
{"id":19511,"date":"2018-03-25T21:47:53","date_gmt":"2018-03-25T14:47:53","guid":{"rendered":"http:\/\/fornews.co\/news\/?p=19511"},"modified":"2018-05-01T13:54:19","modified_gmt":"2018-05-01T06:54:19","slug":"sriwijaya-fc-penuhi-target-pelatih-borneo-fc-curhat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/sriwijaya-fc-penuhi-target-pelatih-borneo-fc-curhat\/","title":{"rendered":"Sriwijaya FC Penuhi Target, Pelatih Borneo FC Curhat"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400\"><strong>PALEMBANG, fornews.co<\/strong> &#8211; Sriwijaya FC sukses mencuri poin di laga perdana Liga 1 2018 dari tuan rumah Borneo FC. Bermain di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (25\/3) malam, kedua tim bermain imbang tanpa gol.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pertandingan yang dipimpin wasit Oki Dwi Putra itu berjalan dalam tempo lambat. Apalagi sebelumnya lapangan diguyur hujan yang cukup lebat. Borneo FC yang mengembangkan strategi <em>pressing<\/em> dan bola panjang mampu beberapa kali mengancam gawang Sriwijaya FC yang dijaga Teja Paku Alam. Namun kesigapan Teja dan barisan bek yang digalang Hamka Hamzah dan Marckho Sandy mampu mementahkan peluang tuan rumah. SFC bukan tanpa peluang, pergerakan Beto dan Vizcarra yang didukung Makan Konate dan Adam Alis di lini serang juga mampu menembus pertahanan tuan rumah. Namun apiknya penampilan M Ridho di bawah mistar gawang Borneo FC membuat peluang SFC terbuang begitu saja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Di babak kedua, kondisi fisik Lerby Eliandri dkk terlihat mulai menurun. Hal itu tak disia-siakan SFC untuk balik menekan tuan rumah. Hasilnya, beberapa peluang berhasil didapatkan Beto dan Vizcarra. Akan tetapi sayangnya peluang emas itu tak mampu dikonversi menjadi gol. Hingga akhirnya wasit meniup peluit panjang, tak ada gol yang tercipta di laga perdana kedua tim di Liga 1 2018 ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan mengapresiasi pemainnya yang telah berusaha main sekuat tenaga dan sukses meraih satu poin di pertandingan penting di pertandingan pertama Liga 1 2018. Hanya saja, RD memiliki beberapa catatan atas penampilan Hamka Hamzah dkk di laga tadi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">\u201cHari ini kita bermain belum lepas. Terlihat sekali kreativitas pemain saat menguasai bola sangat stagnan dan mudah sekali dibaca pergerakannya. Improvisasi tidak terlihat utamanya di babak pertama. Tapi ini biasa terjadi di event besar seperti pembukaan Liga Indonesia ini,\u201d ujar RD pada <em>postmatch conference<\/em> di Stadion Segiri Samarinda, Minggu (25\/3) malam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Menurut RD, sebenarnya di babak kedua Hamka dkk tampil lebih baik. Mereka lebih tenang, improvisasi berjalan, dan tidak terlalu lama memainkan bola yang tidak penting. Tapi memang diakui RD sangat disayangkan, beberapa peluang yang berhasil diciptakan belum berbuah gol.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">\u201cYa inilah sepak bola. Selamat juga buat Borneo FC khususnya Mohammadou Alhadji yang main bagus menjaga penyerang kita dan jadi <em>hero<\/em> bagi Borneo FC,\u201d tutur RD. <\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sementara itu, Pelatih Borneo FC Iwan Setiawan mengakui hasil imbang dengan tim sekelas Sriwijaya FC sebenarnya merupakan hasil yang tidak terlalu jelek. Hal itu mengingat SFC adalah salah satu tim yang melakukan persiapan lebih awal dan juga salah satu tim yang bermaterikan pemain-pemain terbaik yang ada di Indonesia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">\u201cAtas hasil ini sebenarnya kalau suporter sadar, harusnya bersyukur. Bukan saya tipe pelatih yang tidak terima dihujat penonton. Tapi harusnya mereka berpikir lebih objektif, ini sepak bola bukan semudah membalik telapak tangan (meraih kemenangan),\u201d katanya dengan nada tinggi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Momen <em>postmatch conference<\/em> dijadikan ajang Iwan curhat. Sebab dia mengaku mendapat \u201cserangan\u201d dari Pusamania karena gagal menang di laga perdana. Ditegaskan mantan pelatih Persebaya Surabaya ini, secara teknis pemain Borneo FC memiliki kondisi fisik yang jelek. Hal itu terlihat sejak menit 70, <em>Pesut Etam<\/em> ditekan <em>Laskar Wong Kito<\/em> tapi tidak bisa berbuat banyak membalasnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">\u201cSiapa yang bertanggung jawab atas kondisi fisik pemain yang jelek, tentu pelatih fisik. Saya menangani tim ini secara penuh dua minggu setelah Piala Gubernur Kaltim 2018. Jujur saja untuk masyarakat Samarinda, Pusamania, saya kecewa dengan sikap kalian. Kalian tahu Iwan Setiawan ini siapa untuk Borneo FC. Jangan kalian mau diprovokasi sama orang-orang. (saya) Ini yang membesarkan Borneo FC. (saya) Ini yang bawa Borneo FC promosi,\u201d tegas Iwan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">\u201cKalian (Pusamania) tahu belanja pemain SFC berapa? Kalian tahu siapa materi pemain di kita, bukan saya merendahkan, siapa pemain yang ada di kita, berapa harga pemain kita? Salam saya buat masyarakat Samarinda dan pendukung Borneo FC, mungkin ini (salam) yang terakhir,\u201d imbuhnya. (ije)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, fornews.co &#8211; Sriwijaya FC sukses mencuri poin di laga perdana Liga 1 2018 dari tuan rumah Borneo FC. Bermain di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (25\/3) malam, kedua tim bermain imbang tanpa gol. Pertandingan yang dipimpin wasit Oki Dwi Putra itu berjalan dalam tempo lambat. Apalagi sebelumnya lapangan diguyur hujan yang cukup lebat. Borneo FC [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":19512,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[13],"tags":[3679],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2018\/03\/IMG-20180325-WA0060.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-54H","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19511"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19511"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19511\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19513,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19511\/revisions\/19513"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19512"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19511"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19511"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19511"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}