
{"id":26659,"date":"2018-11-03T20:08:32","date_gmt":"2018-11-03T13:08:32","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=26659"},"modified":"2018-11-03T20:08:32","modified_gmt":"2018-11-03T13:08:32","slug":"buka-pendidikan-kaderisasi-giri-berideologi-syarat-mutlak-kader-pdi-perjuangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/buka-pendidikan-kaderisasi-giri-berideologi-syarat-mutlak-kader-pdi-perjuangan\/","title":{"rendered":"Buka Pendidikan Kaderisasi, Giri : Berideologi Syarat Mutlak Kader PDI Perjuangan"},"content":{"rendered":"<p><strong>PALEMBANG, fornews.co<\/strong> &#8211; Ketua DPD PDI Perjuangan Sumsel, Giri Ramanda Kiemas menyatakan, semua kader yang sudah menjadi anggota partai wajib mengikuti kaderisasi partai.<\/p>\n<p>\u201cSejak kongres 2005 ada kaderisasi.\u00a0Kader pertama belajar apa ideologi PDIP,\u00a0 Pancasila,\u00a0 dan organisasi PDIP. Disinilah kita belajar organisasi. Ini tahap awal kader partai,\u00a0 duduk disini menjadi kader partai. Untuk duduk di jabatan strategis harus melalui kaderisasi dan berideologi syarat mutlak kader PDI Perjuangan,&#8221; ujarnya, pada\u00a0 Pendidikan Kader Pratama DPD PDI Perjuangan Sumsel di aula Asrama Haji,\u00a0 Sabtu (03\/11).<\/p>\n<p>Giri mengungkapkan, bahwa sudah jelas jati diri PDI Perjuangan adalah Pancasila.\u00a0Makanya, melalui pendidikan kader ini,\u00a0 sebagai anggota partai tentu mengetahui jiwa PDI Pejuangan.\u00a0\u201cIdeologi PDI Perjuangan adalah Pancasila. Ikuti pendidikan ini dengan baik,\u00a0 jadikan pendidikan ini untuk mencari ilmu,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>Mantan Ketua DPRD Sumsel itu menerangkan, bukan hanya kader PDI Perjuangan saja yang wajib mengikuti pendidikan ini.\u00a0 Tapi,\u00a0seluruh calon legislatif (caleg) pun wajib ikut pendidikan Kader Pratama.<\/p>\n<p>&#8220;Caleg harus mengerti ideologi PDIP, inilah fungsi kaderisasi PDI Perjuangan.\u00a0 di Sumsel ada 1.400 kader PDI Perjuangan, sebagian sudah menyelesaikan pendidikan kader pratama. Bagi yang lulus di pendidikan ini,\u00a0akan diikutkan ke pendidikan kader madya. Untuk yang mengikuti pendidikan hari ini, caleg dari kabupaten dan kota di Sumsel,&#8221; terangnya, seraya menambahkan ada sekitar 214 kader yang ikut pendidikan yang mengusung tema Berideologi Syarat Mutlak Kader PDI Perjuangan.<\/p>\n<p>Giri menjelaskan,\u00a0 pendidikan kader pratama ini sangat penting. Meski \u00a0untuk menjadi anggota PDI Perjuangan cukup dengan membuat Kartu Tanda Anggota (KTA).\u00a0 Namun untuk menjadi kader PDI Perjuangan wajib mengikuti pendidikan kader pratama.<\/p>\n<p>\u201cAgar kita paham tentang apa yang diperjuangkan.\u00a0 Kita punya kader partai.\u00a0 Kalian otot partai,\u00a0 untuk kerja untuk mewujudkan cita cita bung Karno mewujudkan Indonesia Sejahtera, &#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Karena Sumsel dikuasai PDI Perjuangan, tegas Giri, maka sudah seharusnya para kader memahami bagaimana meningkatkan kekuatan PDIP di wilayahnya. &#8220;Kita harus bekerja\u00a0keras untuk bisa meraih 30 persen suara, seperti yang diharapkan DPP PDI Perjuangan.\u00a0 Kita bisa meraih target suara 30 persen,\u00a0 disini kita atur strateginya,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>&#8220;Pak Jokowi adalah kader PDIP.\u00a0Bahkan, Pak Jokowi pada tahun 2005 adalah kader utama PDI Perjuangan. Jadi beliau kader kita bukan orang lain.\u00a0 Kita harus berjuang penuh untuk Jokowi. Jangan lupa ketika kampanye dilapangan,\u00a0 kampanyekan Pak Jokowi dan Maruf Amin,&#8221; tandasnya.(tul)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, fornews.co &#8211; Ketua DPD PDI Perjuangan Sumsel, Giri Ramanda Kiemas menyatakan, semua kader yang sudah menjadi anggota partai wajib mengikuti kaderisasi partai. \u201cSejak kongres 2005 ada kaderisasi.\u00a0Kader pertama belajar apa ideologi PDIP,\u00a0 Pancasila,\u00a0 dan organisasi PDIP. Disinilah kita belajar organisasi. Ini tahap awal kader partai,\u00a0 duduk disini menjadi kader partai. Untuk duduk di jabatan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":26660,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"spay_email":""},"categories":[6],"tags":[9,24],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2018\/11\/PDIP.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-6VZ","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26659"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26659"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26659\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26661,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26659\/revisions\/26661"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/26660"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26659"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26659"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26659"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}