
{"id":23051,"date":"2018-07-20T19:10:52","date_gmt":"2018-07-20T12:10:52","guid":{"rendered":"http:\/\/fornews.co\/news\/?p=23051"},"modified":"2018-08-01T17:45:14","modified_gmt":"2018-08-01T10:45:14","slug":"dunia-pendidikan-di-oku-tak-lagi-terapkan-full-day-school","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/dunia-pendidikan-di-oku-tak-lagi-terapkan-full-day-school\/","title":{"rendered":"Dunia Pendidikan di OKU Tak Lagi Terapkan Full Day School"},"content":{"rendered":"<p><strong>BATURAJA, fornews.co<\/strong> \u2013 Program <em>full day school<\/em>\u00a0yang digagas Mentri Pendidikan dan Kebudayaan, dianggap tidak optimal untuk diterapkan. Hal ini membuat lembaga pendidikan di Ogan Komering Ulu (OKU), mengembalikan simtem pengajaran seperti biasa.<\/p>\n<p>Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 OKU, ini contohnya. Tahun ajaran baru ini, pihak sekolah mengembalikan kegiatan belajar mengajar ke 6 hari kerja. Setah sebelumnya SMK 2 menjadi salah satu sekolah yang ada di Bumi Sebimbing Sekundang, menerapkan sistem <em>full day school<\/em> atau 5 hari kerja.<\/p>\n<p>Menurut Kepala SMK N 2 OKU, Drs Johny Ferry Panhar MT saat dikonfirmasi Jumat (20\/7) membenarkan jika SMKN 2 memberlakukan kegiatan belajar mengajar seperti semula atau 6 hari kerja dengan pertimbangan, saat <em>full day school<\/em> diterapkan setelah jam Isoma (istirahat shalat makan) para siswa banyak yang tidur. Hal tersebut membuat belajar mengajar tidak efektif di pukul 13.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB.<\/p>\n<p>&#8220;Belum lagi dengan banyaknya siswa diberikan kesempatan Isoma tidak makan siang, faktor lelah dan kelaparan juga membuat efektivitas dalam menyerap pelajaran berkurang. Bercermin dari hal tersebut, maka dari itu Dewan Guru meminta agar <em>full day school<\/em> dikembalikan lagi ke proses belajar mengajar seperti semula, yakni 6 hari kerja,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Johny melanjutkan, setelah dikembalikan ke 6 hari kerja, jadwal belajar mengajar siswa yakni Senin hingga Kamis para siswa masuk pukul 07.00WIB dan pulang pukul 13.30 WIB, hari Jumat pulang pukul 11.00 WIB dan hari Sabtu pulang pukul 12.30 WIB. &#8220;Berbeda dengan <em>full day school<\/em> yang mengharuskan siswa pulang pukul 16.00 WIB,&#8221; terangnya.<\/p>\n<p>Perubahan sistem jam sekolah tersebut ternyata disambut baik oleh orang tua siswa. Puji warga Kemelak Bindung Langit, misalnya. Menurutnya, <em>full day school<\/em> memang belum bisa diterapkan di sini mengingat seluruh fasilitas penunjang <em>full day school<\/em> masih belum lengkap atau memadai.<\/p>\n<p>&#8220;Bagus sekali, sangat setuju saya kalau kembali lagi seperti semula. Anak saya waktu sekolahnya masih menerapkan <em>full day school<\/em> pulang sekolah tidak ada kerjaan lain selain tidur, bukan karena malas, tapi karena kelelahan. Bayangkan saja, otaknya dipaksa mengkonsumsi pelajaran hingga sore, dan semua akan berpengaruh dengan fisik,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Pengamat Pendidikan Universitas Baturaja Dr Bambang Sulistio menanggapi beda. Dikatakannya bahwa <em>full day school<\/em> dibuat menjadi sebuah kebijakan dengan berbagai pertimbangan.<\/p>\n<p>&#8220;Salah satu pertimbangan dimaksud adalah banyak anak yang justru memanfaatkan waktu di luar sekolah, untuk kegiatan yang bersifat tidak edukatif (mendidik),&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p>Rektor Unbara ini juga menilai, implementasi <em>full day school<\/em> masih bersifat uji coba, yang artinya belum diwajibkan untuk semua sekolah. &#8220;Kita juga harus memahami bahwa saat penerapan banyak respon pro dan kontra. Saya yakin pertimbangan para pemangku kebijakan itu sudah sangat matang dan bijak,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p>Diawal penerapan <em>full day school<\/em>\u00a0ini bukan berarti para siswa belajar selama sehari penuh di sekolah. Mendukbud Muhadjir Effendy menjelaskan bahwa program ini memastikan siswa dapat mengikuti kegiatan-kegiatan penanaman pendidikan karakter, misalnya mengikuti kegiatan ekstrakurikuler.<\/p>\n<p>Muhadjir mengatakan, lingkungan sekolah harus memiliki suasana yang menyenangkan. Hal tersebut dapat dilakukan dengan menerapkan pembelajaran formal sampai dengan setengah hari, selanjutnya dapat diisi dengan kegiatan ekstrakurikuler.<\/p>\n<p>&#8220;Usai belajar setengah hari, hendaknya para peserta didik (siswa) tidak langsung pulang ke rumah, tetapi dapat mengikuti kegiatan ekstrakurikuler yang menyenangkan dan membentuk karakter, kepribadian, serta mengembangkan potensi mereka,&#8221; kata Muhadjir. (gus)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BATURAJA, fornews.co \u2013 Program full day school\u00a0yang digagas Mentri Pendidikan dan Kebudayaan, dianggap tidak optimal untuk diterapkan. Hal ini membuat lembaga pendidikan di Ogan Komering Ulu (OKU), mengembalikan simtem pengajaran seperti biasa. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 OKU, ini contohnya. Tahun ajaran baru ini, pihak sekolah mengembalikan kegiatan belajar mengajar ke 6 hari kerja. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":23054,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[4],"tags":[9,28,81,59],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2018\/07\/dscn0156.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-5ZN","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23051"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=23051"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23051\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23062,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23051\/revisions\/23062"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/23054"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=23051"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=23051"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=23051"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}