
{"id":21453,"date":"2018-05-27T23:01:18","date_gmt":"2018-05-27T16:01:18","guid":{"rendered":"http:\/\/fornews.co\/news\/?p=21453"},"modified":"2018-06-04T21:42:36","modified_gmt":"2018-06-04T14:42:36","slug":"sulit-tembus-perseru-sriwijaya-fc-dikejutkan-gol-bunuh-diri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/sulit-tembus-perseru-sriwijaya-fc-dikejutkan-gol-bunuh-diri\/","title":{"rendered":"Sulit Tembus Perseru, Sriwijaya FC Dikejutkan Gol Bunuh Diri"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400\"><strong>PALEMBANG, fornews.co<\/strong> &#8211; Meski bermain di tempat netral, Sriwijaya FC kesulitan menembus pertahanan Perseru Serui. Bahkan, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Laskar Wong Kito<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> harus tertunduk lesu usai ditekuk 0-1 oleh <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Kuda Laut Jingga<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Gol semata wayang di laga yang berlangsung di Stadion Gajayana Malang itu merupakan gol bunuh diri bek Sriwijaya FC Mahamadou N\u2019diaye di menit 80. Mencoba menghalau bola sepakan keras Makarius Fredik Suruan yang melakukan penetrasi ke sisi kiri kotak penalti Sriwijaya FC, bola yang ditendang N\u2019diaye justru mengarah ke gawang sendiri. Teja Paku Alam yang tak mengira arah bola datang ke arahnya terlambat melakukan antisipasi. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan mengatakan, sepanjang babak pertama sebenarnya Sriwijaya bisa mendominasi penguasaan bola. Bahkan Sriwijaya mengurung pertahanan Serui. Namun sayang, dalam beberapa situasi serangan yang berbuah peluang, tak mampu dimanfaatkan Alberto Goncalves dkk.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">\u201cDari beberapa peluang, kita tidak terlalu tajam dan terlalu mudah diantisipasi pemain bertahan lawan,\u201d ujar RD pada <em>post match conference<\/em> di Stadion Gajayana Malang, Minggu (27\/05) malam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Diakui RD, Serui bermain sangat disiplin. Bahkan lima pemain bertahan mereka tidak pernah keluar sama sekali dari garis tengah. Hal itu sangat menyulitkan Sriwijaya mengembangkan permainan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">\u201cBabak kedua kita coba tingkatkan intensitas tapi mereka bermain dengan strategi yang sama. Mereka memberikan tekanan kepada pemain kita sejak di garis tengah. Satu kesalahan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">positioning<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> kita buat di sisi kiri pertahanan yang akhirnya kita kecolongan gol,\u201d tutur RD.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sementara itu Pelatih Perseru Serui I Putu Gede Dwi Santoso mengatakan, kemenangan atas Sriwijaya FC ini merupakan hasil yang sangat menggembirakan dan patut disyukuri. Putu Gede menilai permainan Arthur Bonai dkk sangat luar biasa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">\u201cSaya sangat respek sama pemain,kerja keras dan kekompakan. Kuncinya (kemenangan ini) karena kekompakan baik di dalam maupun luar lapangan. Pemain juga kita latih agar disiplin menjalankan apa yang kita lakukan. Bertahan seperti ini ciri khas kami sebab ini yang kita punya,\u201d tutur Putu Gede.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dengan hasil ini, Sriwijaya Fc tertahan di peringkat 5 klasemen Liga 1 2018 dengan 16 poin. Sementara Perseru Serui yang sebelum laga berada di peringkat 16, dengan tambahan 3 poin ini melesat ke posisi 9 dengan 14 poin. (ije)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, fornews.co &#8211; Meski bermain di tempat netral, Sriwijaya FC kesulitan menembus pertahanan Perseru Serui. Bahkan, Laskar Wong Kito harus tertunduk lesu usai ditekuk 0-1 oleh Kuda Laut Jingga. Gol semata wayang di laga yang berlangsung di Stadion Gajayana Malang itu merupakan gol bunuh diri bek Sriwijaya FC Mahamadou N\u2019diaye di menit 80. Mencoba menghalau [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":21454,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[13],"tags":[3679],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2018\/05\/IMG-20180527-WA0059.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-5A1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21453"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21453"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21453\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21455,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21453\/revisions\/21455"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21454"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21453"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21453"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21453"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}