
{"id":27524,"date":"2018-11-27T20:41:12","date_gmt":"2018-11-27T13:41:12","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=27524"},"modified":"2018-11-27T20:41:12","modified_gmt":"2018-11-27T13:41:12","slug":"tim-suratin-ps-palembang-unggul-dua-gol-dari-persegrata-pertandingan-disetop-ini-penyebabnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/tim-suratin-ps-palembang-unggul-dua-gol-dari-persegrata-pertandingan-disetop-ini-penyebabnya\/","title":{"rendered":"Tim Suratin PS Palembang Unggul Dua Gol dari Persegrata, Pertandingan Disetop. Ini Penyebabnya"},"content":{"rendered":"<p><strong>PALEMBANG, fornews.co<\/strong> &#8211; Partai terakhir babak penyisihan Grup B Piala Suratin Zona Sumsel, antara PS Palembang <em>versus<\/em> Persegrata di Stadion Bumi Sriwijaya, Senin (26\/11) disetop oleh panitia pertandingan.<\/p>\n<p>Pihak panitia pertandingan menghentikan pertandingan penentu dari dua tim tersebut, lantaran kondisi lapangan tergenang air akibat curah hujan yang tinggi saat pertandingan berjalan. Padahal, <em>Laskar Sigentar Alam Mudo<\/em>, julukan Tim Suratin PS Palembang sudah unggul dua gol.<\/p>\n<p>Sementara, pada pertandingan sebelumnya PS Pusri menang telak 8-1 atas Persipra Prabumulih. Dari hasil tersebut PS Pusri mengantongi poin 7 hasil dari dua kali menang dan satu kali seri. Mengapa menjadi penentu, karena jika PS Palembang juga meraih kemenangan atas Persegrata, maka untuk menentukan juara grup harus melakukan hitung-hitungan jumlah gol dan selisihnya.<\/p>\n<p>Saat pertandingan PS Palembang versus Persegrata dimulai pukul 15.30WIB, hujan sudah mengguyur Stadion Bumi Sriwijaya. Bahkan, curah hujan makin meninggi dan cukup deras. Usai striker PS Palembang, Malik Irsan mencetak gol pertama untuk timnya, wasit langsung meminta untuk menyetop pertandingan, lantaran aliran bola tidak berjalan dengan normal.<\/p>\n<p>Sesuai aturan, pertandingan disetop 15 menit pertama menunggu hujan meredah. Kemudian, perangkat pertandingan melanjutkan penghentian pertandingan pada 15 menit kedua. Barulah, sisa pertandingan babak pertama dilanjutkan dan PS Palembang kembali menambah gol lagi-lagi lewat kaki kanan Irsan.<\/p>\n<p>Nah, saat wasit meniupkan peluit panjang pertanda babak pertama selesai, kondisi sudah menunjukkan pukul 18.00WIB. Perangkat pertandingan memanggil offisial kedua tim, bahwa pertandingan babak kedua tak mungkin dilanjutkan. Karena sudah gelap dan tanpa penerangan stadion. Kedua tim akhirnya menyepakati laga babak kedua, dilanjutkan Selasa (27\/11) pukul 15.30WIB.<\/p>\n<p>Pelatih Kepala Tim Suratin PS Palembang, Mahyadi Panggabean mengungkapkan, laga penentu ini memang cukup menyita stamina anak asuhnya. Selain harus mencari tiga gol tanpa kemasukan untuk bisa menjadi juara grup, anak asuhnya juga dihadapkan pada kondisi kebugaran. \u201cYa kalau kita lolos tetap tim ini dirugikan kebugaran pemain. Karena hari berikutnya (Rabu 28\/11) langsung main lagi,\u201d ungkapnya, usai pertandingan.<\/p>\n<p>Mantan <em>wing back<\/em> Timnas Indonesia Piala Asia 2007 itu mengakui, kalau untuk menjadi juara grup sangat ketat. Karena timnya harus kejar kejaran selisih gol dengan PS Pusri.<\/p>\n<p>\u201cMinimal kita harus menang menang tiga kosong. Tapi saya sudah mengingatkan pemain untuk lebih fokus lagi ke sisa pertandingan dan fokus ke target juga. Kalau untuk 45 menit pertama tadi, semua instruksi tidak berjalan, karena kondisi lapangan yang tergenang air,\u201d tandasnya. (tul)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, fornews.co &#8211; Partai terakhir babak penyisihan Grup B Piala Suratin Zona Sumsel, antara PS Palembang versus Persegrata di Stadion Bumi Sriwijaya, Senin (26\/11) disetop oleh panitia pertandingan. Pihak panitia pertandingan menghentikan pertandingan penentu dari dua tim tersebut, lantaran kondisi lapangan tergenang air akibat curah hujan yang tinggi saat pertandingan berjalan. Padahal, Laskar Sigentar Alam [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":27526,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[14],"tags":[9,71],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2018\/11\/Suratin.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-79W","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27524"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=27524"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27524\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27528,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27524\/revisions\/27528"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/27526"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27524"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=27524"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=27524"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}