
{"id":19294,"date":"2018-03-19T23:55:21","date_gmt":"2018-03-19T16:55:21","guid":{"rendered":"http:\/\/fornews.co\/news\/?p=19294"},"modified":"2018-05-01T13:49:31","modified_gmt":"2018-05-01T06:49:31","slug":"empat-terduga-perusak-kapel-santo-zakaria-dibekuk-saat-hendak-kabur-ke-pangkalpinang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/empat-terduga-perusak-kapel-santo-zakaria-dibekuk-saat-hendak-kabur-ke-pangkalpinang\/","title":{"rendered":"Empat Terduga Perusak Kapel Santo Zakaria Dibekuk Saat Hendak Kabur ke Pangkalpinang"},"content":{"rendered":"<p><strong>PALEMBANG, fornews.co<\/strong> &#8211; Kapolda Sumsel, Irjen Polisi Zulkarnain Adinegara menyampaikan, kalau anggotanya telah meringkus tujuh dari sembilan terduga perusak tempat ibadah umat Katolik (Kapel Santo Zakaria) Kabupaten Ogan Ilir (OI), beberapa waktu lalu.<\/p>\n<p>Empat terduga yakni Wahri Ris, Yono, Panhar, dan Wahri Yatun, yang merupakan warga sekitar Kapel Santo Zakaria tersebut, dibekuk ketika hendak kabur (bersembunyi) dari kejaran polisi ke Pangkalpinang, Kepulauan Bangkabelitung, Sabtu (17\/03\/2018), sekitar pukul 03.00 WIB.<\/p>\n<p>Lalu dari informasi keempatnya ini, polisi dari tim gabungan Subdit III Jatanras Ditreskrium Polda Sumsel, dan Polres OI, dapat meringkus tiga terduga lainnya yakni Anom, Afifuddin dan Aswin. Mereka ditangkap di Ogan Ilir, Senin (19\/03\/2018), sekitar pukul 04.30 WIB dini hari.<\/p>\n<p>&#8220;Empat orang pelaku telah kita tetapkan sebagai tersangka, untuk tiga lainnya sedang tahap penyelidikan. Mereka ini (tujuh terduga) merupakan warga Rantau Alai,&#8221; ujar Kapolda Zulkarnain kepada wartawan di Mapolda Sumsel, Senin (19\/03\/2018).<\/p>\n<p>Jenderal bintang dua ini menambahkan, dari ketujuh pelaku itu, penyidik turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa hammer, pakaian yang digunakan saat merusak gereja dan tiga unit sepeda motor. Kemudian mesin pompa air yang diambil dari gereja.<\/p>\n<p>Berdasarkan informasi yang dihimpun dari jajaran kepolisian, satu dari tujuh terduga yang diamankan merupakan oknum Kades.<\/p>\n<p>Terpisah, atas penangkapan ini, Gubernur Sumsel, Alex Noerdin langsung mengucapkan syukur dan mempersilakan pihak berwenang untuk memprosesnya. &#8220;Silakan diproses, hukum seadil-adilnya,&#8221; tukasnya.<\/p>\n<p>Terkait ada dugaan bahwa kades setempat terlibat dalam kasus itu. Alex sangat menyesalkannya.<\/p>\n<p>&#8220;Sebagai pemimpin seharusnya dapat mengayomi dan memberikan contoh tauladan, model seperti saya, yang baik kepada sesama, bukan meresahkan masyarakat,&#8221; tandasnya.<\/p>\n<p>Untuk diketahui,\u00a0pengerusakan terhadap tempat ibadat Gereja Katholik Stasi Santo Zakaria Rantau Alai, Paroki Ratu Rosario Seberang Ulu Keuskupan Agung, Kabupaten Ogan ilir (OI), terjadi pada Kamis (08\/03\/2018) dini hari. (bas)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, fornews.co &#8211; Kapolda Sumsel, Irjen Polisi Zulkarnain Adinegara menyampaikan, kalau anggotanya telah meringkus tujuh dari sembilan terduga perusak tempat ibadah umat Katolik (Kapel Santo Zakaria) Kabupaten Ogan Ilir (OI), beberapa waktu lalu. Empat terduga yakni Wahri Ris, Yono, Panhar, dan Wahri Yatun, yang merupakan warga sekitar Kapel Santo Zakaria tersebut, dibekuk ketika hendak kabur [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":19295,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[2],"tags":[9,68,69,97],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2018\/03\/Kapolda-Zulkarnain_doc-696x484-1.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-51c","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19294"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19294"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19294\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19296,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19294\/revisions\/19296"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19295"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19294"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19294"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19294"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}