
{"id":24145,"date":"2018-08-19T22:07:07","date_gmt":"2018-08-19T15:07:07","guid":{"rendered":"http:\/\/fornews.co\/news\/?p=24145"},"modified":"2018-08-31T00:19:34","modified_gmt":"2018-08-30T17:19:34","slug":"indonesia-kalah-0-4-dari-china-taipei-ternyata-ini-penyebabnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/indonesia-kalah-0-4-dari-china-taipei-ternyata-ini-penyebabnya\/","title":{"rendered":"Indonesia Kalah 0-4 dari China Taipei, Ternyata Ini Penyebabnya"},"content":{"rendered":"<p dir=\"auto\"><strong>PALEMBANG,\u00a0<a href=\"http:\/\/fornews.co\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">fornews.co<\/a>\u00a0<\/strong>&#8211; Indonesia menelan kekalahan telak 0-4 dari China Taipei pada laga lanjutan penyisihan grup A sepakbola wanita Asian Games 2018 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ), Palembang, Minggu malam (19\/8).<\/p>\n<p dir=\"auto\">Pelatih Indonesia Satia Bagdja Ijatna mengakui, jika tim lawan memang tampil luar biasa dan menyulitkan timnya lewat permainan umpan <em>crossing<\/em>. Selain itu, Satia kesulitan dalam merotasi pemain karena keterbatasan jumlah pemain pengganti.<\/p>\n<p dir=\"auto\">&#8220;Jujur saja, kita harus akui mereka lebih bagus. Sebenarnya sudah kita antisipasi sehari sebelum laga, jangan sampai ada <em>crossing<\/em>, karena kita lihat China di video pertandingan mereka, gol-gol banyak lewat <em>crossing<\/em>, apalagi pemain yang nomor 10 itu,&#8221; katanya dalam keterangan pers, Minggu (19\/8).<\/p>\n<p dir=\"auto\">&#8220;Dari awal sudah saya kasih tahu, jangan banyak<em> crossing<\/em>, kalau dia <em>crossing<\/em> pasti jadi gol. Empat gol China, tiga golnya dari heading,&#8221; imbuhnya.<\/p>\n<p dir=\"auto\">Setelah ini, Indonesia akan menghadapi Korea Selatan di laga terakhir grup A, Selasa (21\/8). &#8220;Yang jelas kita harus memperbaiki, apalagi istirahat cuma satu hari, ini pekerjaan yang agak sulit. Yang penting nanti jangan kebobolan banyak, ada peluang peringkat tiga terbaik, pokoknya sebisa mungkin jangan banyak kebobolan,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p dir=\"auto\">Kiper Indonesia, Norffince Boma menambahkan, kekalahan ini menjadi pelajaran berharga buat mereka. &#8220;Saya harap nanti setelah ini harus banyak kompetisi, harus ada liga wanita dan lakukan seleksi benar-benar agar sepakbola wanita lebih berkembang,&#8221; katanya.<\/p>\n<p dir=\"auto\">Sementara itu, pelatih China Taipei, Hiroyuki Horino mengaku senang bisa memenangkan laga ini. Dia sangat mengapresiasi perjuangan pemain-pemain Indonesia malam ini. Menurutnya, pemain ini menyuguhkan permainan yang agresif dan tidak pantang menyerah.<\/p>\n<p dir=\"auto\">&#8220;Saya menghargai para pemain Indonesia. Mereka sangat semangat dan tidak pantang menyerah. Di babak pertama kami unggul 4-0, tapi Indonesia terus menerus berjuang menyerang,&#8221; katanya dalam keterangan pers.<\/p>\n<p dir=\"auto\">Yahan Lin, pemain China Taipe ini juga mengakui kalau tim Indonesia itu cukup kuat dan punya semangat juang yang tinggi pada pertandingan ini. &#8220;Saya senang malam ini bisa menang dengan kemenangan besar dari Indonesia. Indonesia memang kuat, tapi dalam pertandingan ada menang dan kalah, jadi tim yang kalah harus bisa menerima hasil ini,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p dir=\"auto\">Di laga sebelumnya Korea Selatan tampil fantastis mengalahkan Maladewa, 8-0 dan memastikan diri sebagai pamuncak klasemen grup A sementara. Atas hasil ini, Indonesia merosot di peringkat ke-3, kalah selisih gol dengan China Taipei. Sementara Maladewa sebagai juru kunci. (bas)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG,\u00a0fornews.co\u00a0&#8211; Indonesia menelan kekalahan telak 0-4 dari China Taipei pada laga lanjutan penyisihan grup A sepakbola wanita Asian Games 2018 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ), Palembang, Minggu malam (19\/8). Pelatih Indonesia Satia Bagdja Ijatna mengakui, jika tim lawan memang tampil luar biasa dan menyulitkan timnya lewat permainan umpan crossing. Selain itu, Satia kesulitan dalam [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":24146,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"spay_email":""},"categories":[12],"tags":[148],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2018\/08\/WhatsApp-Image-2018-08-19-at-21.57.46.jpeg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-6hr","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24145"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=24145"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24145\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":24168,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24145\/revisions\/24168"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/24146"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=24145"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=24145"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=24145"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}