
{"id":27295,"date":"2018-11-21T18:47:02","date_gmt":"2018-11-21T11:47:02","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=27295"},"modified":"2018-11-21T18:47:02","modified_gmt":"2018-11-21T11:47:02","slug":"geruduk-kantor-gubernur-ratusan-supir-angkutan-batubara-minta-pergub-no-74-ditinjau-ulang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/geruduk-kantor-gubernur-ratusan-supir-angkutan-batubara-minta-pergub-no-74-ditinjau-ulang\/","title":{"rendered":"Geruduk Kantor Gubernur, Ratusan Supir Angkutan Batubara Minta Pergub No 74 Ditinjau Ulang"},"content":{"rendered":"<p><strong>PALEMBANG, Fornews.co<\/strong> \u2013 Ratusan supir truk pengangkut batubara mendatangi Kantor Gubernur Sumsel, Rabu (21\/11) sekitar pukul 10.00WIB, guna menuntut adanya solusi atas larangan mereka beroperasional di jalan\u00a0 lintas Tanjung\u00a0 Enim &#8211; Palembang\u00a0 dan Lahat &#8211;\u00a0 Palembang.<\/p>\n<p>Dampaknya, Jalan Kapten A Rivai mengalami kepadatan kendaraan, lantatan puluhan truk angkutan batubara tersebut diparkir di sepanjang jalan tersebut. Walaupun, ada sebagian truk pengangkut batubara yang diparkir di halaman Kantor DPRD Sumsel.<\/p>\n<p>Dalam Aksi\u00a0 itu, para supir truk pengangkut batubara menuntut\u00a0 agar\u00a0 Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 74 tahun 2018, tentang\u00a0 larangan truk\u00a0 batubara melintas di jalan\u00a0 umum ditinjau ulang. Karena menurut mereka, pergub tersebut\u00a0 justru meningkatkan angka\u00a0 kemiskinan\u00a0 dimasyarakat.<\/p>\n<p>&#8220;Akibat diberlakukannya pergub tersebut, pendapatan supir truk pengangkut batubara berkurang, pengusaha rumah makan dan pedagang mengalami\u00a0 kemerosotan\u00a0 pendapatan, karena tidak ada lagi\u00a0 truk batubara yang melintas. Hal itu bertentangan dengan visi dan misi gubernur untuk mengurangi angka\u00a0 kemiskinan,&#8221; ungkap Heri, supir dari Lahat.<\/p>\n<p>Heri melanjutkan, rencananya aksi mereka itu akan berlangsung selama seminggu, dari tanggal 21 hingga 28 November 2018. Rombongan massa akan menginap di halaman kantor Gubernur Sumsel, jika tidak ada solusi mengenai permasalahan yang\u00a0 sedang mereka alami.<\/p>\n<p>Sayangnya, saat ratusan supir itu mendatangi kantor gubernur, baik Gubernur Sumsel Herman Deru maupun Wakil Gubernur Mawardi Yahya, sedang tidak ada ditempat. Hanya Sekda Sumsel, Nasrun Umar yang menemui langsung massa aksi tersebut. Dihadapan para supir truk batubara, Nasrun menyampaikan, bahwa dari visi dan misi gubernur dan wakil gubernur sebenarnya sudah sejalan dengan apa yang diinginkan masyarakat. Karena, Pergub Nomor 74\/2018 itu dikeluarkan dengan\u00a0 berbagai\u00a0 kajian.<\/p>\n<p>\u201cSebelumnya ada Perda Nomor 5 Tahun 2011, yang melarang angkutan batubara di jalan umum. Kemudian, ada Pergub Nomor 23 Tahun 2012 yang masih dengan\u00a0 berafiliasi pada Perda Nomor 5 Tahun 2011, yang memberi kesempatan dua tahun bagi\u00a0 pengguna truk batubara untuk menggunakan jalan umum. Mestinya dari tahun 2011 sampai 2018, penguasa tambang sudah menyiapkan jalan khusus. Nyatanya, sekarang hanya dua secara khusus, yang sebetulnya bisa dilewati bapak ibu,\u201d terangnya.<\/p>\n<figure id=\"attachment_27298\" aria-describedby=\"caption-attachment-27298\" style=\"width: 640px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-27298 size-large\" src=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2018\/11\/truk-batubara-1024x564.jpg\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"353\" srcset=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2018\/11\/truk-batubara-1024x564.jpg 1024w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2018\/11\/truk-batubara-300x165.jpg 300w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2018\/11\/truk-batubara-768x423.jpg 768w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2018\/11\/truk-batubara-696x385.jpg 696w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2018\/11\/truk-batubara-762x420.jpg 762w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2018\/11\/truk-batubara.jpg 1040w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-27298\" class=\"wp-caption-text\">Puluhan truk pengangkut batubara memarkirkan kendaraan mereka di sepanjang Jalan Kapten A Rivai, Rabu (21\/11) pagi, hingga menyebabkan terjadinya kepadatan kendaraan. (foto fornews.co\/irwan september)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Nasrun menjelaskan, tentang permasalahan ini bukannya tidak ada solusi, tapi solusi\u00a0 itu sudah berjalan. Sudah ada jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang. &#8220;Contoh, Gubernur Sumsel sudah memanggil pemilik\u00a0 jalan Servo (Titan) untuk\u00a0 dapat mengangkut batubara bapak sekalian. Hanya, barang kali sistem angkutan\u00a0 batubara tidak\u00a0 boleh\u00a0 pakai mobil kecil, maka diantar sampai <em>stockfield.<\/em> Jadi tetap\u00a0 jalan dari <em>stockfield<\/em> diantar mobil menuju Muara Lematang,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Untuk jangka menengah, papar Nasrun, pada tanggal 8 November sudah diusulkan tidak mungkin diangkut melalui PT Servo, tapi harus dibuat jalur khusus dari\u00a0 Simpang DPRD, MHP, HTI muncul di Tugu Nanas hingga\u00a0 ke Patra.<\/p>\n<p>\u201cItu sudah dilakukan, tinggal kembali pada bos &#8211; bos bapak yang punya kuasa\u00a0 tambang dan punya asosiasi dipenguasan batubara. Kemudian untuk jangka\u00a0 panjangnya, ya memberikan rekomendasi persetujuan izin prinsip kepada\u00a0 perusahaan untuk\u00a0 membuat\u00a0 jalur khusus jalan batubara,&#8221; paparnya.<\/p>\n<p>\u201cJadi bukan tidak ada jalan, tapi sudah ada solusi. Yakin dan percayalah, bahwa gubernur dan wakil gubernur beserta jajarannya berada pada kepentingan semua. Karena keberhasilan kami ketika membuat masyarakat tidak susah, angka pengangguran turun dan angka\u00a0 kemiskinan turun,&#8221; tandasnya.(irf)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, Fornews.co \u2013 Ratusan supir truk pengangkut batubara mendatangi Kantor Gubernur Sumsel, Rabu (21\/11) sekitar pukul 10.00WIB, guna menuntut adanya solusi atas larangan mereka beroperasional di jalan\u00a0 lintas Tanjung\u00a0 Enim &#8211; Palembang\u00a0 dan Lahat &#8211;\u00a0 Palembang. Dampaknya, Jalan Kapten A Rivai mengalami kepadatan kendaraan, lantatan puluhan truk angkutan batubara tersebut diparkir di sepanjang jalan tersebut. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":27297,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"spay_email":""},"categories":[3304],"tags":[9],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2018\/11\/aksi-batubara.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-76f","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27295"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=27295"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27295\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27299,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27295\/revisions\/27299"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/27297"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27295"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=27295"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=27295"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}