
{"id":28536,"date":"2018-12-25T17:14:57","date_gmt":"2018-12-25T10:14:57","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=28536"},"modified":"2018-12-25T21:37:00","modified_gmt":"2018-12-25T14:37:00","slug":"pt-psm-ingkar-janji-warga-kembali-portal-jalan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/pt-psm-ingkar-janji-warga-kembali-portal-jalan\/","title":{"rendered":"PT PSM Ingkar Janji, Warga Kembali Portal Jalan"},"content":{"rendered":"<p><b>KAYUAGUNG, fornews.co<\/b><span style=\"font-weight: 400\"> &#8211; Setelah sempat mereda, konflik antara warga Desa Ulak Jermun, Kecamatan Pampangan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dengan PT Persada Sawit Mas (PSM) kembali memanas. Warga yang sebelumnya telah sepakat membuka portal jalan akses perusahaan, kini kembali menutupnya, Selasa (25\/12). <\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\">Aksi warga ini disebabkan rasa geram dengan aktivitas truk perusahaan yang mengangkut sawit dengan tonase yang berat. Hal itu membuat jalan kabupaten yang berada di sekitar lokasi pemortalan tersebut mengalami kerusakan yang semakin parah. Apalagi, PT PSM belum juga merealisasikan janjinya untuk memperbaiki jalan tersebut. <\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\">\u201cSebelumnya sudah dilakukan pemortalan, dan kata pihak perusahaan akan diperbaiki. Tapi sampai sekarang belum,&#8221; kata seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Selasa (25\/12).<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\">Menurutnya, saat pemortalan pertama pihak perusahaan meminta agar portal dibuka dengan janji memperbaiki jalan ini. Selanjutnya pihak perusahaan meminta izin agar pihaknya dapat memasukkan truk. &#8220;Atas kesepakatan saat itu warga sepakat membuka portal,&#8221; ujarnya.<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\">Namun, lanjutnya, hingga saat ini perbaikan jalan yang dijanjikan tak kunjung terealisasi. &#8220;Kami sudah bosan dengan janji-janji perusahaan. Kami tidak akan buka portal ini sampai ada tindakan nyata dari perusahaan. Warga sudah kecewa terus dibohongi,&#8221; tambahnya.<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\">Kepala Desa Ulak Jermun, Abus Roni mengungkapkan, dirinya tidak bisa menghalangi penutupan jalan oleh warga tersebut. Pasalnya, dirinya melihat warga juga telah geram dengan janji-janji yang dilontarkan pihak perusahaan.<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\">&#8220;Perusahaan yang berjanji tapi tidak ditepati, kami tidak bisa menghalangi keinginan warga untuk menutup jalan,&#8221; tuturnya.<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\">Lebih lanjut, Abus Roni menuturkan, warga juga berencana akan melaporkan pihak perusahaan ini kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) OKI. &#8220;Mereka meminta perhatian khususnya kepada DPRD dan Pemkab OKI sehingga perusahaan ini dapat memiliki andil dalam kemajuan desa,&#8221; tandasnya. (rif)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KAYUAGUNG, fornews.co &#8211; Setelah sempat mereda, konflik antara warga Desa Ulak Jermun, Kecamatan Pampangan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dengan PT Persada Sawit Mas (PSM) kembali memanas. Warga yang sebelumnya telah sepakat membuka portal jalan akses perusahaan, kini kembali menutupnya, Selasa (25\/12). Aksi warga ini disebabkan rasa geram dengan aktivitas truk perusahaan yang mengangkut sawit [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":28537,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[15],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2018\/12\/IMG-20181225-WA0043.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-7qg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28536"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=28536"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28536\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":28538,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28536\/revisions\/28538"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/28537"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=28536"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=28536"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=28536"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}