
{"id":23632,"date":"2018-08-05T19:41:07","date_gmt":"2018-08-05T12:41:07","guid":{"rendered":"http:\/\/fornews.co\/news\/?p=23632"},"modified":"2018-08-31T00:04:33","modified_gmt":"2018-08-30T17:04:33","slug":"pecahkan-rekor-muri-festival-jerami-di-okut-diminta-jadi-agenda-tahunan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/pecahkan-rekor-muri-festival-jerami-di-okut-diminta-jadi-agenda-tahunan\/","title":{"rendered":"Pecahkan Rekor MURI, Festival Jerami di OKUT Diminta jadi Agenda Tahunan"},"content":{"rendered":"<div dir=\"auto\"><strong>MARTAPURA,\u00a0<a href=\"http:\/\/fornews.co\/\">fornews.co<\/a><\/strong>\u00a0&#8211; Gubernur Sumsel Alex Noerdin meminta,\u00a0Festival Jerami Sebiduk Sehaluan (FJSS) di Desa Bendung Gerak Perjaya, Martapura, OKU Timur harus menjadi agenda rutin tahunan.\u00a0Festival yang digelar, 5-11 Agustus itu juga memecahkan rekor MURI.<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">&#8220;Saya pernah jadi Ketua Bupati se Indonesia sudah keliling dari Sabang sampai Merauke dan melihat banyak festival. Tapi festival ini benar-benar luar biasa, lebih meriah dan idenya original dan sangat kreatif. Makanya ini harus jadi agenda rutin tahunan,&#8221; kata Alex saat membuka festival, Minggu (5\/8).<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">Menurut Alex,\u00a0jika dikemas serius bukan tidak mungkin festival ini akan mencuri perhatian nasional bahkan internasional. Terlebih baru pertama kali digelar saja sudah ada 500 peserta yang ikut ambil bagian.<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">&#8220;Momentnya juga pas ada perwakilan Kementerian Pariwisata (Kemenpar), kita bisa ajukan ini jadi agenda nasional. Kalau provinsi ini sudah pasti jadi agenda rutin. Tapi tentu harus kita benahi lagi yang kurang-kurang biar lebih besar, lebih lengkap dan ramai,&#8221; tuturnya.<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">Pada kesempatan itu Alex juga berpesan kepada pemerintah setempat agar bisa mengiringi penyelenggaraan ini dengan penyediaan akses menuju lokasi. Sehingga memudahkan masyarakat luar OKUT yang ingin menyaksikan festival.<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">Kepala Bidang Pemasaran Area IV wilayah Indochina Kementerian Pariwisata Heri Hermawan, mengaku gembira melihat tingginya antusias masyarakat yang datang maupun peserta yang ikut membuat patung jerami.<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">&#8220;Ini merupakan tanda kalau event wisata budaya sangat menarik dikembangkan jadi atraksi di Indonesia. Festival ini unik mengawinkan\u00a0 sektor pertanian dan pariwisata. Keduanya bisa dikembangkan secara bersamaan. Kami dari Kemenpar tentu akan mendorong ini agar jangan sampai sini saja tapi jadi destinasi yang rutin dilakukan,&#8221; ujarnya.<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">Sementara itu, Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi sangat menyambut baik dilaksanakannya Festival Jerami. Menurutnya, melalui Festival Jerami ini diharapkan menjadi destinasi wisata baru bagi Kabupaten OKU Timur dan provinsi Sumatra Selatan pada umumnya. Dengan tujuan bisa mengundang wisatawan baik lokal maupun dari luar OKU Timur.<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">Karena OKU Timur terkenal sebagai daerah berbasis pertanian, dilaksanakannya Festival Jerami ini merupakan langkah yang sangat tepat. Selain memanfaatkan limbah jerami juga menjadi destinasi wisata baru yang berkelanjutan bagi OKU Timur.<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">Pelaksanaan Festival Jerami Sebiduk Sehaluan 2018 sekaligus mendukung pelaksanaan Asian Games 2018 yang akan digelar pada 18 Agustus 2018. Dengan demikian OKU Timur memiliki cara tersendiri untuk mendukung pelaksanaan Asian Games di Jakarta dan Palembang dengan menghadirkan pertunjukan seni yang bernilai tinggi baik bagi wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara.<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">Acara ini merupakan perwujudan kolaborasi kreatif pemerintah Kabupaten OKU Timur untuk memajukan sektor pariwisata sekaligus meningkatkan produksi panen petani demi terciptanya kedaulatan pangan nasional.<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">Menurut Ketua Umum Festival Jerami Sebiduk Sehaluan 2018, Edward Ferdinant SH, jika selama ini jerami hasil panen petani dibiarkan menggunung atau dibakar, melalui Festival Jerami yang digelar, jerami-jerami tersebut akan disulap menjadi patung-patung jerami dan karya seni dalam berbagai bentuk dan ukuran.<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">\u201cFestival Jerami ini dilaksanakan selama 1 pekan mulai tanggal 5 hingga 11 Agustus 2018 dan diikuti seluruh Desa yang ada di Kabupaten OKU Timur. Selain itu juga diikuti organisasi perangkat daerah (OPD), instansi terkait lainnya seperti Kepolisian, Kejaksaan, TNI, BUMN, BUMD serta pihak swasta dan organisasi yang ada di Bumi Sebiduk Sehaluan,\u201d ujarnya.<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">Bahkan, dalam satu lokasi juga dirangkai dengan berbagai kegiatan lain yang berkaitan dengan jerami. Selain patung jerami nanti juga akan dilaksanakan lomba trail angkut jerami, festival seni budaya, parade musik, penampilan tari kolosal yang melibatkan 1.000 penari rembuk tani.(bas)<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MARTAPURA,\u00a0fornews.co\u00a0&#8211; Gubernur Sumsel Alex Noerdin meminta,\u00a0Festival Jerami Sebiduk Sehaluan (FJSS) di Desa Bendung Gerak Perjaya, Martapura, OKU Timur harus menjadi agenda rutin tahunan.\u00a0Festival yang digelar, 5-11 Agustus itu juga memecahkan rekor MURI. &#8220;Saya pernah jadi Ketua Bupati se Indonesia sudah keliling dari Sabang sampai Merauke dan melihat banyak festival. Tapi festival ini benar-benar luar biasa, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":23634,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"spay_email":""},"categories":[15],"tags":[240],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2018\/08\/IMG-20180805-WA0021.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-69a","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23632"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=23632"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23632\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23638,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23632\/revisions\/23638"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/23634"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=23632"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=23632"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=23632"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}