
{"id":19682,"date":"2018-03-31T19:29:51","date_gmt":"2018-03-31T12:29:51","guid":{"rendered":"http:\/\/fornews.co\/news\/?p=19682"},"modified":"2018-05-01T13:54:15","modified_gmt":"2018-05-01T06:54:15","slug":"getah-gambir-dan-daun-sirih-dikreasikan-jadi-kain-jumputan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/getah-gambir-dan-daun-sirih-dikreasikan-jadi-kain-jumputan\/","title":{"rendered":"Getah Gambir dan Daun Sirih Dikreasikan Jadi Kain Jumputan"},"content":{"rendered":"<p><strong>PALEMBAN<\/strong><span style=\"font-weight: 400\"><strong>G, fornews.co<\/strong> &#8211; Tak kurang 30 desainer lokal Palembang unjuk gigi pada pagelaran Palembang Fashion Week 2018. Berbagai kreasi kain tradisional Palembang menjadi pilihan para desainer Kota Pempek ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Desainer asal Palembang, Siung Siung mengatakan, tema yang diangkat kali ini lebih internasional yakni kolaborasi kreasi <em>fashion<\/em> di Asia. Hal ini menjadi pilihan karena Kota Palembang menjadi tuan rumah Asian Games 2018. Karena itu, banyak perancang yang berusaha mengawinkan kreasi kain tradisional Palembang agar lebih bergaya modern.<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\">&#8220;Palembang Fashion Week 2018 yang bertema <em>United of Diversity of Asia<\/em> berusaha mengangkat ketenaran kain-kain tradisional Palembang, seperti jumputan dan lainnya, namun dengan gaya modern,&#8221; ungkap Siung Siung belum lama ini.<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\">Menurut Siung Siung, karena terinspirasi dengan momen Asian Games 2018 mendatang, maka dirinya lebih memilih rancangan kain-kain yang dilipat seperti halnya pakaian khusus cabang olahraga wushu. Kreasi tersebut, menurutnya akan dikenalkan dengan dasar kain tradisional jumputan yang dibentuk menjadi pakaian yang bergaya lebih santai. &#8220;Pengaruh momen olahraga ada, misalya beberapa kreasi dinuansakan lebih <em>sporty<\/em>,&#8221; ujarnya.<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\">Perancang lainnya, Adis Karim juga \u00a0menampilkan rancangan yang memadukan kreasi kain tradisional, terutama jumputan yang dibuat dengan memanfaatkan getah gambir. Hasil<\/span><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0kreasi ini dikenalkan sebagai produk unggulan daerah pada perhelatan Asian Games mendatang. Kreasi-kreasi jumputan dengan memanfaatkan getah alami ini dapat ditemukan pada produk pakaian seperti halnya jaket dan kaus yang bisa dipakai oleh semua usia.<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\">&#8220;Teknik kain jumputannya ada yang langsung pada bahan kaus dan jaket, namun ada juga pada bahan kain. Produk <em>ready to wear<\/em> ini dikenalkan melalui pola jumputan yang lebih modern, seperti pola bulat telur, garis-garis horizontal dan titik tujuh. Proses pembuatannya sangat alami,&#8221; ungkap Adis Karim.<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\">Adis menuturkan, hasil rancangannya sendiri dijual dengan harga bervariasi, mulai dari Rp500.000, tergantung pada jenis bahan dan produk yang dihasilkan.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400\">&#8220;Selain kaus dan jaket, nantinya akan dikenalkan payung dan beragam souvenir Asian Games. Desainer Palembang sangat berkeinginan menyukseskan Asian Games dengan mengangkat potensi lokal,&#8221; tuturnya.<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\">Penggunaan warna alami juga dikenalkan perancang Ratu Anita Soviah pada <em>fashion week<\/em> kali ini. Dengan <em>branding<\/em> Butik Lentera, Anita mengenalkan wastra Palembang sebagai kombinasi jumputan dan songket menggunakan pewarna alami dari serabut kelapa, daun mangga, kunyit putih, jengkol, daun jati, rumput, dan daun sirih. Penggunaannya dicampur menggunakan gambir, tawas, kapur, dan soda menghasilkan warna-warna pastel dengan kesan klasik alami.<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\">&#8220;Dengan 15 koleksi, mulai dari <em>blazer<\/em>, <em>outer<\/em> dan gaun, akan dikenalkan koleksi busana yang lebih <em>fashionable<\/em> dan etnik bercampur glamor, namun ramah lingkungan,&#8221; kata Anita. (bas)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, fornews.co &#8211; Tak kurang 30 desainer lokal Palembang unjuk gigi pada pagelaran Palembang Fashion Week 2018. Berbagai kreasi kain tradisional Palembang menjadi pilihan para desainer Kota Pempek ini. Desainer asal Palembang, Siung Siung mengatakan, tema yang diangkat kali ini lebih internasional yakni kolaborasi kreasi fashion di Asia. Hal ini menjadi pilihan karena Kota Palembang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":19683,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[641],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2018\/03\/IMG-20180331-WA0034.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-57s","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19682"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19682"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19682\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19685,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19682\/revisions\/19685"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19683"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19682"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19682"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19682"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}