
{"id":19978,"date":"2018-04-10T11:03:11","date_gmt":"2018-04-10T04:03:11","guid":{"rendered":"http:\/\/fornews.co\/news\/?p=19978"},"modified":"2018-05-01T14:48:35","modified_gmt":"2018-05-01T07:48:35","slug":"disparbud-oku-dinilai-tak-peka-sambut-peluang-pemprov","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/disparbud-oku-dinilai-tak-peka-sambut-peluang-pemprov\/","title":{"rendered":"Disparbud OKU Dinilai Tak Peka Sambut Peluang Pemprov"},"content":{"rendered":"<p>BATURAJA, Fornews.co \u2013 Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Ogan Komering Ulu (OKU) dinlai tidak peka terhadap peluang yang diberikan Pemprov Sumsel.<\/p>\n<p>Menurut Anggota Komisi III DPRD OKU, Rusman Junaidi, disaat Pemprov Sumsel mempercayakan Kabupaten OKU untuk memaparkan keindahan dan situs manusia tertua di Asia di Jerman beberapa waktu lalu, seharusnya Dinas Pariwisata langsung kejar target untuk menjadikan situs Goa Putri dan goa Harimau menjadi cagar budaya nasional.<\/p>\n<p>&#8220;Buat apa sudah menghabiskan anggaran jauh-jauh ke Jerman, kalau tidak ditindak lanjuti lagi. Padahal informasi yang kita terima, Dinas Pariwisata Pemprov Sumsel sudah siap jika OKU mengajukan hal tersebut,&#8221; ujarnya, Selasa (10\/04).<\/p>\n<p>Rusman menjelaskan, jika saja situs Goa Putri dan Goa Harimau sudah menjadi cagar budaya nasional, seluruh tanggung jawab pendanaan menjadi tanggung jawab pemerintah pusat.<\/p>\n<p>&#8220;Contoh, situs manusia purba di Desa Sangiran. Bagaimana pemerintah daerahnya sudah membuat objek pariwisata manusia Asia yang pertama kali ditemukan, yang musiumnya didirikan tahun 1984. Itu sudah jadi cagar budaya nasional, lihat saja kesana, bagaimana kemewahan yang disulap oleh pemerintah pusat. Mengapa kita tidak bisa?,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>Kemudian, sambungnya, bahwa Prof Truman sudah mengatakan jika kerangka yang ditemukan di Goa Harimau itu lebih tua dari kerangka yang ditemukan di Seragen. \u201cJadi tunggu apa lagi,&#8221; tandasnya. (gus)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BATURAJA, Fornews.co \u2013 Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Ogan Komering Ulu (OKU) dinlai tidak peka terhadap peluang yang diberikan Pemprov Sumsel. Menurut Anggota Komisi III DPRD OKU, Rusman Junaidi, disaat Pemprov Sumsel mempercayakan Kabupaten OKU untuk memaparkan keindahan dan situs manusia tertua di Asia di Jerman beberapa waktu lalu, seharusnya Dinas Pariwisata langsung kejar target [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":19979,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[15],"tags":[9,59],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2018\/04\/IMG_20180410_105818.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-5ce","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19978"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19978"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19978\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19980,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19978\/revisions\/19980"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19979"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19978"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19978"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19978"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}