
{"id":22544,"date":"2018-07-04T21:08:04","date_gmt":"2018-07-04T14:08:04","guid":{"rendered":"http:\/\/fornews.co\/news\/?p=22544"},"modified":"2018-08-01T17:15:26","modified_gmt":"2018-08-01T10:15:26","slug":"reaktor-nuklir-di-indonesia-belum-pasok-energi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/reaktor-nuklir-di-indonesia-belum-pasok-energi\/","title":{"rendered":"Reaktor Nuklir di Indonesia Belum Pasok Energi"},"content":{"rendered":"<p><strong>PALEMBANG, fornews.co<\/strong> &#8211; Meski Indonesia telah memiliki reaktor nuklir lebih dari 50 tahun lalu, namun hingga saat ini belum bisa dimaksimalkan sebagai pemasok energi listrik.<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Hal itu disebabkan selalu adanya penolakan di masyarakat saat mendengar sosialisasi pembangunan reaktor nuklir di wilayahnya. Warga khawatir jika di wilayahnya terdapat reaktor nuklir, maka sewaktu-waktu terjadi hal yang tak diinginkan, maka mereka yang menjadi korban.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">\u201cKalau (reaktor nuklir) energi memang belum. Sebab energi nuklir ini kan masih pro kontra, bayangannya (masyarakat) terlalu berat,\u201d ujar Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) Prof. Djarot Sulistio Wisnubroto usai seminar nasional pemanfaatan tenaga nuklir di Hotel Horison Ultima Palembang, Rabu (04\/07).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Menurut Djarot, kekhawatiran masyarakat itu memang cukup beralasan. Akan tetapi hal itu menjadi tantangan tersendiri bagi BATAN untuk mengenalkan apa itu sebenarnya reaktor nuklir. Karena tanpa banyak masyarakat tahu, sebenarnya Indonesia sudah memiliki reaktor nuklir yang beroperasi lebih dari 50 tahun tanpa ada kendala seperti yang dikhawatirkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">\u201cReaktor di Yogyakarta itu kombinasi desain kita dan desain Amerika Serikat. Reaktor Yogyakarta adalah pindahan Reaktor Bandung plus desain teman-teman era 70an. Itu jadi modal dasar kita juga punya Reaktor Bandung yang berusia lebih dari 52 tahun dan masih beroperasi dan berdampingan dengan kebun binatang. Bahkan orang-orang lebih takut dengan ular daripada ke reaktor nuklir. Ini bukti kalau kita bisa mengoperasikan reaktor lebih dari 50 tahun dan semua aman,\u201d papar Djarot.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Lebih lanjut Djarot menerangkan, BATAN juga memiliki satu reaktor nuklir lagi di Serpong, Tangerang Selatan. Reaktor yang berada di komplek Puspitek tersebut merupakan buatan Jerman dan mampu menghasilkan daya listrik hingga 30 Mega Watt dan terbesar di Asia Pasifik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">\u201cSekarang kita ingin mengenalkan reaktor buatan kita. Tapi reaktor buatan kita harus sesuai keinginan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">stakeholder<\/span><\/i> <i><span style=\"font-weight: 400\">demand-<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">nya apa. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Demand<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> Pertamina maunya termasuk uapnya juga bisa dipakai. Lalu \u00a0<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">demand<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> di NTT bisa desalinasi, Papua ingin punya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">smelter<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Jadi tidak hanya listrik saja, rupanya panas selain listrik mereka mau juga. Makanya ide Reaktor Daya Eksperimental (RDE) kita munculkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">High Temperature Gas-Cooled Reactor<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> untuk memenuhi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">demand<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> tersebut,\u201d katanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Seperti di Palembang, BATAN menandatangani MoU dengan PT Pusri untuk pemanfaatan reaktor nuklir. Pusri bisa memanfaatkan hasil desain reaktor nuklir dari BATAN bekerjasama dengan Universitas Sriwijaya. Adapun reaktor itu bisa dibangun kecil dulu dan dibesarkan kemudian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">\u201cBelumlah, masih jauh. Biasanya kita diskusi mengenai pemanfaatan reaktor, apa yang dibutuhkan, kapan dibangun, lokasinya dimana. Sebab izin untuk membangun fasilitas nuklir itu panjang sekali. Lokasi, konstruksi dan seterusnya sampai operasi. Soal lokasi kita mengikuti saja, sebab memang gempa dan tsunami yang paling ditakutkan dan harus dicari tempat yang aman,\u201d tuturnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Djarot menilai Sumatra Selatan berpotensi dibangun reaktor nuklir. Hal itu dikarenakan beberapa daerah di Sumsel potensi gempanya minimal. Artinya walau ada gempa tapi sedikit.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">\u201cSebab kaitannya dengan reaktor nuklir, yang ditakutkan masyarakat adalah terjadinya gempa. Dari situlah kita bisa memilih lokasi untuk pemanfaatan pembangkit listrik dan tenaga uap di Sumsel,\u201d pungkasnya. (ije) <\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, fornews.co &#8211; Meski Indonesia telah memiliki reaktor nuklir lebih dari 50 tahun lalu, namun hingga saat ini belum bisa dimaksimalkan sebagai pemasok energi listrik. Hal itu disebabkan selalu adanya penolakan di masyarakat saat mendengar sosialisasi pembangunan reaktor nuklir di wilayahnya. Warga khawatir jika di wilayahnya terdapat reaktor nuklir, maka sewaktu-waktu terjadi hal yang tak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":22545,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[640],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2018\/07\/IMG_20180705_012200.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-5RC","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22544"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=22544"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22544\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":22546,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22544\/revisions\/22546"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/22545"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=22544"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=22544"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=22544"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}