
{"id":23680,"date":"2018-08-06T17:14:29","date_gmt":"2018-08-06T10:14:29","guid":{"rendered":"http:\/\/fornews.co\/news\/?p=23680"},"modified":"2018-08-31T00:05:48","modified_gmt":"2018-08-30T17:05:48","slug":"pemilu-serentak-2019-bawaslu-perketat-pengawasan-pada-dua-agenda-politik-ini","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/pemilu-serentak-2019-bawaslu-perketat-pengawasan-pada-dua-agenda-politik-ini\/","title":{"rendered":"Pemilu Serentak 2019, Bawaslu Perketat Pengawasan pada Dua Agenda Politik Ini"},"content":{"rendered":"<p class=\"MsoNoSpacing\" style=\"text-align: justify;\"><b style=\"mso-bidi-font-weight: normal;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Book Antiqua',serif;\">PALEMBANG, fornews.co<\/span><\/b><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Book Antiqua',serif;\">-Politik SARA dan politik uang (money politic) menjadi dua agenda yang pengawasannya harus diperketat oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), pada pemilihan umum (pemilu) serentak legislatif dan pemilihan presiden (pilpres) pada April 2019 nanti.<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNoSpacing\" style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: 'Book Antiqua', serif; font-size: 12pt;\">\u201cKami akan lakukan pengawasan dengan ketat untuk agenda politik seperti <\/span><i style=\"font-family: 'Book Antiqua', serif; font-size: 12pt;\">money politic<\/i><span style=\"font-family: 'Book Antiqua', serif; font-size: 12pt;\"> dan politik sara,\u201d ujar Ketua Bawaslu Sumsel, Junaidi, usai <\/span><i style=\"font-family: 'Book Antiqua', serif; font-size: 12pt;\">launching<\/i><span style=\"font-family: 'Book Antiqua', serif; font-size: 12pt;\"> Pengawasan Pileg dan Pilpres di Hotel Horison, Senin (06\/08).<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNoSpacing\" style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Book Antiqua',serif;\">Junaidi mengatakan, <i style=\"mso-bidi-font-style: normal;\">money politic<\/i> sangat mudah dilakukan para calon anggota legislatif (caleg) untuk meraup suara, padahal sudah diketahui melanggaran aturan. \u201dSama halnya dengan politik SARA, yang bisa membuat gaduh dan gejolak di masyarkat. Oleh karena itu, taati aturan yang adan dan berpolitik lah yang santun,\u201d katanya.<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNoSpacing\" style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Book Antiqua',serif;\">Untuk mengambil suara dan simpati masyarakat, terang Junaidi, para caleg harus mengumbar program untuk masyarkat. Dengan program itu, nantinya yang akan menjadi pertimbangan masyarakat dalam menentukan pilihan nantinya. \u201dJika program yang ditawarkan baik menurut masyarakat, maka yakinlah masyarakat akan memilih, bukan karena uang dan sembako untuk menentukan pilihan. Masyarakat sudah sangat cerdas dalam menentukan pilihan, \u201d terangnya.<\/span><span style=\"font-family: 'Book Antiqua', serif; font-size: 12pt;\">\u00a0 \u00a0 \u00a0<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNoSpacing\" style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Book Antiqua',serif;\">Bawaslu Sumsel sendiri, sambungnya, sudah sangat siap melakukan pengawasan pada dua agenda besar tersebut. Karena perangkat pengawas dari provinsi hingga keluarahan\/desa sudah terbentuk. \u201d<i style=\"mso-bidi-font-style: normal;\">Launching<\/i> ini bagian dari bentuk kesiapan Bawaslu dalam melakukan pengawasan pada tahapan pilpres dan pileg,\u201d tandasnya. (tul)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, fornews.co-Politik SARA dan politik uang (money politic) menjadi dua agenda yang pengawasannya harus diperketat oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), pada pemilihan umum (pemilu) serentak legislatif dan pemilihan presiden (pilpres) pada April 2019 nanti. \u201cKami akan lakukan pengawasan dengan ketat untuk agenda politik seperti money politic dan politik sara,\u201d ujar Ketua Bawaslu Sumsel, Junaidi, usai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":23685,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"spay_email":""},"categories":[6],"tags":[9,24,59],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2018\/08\/Banwaslu.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-69W","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23680"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=23680"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23680\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23686,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23680\/revisions\/23686"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/23685"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=23680"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=23680"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=23680"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}