
{"id":25917,"date":"2018-10-12T13:02:13","date_gmt":"2018-10-12T06:02:13","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=25917"},"modified":"2018-10-31T01:33:22","modified_gmt":"2018-10-30T18:33:22","slug":"ruas-jalan-di-muba-ini-pertama-yang-dibangun-menggunakan-aspal-karet","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/ruas-jalan-di-muba-ini-pertama-yang-dibangun-menggunakan-aspal-karet\/","title":{"rendered":"Ruas Jalan di Muba Ini Pertama yang Dibangun Menggunakan Aspal Karet"},"content":{"rendered":"<p><strong>SEKAYU, fornews.co<\/strong> &#8211; Desa Mulyorejo B4, Kecamatan Sungai Lilin, memperoleh kesempatan pertama penerapan pembangunan jalan dengan aspal bercampur karet di Indonesia.<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">&#8220;Untuk tahap pertama ini kita bangun jalan aspal berbahan campuran karet di Desa Mulyorejo B4, Kecamatan Sungai Lilin, dengan panjang jalan 465 meter,&#8221; ungkap Bupati Muba H Dodi Reza Alex di sela launching pembangunan Aspal Hotmix Menggunakan Campuran Serbuk Karet Alam Teraktivasi (SKAT) di Desa B4 Mulyorejo, Kecamatan Sungai Lilin, Kamis (11\/10).<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\">Untuk tahap awal ini, kata Dodi, \u00a0pembangunan aspal berbahan campuran karet di Muba tersebut di sepanjang jalan 465 meter mampu menyerap 8,49 ton karet alam milik petani rakyat di Muba. <\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\">&#8220;Ini sangat efektif dan membuktikan kalau implementasi pembangunan jalan aspal berbahan campuran karet akan mendongkrak harga karet di kalangan petani khususnya di bumi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Serasan Sekate<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> ini,&#8221; terangnya. <\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\">Dodi menyebutkan, serapan karet petani rakyat di Muba mencapai 1,6 ton per tahun sedangkan untuk pembangunan jalan berbahan campuran karet di jalan sepanjang 465 meter saja sudah menyerap 8,9 ton. <\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\">&#8220;Nah, implementasi pembangunan jalan aspal berbahan campuran karet ini sangat nyata ke depannya akan sangat membantu perekonomian petani karet di Muba,&#8221; kata Dodi. \u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\">Ketua Kamar Dagang Industri (Kadin) Sumsel ini juga menambahkan, pembangunan jalan aspal berbahan campuran karet di Muba menggunakan dana APBD Tahun Anggaran 2018 dan menelan anggaran sebesar Rp1,8 miliar. &#8220;Untuk faktor ketahanan, metode pembangunan jalan aspal berbahan campuran karet ini lebih tahan dan kuat,&#8221; bebernya. <\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\">Sementara itu, Kepala Puslitbang Jalan dan Jembatan (Pusjatan) Balitbang Kementerian PU PR, Deded Permadi Sjamsudin mengatakan, upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin untuk mengimplementasikan pembangunan jalan aspal berbahan campuran karet sudah sangat tepat dan merupakan penerapan pertama di Indonesia untuk kategori jalan tingkat kabupaten. <\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\">&#8220;Kami apresiasi langkah dan terobosan Bupati Muba dalam mengimplementasikan ini, kami harapkan akan terus berkembang dan perbaikan ruas jalan di Kabupaten Muba nantinya akan konsisten menggunakan metode pembangunan jalan aspal berbahan campuran karet alam,&#8221; tuturnya. <\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\">Deded menjelaskan, untuk implementasi pembangunan jalan aspal berbahan campuran karet alam dalam metodenya bisa menggunakan tiga metode yakni diantaranya pembangunan jalan aspal berbasis Latex, pembangunan jalan aspal berbasis karet padat, dan pembangunan jalan aspal berbasis SKAT.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">&#8220;Untuk di Muba ini menjadi pertama kali di Indonesia yang menggunakan metode pembangunan jalan aspal berbasis SKAT,&#8221; ungkap Deded. <\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\">Deded berharap, bagi daerah-daerah lain untuk mencontoh Kabupaten Muba dalam melakukan terobosan dan inovasi perbaikan ataupun pembangunan jalan daerah. \u201cKami berharap daerah lain bisa mencontoh Kabupaten Muba, terutama bagi daerah-daerah penghasil karet alam,&#8221; pungkasnya. <\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\">Pada kesempatan launching pembangunan Aspal Hotmix Menggunakan Campuran Serbuk Karet Alam Teraktivasi (SKAT) di Desa B4 Mulyorejo Kecamatan Sungai Lilin tersebut juga dihadiri Dirjen Industri Agro Kementerian Perindustrian Edy Sutopo, Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti, Kejari Sekayu Maskur, dan Ketua Pengadilan Agama Sekayu. (ije)<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SEKAYU, fornews.co &#8211; Desa Mulyorejo B4, Kecamatan Sungai Lilin, memperoleh kesempatan pertama penerapan pembangunan jalan dengan aspal bercampur karet di Indonesia. &#8220;Untuk tahap pertama ini kita bangun jalan aspal berbahan campuran karet di Desa Mulyorejo B4, Kecamatan Sungai Lilin, dengan panjang jalan 465 meter,&#8221; ungkap Bupati Muba H Dodi Reza Alex di sela launching pembangunan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":25918,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"spay_email":""},"categories":[15],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2018\/10\/IMG-20181012-WA0011.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-6K1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25917"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25917"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25917\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25919,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25917\/revisions\/25919"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/25918"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25917"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25917"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25917"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}