
{"id":27084,"date":"2018-11-14T17:52:04","date_gmt":"2018-11-14T10:52:04","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=27084"},"modified":"2018-11-14T17:52:04","modified_gmt":"2018-11-14T10:52:04","slug":"hd-tak-mau-jadi-generasi-berdosa-pekerja-anak-harus-dihapuskan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/hd-tak-mau-jadi-generasi-berdosa-pekerja-anak-harus-dihapuskan\/","title":{"rendered":"HD Tak Mau Jadi Generasi Berdosa, Pekerja Anak Harus Dihapuskan"},"content":{"rendered":"<p><strong>PALEMBANG, fornews.co \u2013<\/strong>\u00a0 Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan, tak ingin melihat lagi penampakan anak-anak \u00a0prasejahtera yang menjadi pekerja di Sumsel. Hal ini ditegaskan HD \u00a0saat membuka One Day for Children Tahun 2018 Program Rehabilitasi Sosial Anak di Griya Agung, Rabu (14\/11).<\/p>\n<p>&#8220;Pekerja anak harus dihapuskan dari Sumsel. Anak-anak prasejahtera yang bekerja itu akan kita alihkan saja mereka, agar bisa sekolah. Dinsos akan kita minta inventarisasi agar anak-anak ini bisa sekolah lagi seperti anak lainnya,&#8221;\u00a0 ungkap HD.<\/p>\n<p>Untuk itu, HD meminta Dinsos Provinsi Sumsel segera berkoordinasi dengan Kadinsos di kabupaten dan kota untuk mengakomodir masalah tersebut. Selanjutnya, ia berkomitmen membuka akses pendidikan seluas-luasnya bagi anak-anak prasejahtera tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Bisa kita beri bantuan khusus langsung, tapi sesuai data yang ada. Hal seperti ini harus dilakukan agar kita bisa membentuk karakter mereka sebaik mungkin, dan kita tidak menjadi generasi yang berdosa,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p>Terkait One Day for Children Tahun 2018 Program, HD berpendapat bahwa sentuhan kasih sayang dan perhatian orang tua mestinya dilakukan setiap hari. Bukan pada hari-hari tertentu saja. Karena peran orang tua erat kaitannya dengan pembentukan karakter anak.<\/p>\n<p>&#8220;Anak adalah pewaris negeri, dan kita para orang tua adalah orang-orang yang mendesainnya. Ada istilah lama, anak-anak itu bagai selembar kain putih dan kita orang tua adalah generasi yang mewarnai mereka. Nah warna, corak dan bentuk ini tergantung kita. Kita yang menentukan,&#8221;\u00a0 paparnya.<\/p>\n<p>Ke depan, kata HD, tantangan yang akan dihadapi anak-anak ini sangatlah ketat dan berat. Karena itu pondasi mereka haruslah kokoh terutama pondasi agama. \u00a0Apalagi kemajuan teknologi saat ini terkadang membiaskan silaturahmi yang mulanya sakral menjadi hal yang dianggap biasa.<\/p>\n<p>&#8220;Kita tidak boleh abai soal itu. Karena kecanggihan teknologi tidak bisa menggantikan silaturahmi. Lihat saja sekarang anak-anak yang jauh tinggal video call jika tak bisa mudik. Komunikasi memang sudah sangat murah, tapi tetap silaturahmi dengan orang tua dan bertemu langsung itu lain rasanya. Nah ini yang harus tetap kita jaga dari anak-anak kita,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumsel, Rosyidin Hasan mengatakan, One Day for Children Tahun 2018 Program Rehabilitasi Sosial Anak kali ini mengambil tema \u201cAnak Indonesia, Anak Genius (Gesit, Empati, Berani, Unggul, Sehat\u201d.<\/p>\n<p>Rosyidin berharap acara ini dapat memotivasi anak-anak di Sumsel ini untuk meraih masa depan mereka seperti anak-anak lainnya.<\/p>\n<p>&#8220;Kami Dinsos berharap melalui acara anak-anak satu hari ini menjadi penyemangat agar mereka mampu bangkit sebagaimana anak lainnya,&#8221; ujar Rasyidin.<\/p>\n<p>Usai membuka acara secara resmi, Gubernur Sumsel menyempatkan diri berbaur dengan ratusan anak-anak yang hadir. Gubernur bahkan ikut menjajal sejumlah permainan khas anak-anak\u00a0 dan ikut larut dalam kegembiraan.<\/p>\n<p>Selain mengembangkan fisik agar sehat melalui kegiatan ini diharaokan dapat memotivasi anak sekaligus membangkitkan rasa sosial mereka. Tampak Gubernur HD begitu gembira bermain bersama anak-anak. Tak hanya bermain ular tangga, engklek, HD bahkan ikut bernyanyi dan menari bergembira bermain congklak bersama anak-anak.(bas)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, fornews.co \u2013\u00a0 Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan, tak ingin melihat lagi penampakan anak-anak \u00a0prasejahtera yang menjadi pekerja di Sumsel. Hal ini ditegaskan HD \u00a0saat membuka One Day for Children Tahun 2018 Program Rehabilitasi Sosial Anak di Griya Agung, Rabu (14\/11). &#8220;Pekerja anak harus dihapuskan dari Sumsel. Anak-anak prasejahtera yang bekerja itu akan kita alihkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":27085,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"spay_email":""},"categories":[16],"tags":[7106],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2018\/11\/TIA_8527.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-72Q","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27084"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=27084"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27084\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27086,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27084\/revisions\/27086"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/27085"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27084"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=27084"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=27084"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}