
{"id":22124,"date":"2018-06-22T17:53:08","date_gmt":"2018-06-22T10:53:08","guid":{"rendered":"http:\/\/fornews.co\/news\/?p=22124"},"modified":"2018-07-01T21:58:57","modified_gmt":"2018-07-01T14:58:57","slug":"moeldoko-seni-sebagai-upaya-jaga-kesatuan-bangsa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/moeldoko-seni-sebagai-upaya-jaga-kesatuan-bangsa\/","title":{"rendered":"Moeldoko: Seni sebagai Upaya Jaga Kesatuan Bangsa"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA, fornews.co<\/strong> \u2013 Salah satu ciri terjadinya perang kebudayaan adalah munculnya upaya masif untuk menghilangkan keyakinan atau ideologi sebuah bangsa.<\/p>\n<p>&#8220;Menghadapi ancaman itu, terutama dengan makin maraknya hoaks, berita palsu dan ujaran kebencian yang berkembang begitu garang, kita tak boleh limbung, was-was, atau skeptis. Sebaliknya, kita harus menjaga dan memperkuat keyakinan dan konsensus yang telah didirikan para \u2018<em>founding fathers<\/em>\u2019 bangsa ini,&#8221; ujar Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, saat hadir dalam pembukaan pameran karya seni kolaborasi Goenawan Mohamad dan Hanafi bertajuk \u201957 x 76\u2019 Galeri Nasional, Jakarta Pusat, Kamis (21\/06).<\/p>\n<p>\u201cMelalui seni, kita sungguh amat berharap agar nilai-nilai luhur bangsa itu, terus terjaga,\u201d sambungnya. Pameran ini menampilkan 217 karya seni yang dikerjakan bersama dua seniman berbeda latar belakang selama enam bulan terakhir.<\/p>\n<p>Moeldoko mengungkapkan, momentum ini merupakan kolaborasi batin di antara dua \u2018empu\u2019 yang sama-sama merendahkan hatinya untuk membuat kesetaraan. \u201cHasilnya, terjadilah percakapan indah yang kemudian melahirkan simbol-simbol baru,\u201d paparnya.<\/p>\n<p>Tentang angka \u201957 x 76\u2019, yang sebenarnya merupakan usia dari dua seniman itu, Moeldoko memiliki \u2018rumusan\u2019 unik. Dua angka itu jika berjumlah menjadi 133. \u201c2018 dikurangi 133 adalah 1885. Pada 1885, Patung Liberty yang dibuat oleh perupa dari Perancis tiba di Amerika Serikat. \u201cPatung Liberty tangan kanannya menjunjung tinggi obor kebebasan, sementara tangan kiri memeluk erat konstitusi. Ini menunjukkan, bahwa dalam demokrasi, konstitusi harus selalu melekat di hati,\u201d urai Panglima TNI 2013-2015 itu.<\/p>\n<p>Moeldoko juga menunjukkan salah satu karya dalam ruang pameran, yakni sebuah payung tanpa kain, yang lebih menyerupai tongkat. \u201cKarya itu menunjukkan pentingnya kita memiliki pegangan atau penuntun. Sebagai bangsa yang besar, Indonesia perlu memiliki pegangan yang kuat,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Mantan Wakil Gubernur Lemhanas ini memaparkan, berbagai kebijakan pemerintahan Presiden Jokowi telah menjadi \u2018payung\u2019 dan tongkat penuntun bagi seluruh rakyat Indonesia. \u201cKebijakan BBM Satu Harga, misalnya. Itu adalah upaya hadirnya sebuah negara untuk melindungi masyarakatnya tanpa terkecuali,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Begitu pula pembangunan infrastruktur yang dilakukan Presiden Jokowi merupakan usaha membangun peradaban. \u201cPembangunan infrastruktur di berbagai kawasan tertinggal membuat rakyat di kawasan itu merasa sebagai bagian dari bangsa Indonesia yang diperhatikan pemerintah,\u201d jelas pria yang juga menjabat Ketua Umum HKTI ini.<\/p>\n<p>Selain Moeldoko, pembukaan pameran juga dihadiri pengusaha properti dan pencinta seni Ciputra, Direktur Garuda Indonesia Pahala\u00a0Nugraha Mansury,\u00a0Kepala Galeri Nasional Indonesia Pustanto serta Direktur Kesenian,\u00a0Direktorat Jenderal Kebudayaan\u00a0Kemendikbud Restu Gunawan.<\/p>\n<p>Kurator Agung\u00a0Hujatnikajenong menjelaskan, sisi menarik kolaborasi Goenawan Mohamad dan Hanafi karena dua seniman itu tak hanya berpameran bersama, tapi mereka juga melebur, menghilangkan identitas masing-masing.<\/p>\n<p>\u201cSelama ini, mitos seniman itu dikenal sendiri, sebagai individu tunggal, dari membuat sketsa sampai merealisasikan sebuah lukisan. Tapi, selama 6 bulan ini, Goenawan Mohamad dan Hanafi melakukan proses dengan sangat organik, bekerja bersama atas dasar saling percaya,\u201d ungkap Agung.<\/p>\n<p>Sementara itu, Goenawan Mohamad menyatakan rasa syukurnya bisa berpameran di Galeri Nasional, sebuah tempat yang diperebutkan banyak orang. \u201cLebih surprise lagi atas kehadiran Pak Moeldoko, seorang jenderal yang dekat dengan Presiden, serta memiliki apresiasi seni tinggi,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Adapun Hanafi juga merasa bangga bisa berkolaborasi dengan seniman bernama besar seperti Goenawan Mohamad. \u201cBeliau konsisten menulis Catatan Pinggir di Tempo lebih dari 40 tahun. Mas Gun selalu punya jawaban tentang sesuatu,\u201d tandas Hanafi. (ibr\/rel)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, fornews.co \u2013 Salah satu ciri terjadinya perang kebudayaan adalah munculnya upaya masif untuk menghilangkan keyakinan atau ideologi sebuah bangsa. &#8220;Menghadapi ancaman itu, terutama dengan makin maraknya hoaks, berita palsu dan ujaran kebencian yang berkembang begitu garang, kita tak boleh limbung, was-was, atau skeptis. Sebaliknya, kita harus menjaga dan memperkuat keyakinan dan konsensus yang telah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":22134,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[641],"tags":[9,75],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2018\/06\/IMG-20180622-WA0074.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-5KQ","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22124"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=22124"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22124\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":22135,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22124\/revisions\/22135"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/22134"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=22124"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=22124"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=22124"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}