mengeluarkan US Dollar. &#8220;Sementara <em>bitcoin<\/em> ini kan dunia maya, tidak ada yang mengatur dan sebagainya,&#8221; tutur Hidayat.<\/p>\n<p>Disampaikan Hidayat, karena dilakukan di dunia maya, maka <em>bitcoin<\/em> ini sulit diatur dan diawasi. Jika digunakan sebagai sistem pembayaran, maka dikhawatirkan <em>bitcoin<\/em> ini digunakan untuk hal-hal yang melanggar ketentuan dan UU, seperti terorisme. Sedangkan jika digunakan sebagai alat investasi, maka <em>bitcoin<\/em> sangat berisiko. Hal itu disebabkan harganya yang sangat fluktuatif.<\/p>\n<p>&#8220;Saat ini harganya melonjak tinggi, tapi bisa juga anjlok sewaktu-waktu. Sehingga bagi masyarakat yang menggunakannya bukan sebagai alat pembayaran tapi sebagai alat investasi maka (<em>bitcoin<\/em>) ini sangat berisiko,&#8221; pungkasnya.<\/p>\n<p>Dari penelusuran fornews.co, per tanggal 22 Januari 2018, harga 1 bitcoin setara Rp149.374.500. Padahal di akhir tahun 2017 bitcoin sempat menyentuh harga di atas Rp225 juta per 1 bitcoin. (ije)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, fornews.co &#8211; Otoritas Jasa Keuangan (OJK) belum memiliki regulasi khusus untuk melarang peredaran bitcoin di Indonesia. Oleh karenanya, OJK memutus mata rantai peredaran bitcoin dengan melarang lembaga keuangan memfasilitasi transaksinya. &#8220;Yang kita lakukan adalah melarang lembaga keuangan untuk mentransaksikan atau memfasilitasi transaksi bitcoin. Orang beli bitcoin kan pakai rupiah dulu baru dapat bitcoin. Transaksinya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":16873,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[48],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2018\/01\/IMG_20180123_192523.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-4o8","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16872"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16872"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16872\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16881,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16872\/revisions\/16881"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16873"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16872"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16872"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16872"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}