
{"id":28615,"date":"2018-12-28T19:41:47","date_gmt":"2018-12-28T12:41:47","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=28615"},"modified":"2018-12-28T19:41:47","modified_gmt":"2018-12-28T12:41:47","slug":"sumsel-diprediksi-hujan-deras-warga-di-pesisir-pantai-berpotensi-terjadi-gelombang-tinggi-diimbau-waspada","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/sumsel-diprediksi-hujan-deras-warga-di-pesisir-pantai-berpotensi-terjadi-gelombang-tinggi-diimbau-waspada\/","title":{"rendered":"Sumsel Diprediksi Hujan Deras, Warga di Pesisir Pantai Berpotensi Terjadi Gelombang Tinggi Diimbau Waspada"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA, fornews.co<\/strong>-Pantauan kondisi atmosfer terkini, aliran massa udara dingin dari Asia masih mendominasi wilayah Indonesia. Pusat tekanan rendah di sekitar wilayah Filipina dan Laut Cina Selatan menyebabkan massa udara dingin dari Asia cukup terkonsentrasi di wilayah utara.<\/p>\n<p>\u201cSementara itu, dominasi pola udara tekanan rendah di sekitar wilayah Australia cukup signifikan dan menyebabkan terbentuknya daerah perlambatan angin dan pertemuan angin di sekitar wilayah Indonesia bagian selatan,\u201d ujar Deputi Bidang Meteorologi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Mulyono Prabowo,\u00a0dari rilis Humas BMKG,\u00a0Kamis (27\/12).<\/p>\n<p>Dari kondisi tersebut, terang Mulyono, diprakirakan akan meningkatkan potensi hujan di sebagian besar wilayah Indonesia pada periode menjelang akhir tahun, 28-31 Desember 2018.<\/p>\n<p>Wilayah yang berpotensi hujan deras\u00a0antara lain, yakni Bengkulu; Sumatra Selatan; Kepulauan Bangka Belitung (Babel); Kalimantan Utara; Sulawesi Selatan; Jawa Tengah; Yogyakarta; Jawa Timur; Bali; NTB; NTT; dan aluku bagian selatan.<\/p>\n<p>Di sisi lain, paparnya, beberapa daerah juga berpotensi mengalami angin kencang dengan kecepatan lebih dari 45 km\/jam. Wilayah yang berpotensi terjadi\u00a0angin kencang\u00a0antara lain: Lampung; Banten; DKI Jakarta; Jawa Barat; Jawa Tengah; Jawa Timur; Kalimantan Barat; Kalimantan Tengah; Kalimantan Selatan; NTT; Sulawesi Utara; Sulawesi Selatan; Sulawesi Tenggara; Maluku Utara; Maluku bagian selatan; dan Papua Barat.<\/p>\n<p>\u201cUntuk potensi\u00a0gelombang tinggi 2.5 \u2013 4.0 meter<strong>\u00a0<\/strong>berpeluang terjadi di Selat Sunda bagian selatan; Perairan Selatan Pulau Jawa hingga Pulau Sumbawa; Selat Bali \u2013 Selat Lombok; Selat Alas bagian selatan; Samudra Hindia Selatan Banten; Samudra Hindia Selatan Bali hingga NTB; Perairan Kepulauan Anambas dan Selatan Natuna; Laut Jawa; Perairan Utara Kepulauan Kangean; Perairan Kepulauan Sangihe; Talaud; Perairan Manado; Bitung; Laut Sulawesi bagian tengah hingga timur; Laut Maluku; Perairan Utara Kep. Halmahera; dan Samudra Pasifik Utara Halmahera hingga Papua Barat,\u201d paparnya.<\/p>\n<p>Kemudian, potensi\u00a0gelombang tinggi lebih dari 4 meter\u00a0berpeluang terjadi di \u00a0Samudra Hindia Selatan Jawa Barat hingga Jawa Timur; Perairan Utara Kepulauan Nias; dan Laut Natuna Utara. BMKG sendiri, ungkap Mulyono, mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologis seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan angin kencang dalam beberapa hari ke depan, terutama untuk wilayah-wilayah yang telah mendapat hujan berintensitas tinggi.<\/p>\n<p>\u201cDimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada,\u201d tandasnya.(tul)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, fornews.co-Pantauan kondisi atmosfer terkini, aliran massa udara dingin dari Asia masih mendominasi wilayah Indonesia. Pusat tekanan rendah di sekitar wilayah Filipina dan Laut Cina Selatan menyebabkan massa udara dingin dari Asia cukup terkonsentrasi di wilayah utara. \u201cSementara itu, dominasi pola udara tekanan rendah di sekitar wilayah Australia cukup signifikan dan menyebabkan terbentuknya daerah perlambatan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":28616,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"spay_email":""},"categories":[3304],"tags":[9],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2018\/12\/prakiraan-cuaca-BMKG.png","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-7rx","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28615"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=28615"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28615\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":28617,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28615\/revisions\/28617"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/28616"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=28615"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=28615"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=28615"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}