
{"id":19162,"date":"2018-03-16T10:13:32","date_gmt":"2018-03-16T03:13:32","guid":{"rendered":"http:\/\/fornews.co\/news\/?p=19162"},"modified":"2018-05-01T13:49:33","modified_gmt":"2018-05-01T06:49:33","slug":"hilirisasi-industri-karet-di-muba-mulai-diwujudkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/hilirisasi-industri-karet-di-muba-mulai-diwujudkan\/","title":{"rendered":"Hilirisasi Industri Karet di Muba Mulai Diwujudkan"},"content":{"rendered":"<p><strong>SEKAYU, fornews.co<\/strong> &#8211; Hilirisasi industri sebagai wujud inovasi meningkatkan harga karet petani yang dilakukan Pemeritah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin (Muba), mulai diwujudkan.<\/p>\n<p>Salah satu bentuk inovasi (hilirisasi industri) yang dibangun yakni, menjadikan karet sebagai bahan baku aspal. Bahkan hal ini telah disambut PT Jaya Trade Indonesia selaku pemegang mandat dari tim teknis aspal karet Kementerian Perindustrian RI, untuk perealisasian.<\/p>\n<p>Perwakilan PT Jaya Trade Indonesia Nurul dalam paparannya menjelaskan, pengembangan aspal karet di Muba, akan mengunakan komposisi SKAT (menggunakan 25% karet dan 75% ban bekas) karna mempunyai keunggulan persentase penyerapan volume karet alam lebih tinggi, memanfaatkan ban sebagai campuran dan mudah dalam penyimpanannya (hasilnya kering).<\/p>\n<p>&#8220;Dibandingkan hotmix biasa, menggunakan SKAT ini dapat mengurangi tebal aspal dengan menghasilkan kualitas yang sama dan lebih hemat biaya,&#8221; paparnya di ruang rapat Dinas Perkebunan Muba, Kamis (15\/03\/2018).<\/p>\n<p>Lanjutnya, sebagai contoh pihaknya telah menggunakan komposisi SKAT untuk hotmix di jalur Pantura Jawa Karawang Km 88 sepanjang 500 meter pada tahun 2017 lalu dengan serapan karet alam sebesar 14,2%.<\/p>\n<p>Kepala Dinas Perkebunan diwakili Kebid Sapras Dinas Perkebunan Muba, Ir Tri Yulisman Eka Putra MM mengatakan, paparan yang disampaikan PT Jaya Trade Indonesia untuk menjelaskan metode yang dilaksanakan.<\/p>\n<p>&#8220;Setelah hari ini, kita akan membentuk tim kecil untuk membahas secara detail rencana MoU. Kami menginginkan MoU nanti betul-betul berjalan tidak hanya di kertas saja,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p>Sementara, dihubungi terpisah, Plt Bupati Muba, Beni Hernedi menyampaikan, kunci dihadirkannya pengolahan hilirisasi karet di Muba, adalah agar karet alam hasil kebun-kebun rakyat bisa diolah sendiri.<\/p>\n<p>&#8220;Yang tidak kalah pentingnya juga adalah, terkait dengan produk jadi hasil olahan tersebut bisa dimanfaatkan di Muba (khususnya) dan Sumsel (umumnya). Panjang jalan dalam wilayah Muba, saja lebih dari 2.000 Km,&#8221; ujar Beni.<\/p>\n<p>Sebagaimana diketahui, selama ini aspal untuk membangun infrastruktur jalan didatangkan 100% dari luar alias impor dan idak punya muatan konten lokal.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau dicampur karet, maka pak Dodi dan saya berharap bahwa ini Insyallah bakal memberi nilai tambah bagi harga karet yang bakal terserap sebagai pencampur bahan baku aspal,&#8221; harapnya.<\/p>\n<p>&#8220;Sebenarnya ini baru salah satu opsi pilihan industri hilir. Termasuk industri lainnya baik skala UMKM atau besar. Kalau yang kecil misal sendal jepit, adapun yang besar bisa juga pabrik ban dan lainnya,&#8221; imbuhnya.<\/p>\n<p>Lebih jauh disampaikan Beni, peremajaan karet menjadi titik awal permulaan yg penting karena ini menyangkut mempersiapkan kualitas, produktifitas dan mutu karet Muba, ke depan.<\/p>\n<p>&#8220;Petani karet tidak dibiarkan sendiri, melainkan didampingi oleh pemerintah melalui kelembagaan petani UPPB dan koperasi, bank dan CSR, klinik tani mantri tani oleh BUMN (PT Pusri) seperti yg kita resmikan beberapa hari lalu,&#8221; tandasnya. (ije)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SEKAYU, fornews.co &#8211; Hilirisasi industri sebagai wujud inovasi meningkatkan harga karet petani yang dilakukan Pemeritah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin (Muba), mulai diwujudkan. Salah satu bentuk inovasi (hilirisasi industri) yang dibangun yakni, menjadikan karet sebagai bahan baku aspal. Bahkan hal ini telah disambut PT Jaya Trade Indonesia selaku pemegang mandat dari tim teknis aspal karet Kementerian [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":19163,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"spay_email":""},"categories":[48],"tags":[9,59],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2018\/03\/IMG-20180316-WA0008.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-4Z4","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19162"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19162"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19162\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19164,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19162\/revisions\/19164"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19163"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19162"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19162"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19162"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}