
{"id":19378,"date":"2018-03-21T22:06:40","date_gmt":"2018-03-21T15:06:40","guid":{"rendered":"http:\/\/fornews.co\/news\/?p=19378"},"modified":"2018-05-01T13:49:29","modified_gmt":"2018-05-01T06:49:29","slug":"pembakar-kapel-santo-zakaria-dibayar-rp2-juta-ini-diduga-aktor-intelektualnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/pembakar-kapel-santo-zakaria-dibayar-rp2-juta-ini-diduga-aktor-intelektualnya\/","title":{"rendered":"Pembakar Kapel Santo Zakaria Dibayar Rp2 Juta, Ini Diduga Aktor Intelektualnya"},"content":{"rendered":"<p>PALEMBANG, fornews.co &#8211; Polda Sumsel mengungkap pelaku kasus dugaan pengrusakan Kapel Santo Zakaria, di Desa Mekar Sari, Kecamatan Rantau Alai, Kabupaten Ogan Ilir (OI), beberapa waktu lalu.<\/p>\n<p>Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, ada 10 pelaku yang diduga terlibat, dua di antaranya oknum kepala desa (kades) dan kepala sekolah. Dari 10 tersangka ini, masih ada dua lagi yang\u00a0 masih buron berinisial IR dan WG. Hanya saja, keduanya cuma ikut-ikutan.<\/p>\n<p>Zulkarnain menerangkan, berdasarkan keterangan tersangka yang lebih dulu ditangkap, yakni Kades Rantau Alai, Aswin alias Ilyas, dan Kepala SMA di Rantau Alai, Afifudin alias Afit, diduga sebagai otak pengrusakan Kapel.<\/p>\n<p>Keduanya memberikan uang masing-masing Rp1 juta kepada setiap pelaku. Jadi, setiap pelaku mengantongi uang sebesar Rp2 juta. &#8220;Oknum kades dan kepsek ini merupakan penyandang dana dan aktor intelektual,&#8221; ungkapnya, pada konferensi pers di Mapolda Sumsel, Rabu (21\/03).<\/p>\n<p>Atas perbuatannya, oknum kades dan kepsek itu, selain dikenakan Pasal 170 KUHP dan Pasal 187 KUHP, juga dijerat Pasal 55 junto Pasal 55 KUHP dengan ancaman di atas 12 tahun penjara. &#8220;Walaupun hanya memerintahkan, tetapi hukumannya sama dengan melakukan,&#8221; tandasnya. (bas)<\/p>\n<p>Berikut daftar 10 tersangka pembakar Kapel Santo Zakaria:<\/p>\n<ol>\n<li>Afifudin alias Afit (56\/Kepala Sekolah) (56) warga Jalan Sarjana LK III Timbangan, Kelurahan Timbangan, Kecamatan Indralaya Utara, OI<\/li>\n<\/ol>\n<p>2. Aswin alias Ilyas (45\/kades Rantau Alai), warga Desa Rantau Alai, Kecamatan Rantau\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Alai, OI<\/p>\n<p>3. Usmanadi alias Anom (43) warga Desa Rantau Alai, Kecamatan Rantau Alai, OI<\/p>\n<p>4. Haryono alias Yono (32) warga Desa Rantau Alai Kampung V Kec. Rantau Alai, OI<\/p>\n<p>5. Panhar (30) Dusun II Lebung Bandung, Kecamatan Rantau Alai, OI<\/p>\n<p>6. Yusri alias Wahri (39) warga Desa Rantau Alai, Kecamatan Rantau Alai, OI<\/p>\n<p>7. Anwari alias Wahri (39) warga warga Desa Rantau Alai, Kecamatan, Rantau Alai, OI<\/p>\n<p>8. Wahri alias Wahri (41) warga Desa Kerta Bayang Dusun 1 Kecamatan, Rantau Alai,\u00a0OI<\/p>\n<p>9. Mara Halim alias Pande (39) warga Desa Kerta Bayang, Kecamatan Rantau Alai,\u00a0OI<\/p>\n<ol start=\"10\">\n<li>Irwan Alias Wanita Kopo (36) warga Desa Kerta Bayang, Kecamatan Rantau Alai, OI<\/li>\n<\/ol>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, fornews.co &#8211; Polda Sumsel mengungkap pelaku kasus dugaan pengrusakan Kapel Santo Zakaria, di Desa Mekar Sari, Kecamatan Rantau Alai, Kabupaten Ogan Ilir (OI), beberapa waktu lalu. Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, ada 10 pelaku yang diduga terlibat, dua di antaranya oknum kepala desa (kades) dan kepala sekolah. Dari 10 tersangka ini, masih [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":19379,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"spay_email":""},"categories":[2],"tags":[9,68,59],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2018\/03\/Kapolda-Zulkarnain.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-52y","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19378"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19378"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19378\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19380,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19378\/revisions\/19380"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19379"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19378"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19378"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19378"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}