
{"id":28768,"date":"2019-01-03T19:28:32","date_gmt":"2019-01-03T12:28:32","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=28768"},"modified":"2019-01-03T19:28:32","modified_gmt":"2019-01-03T12:28:32","slug":"tim-gabungan-bersihkan-empat-ton-sampah-plastik-di-pinggir-jalan-oki","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/tim-gabungan-bersihkan-empat-ton-sampah-plastik-di-pinggir-jalan-oki\/","title":{"rendered":"Tim Gabungan Bersihkan Empat Ton Sampah Plastik di Pinggir Jalan OKI"},"content":{"rendered":"<p><strong>KAYUAGUNG, fornews.co<\/strong> &#8211; Kegiatan gotong royong yang dilakukan oleh aparat TNI, Polri dan masyarakat Desa Menang Raya, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Kamis (03\/01) angkut ribuan kilogram sampah yang selama ini mengendap di sisi jalan raya desa setempat.<\/p>\n<p>Bahkan, untuk mengangkat empat ton sampah yang didominasi oleh sampah plastik ini, pasukan gabungan membutuhkan waktu selama lebih kurang tiga jam.<\/p>\n<p>Danramil 02\/Pedamaran, Kap Kav Teguh Haryadi mengatakan, selama ini memang masyarakat tidak memiliki tempat pembuangan sampah sehingga dibuang di tempat liar. Untuk mengurangi tumpukan sampah tersebut, pihaknya menurunkan sejumlah pasukan untuk bersama mengangkut sampah dan dibuang di TPA Teluk Gelam.<\/p>\n<p>Menurutnya, kegiatan gotong royong ini, selain untuk lebih membersihkan lokasi yang menjadi tempat warga membuang sampah juga menghindarkan masyarakat setempat dari penyakit.<\/p>\n<p>&#8220;Salah satunya penyakit DBD karena mengingat saat ini sudah masuk musim penghujan,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Pasca dibersihkan ini, dirinya mengharapkan agar ditempat tersebut disediakan tempat khusus pembuangan sampah sehingga masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan. &#8220;Semoga kegiatan seperti ini dapat diteruskan masyarakat,&#8221; katanya.<\/p>\n<p><strong>Butuh TPS<\/strong><\/p>\n<p>Penuturan dari salah seorang warga, Riyadi bahwa, permasalahan terkait sampah ini emang telah terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu yang menjadi faktor warga membuang sampah sembarangan, karena tidak tersedianya tempat pembuangan sementara (TPS) sampah.<\/p>\n<p>Bahkan menurutnya, lokasi yang kerap digunakan untuk membuang sampah tersebut awalnya sebuah lubang. &#8220;Iya jadi awalnya itu lubang. Tapi karena di Pedamaran, ini tidak ada bak untuk buang sampah, jadi masyarakat buang di situ,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p>Efek dari tidak adanya tempat pembuangan sampah ini terus berlanjut hingga dalam beberapa tahun terakhir sampah-sampah ini semakin menumpuk dan merusak pemandangan. Bahkan, tumpukan sampah ini tak jarang menimbulkan aroma yang sangat menggangu pernafasan.<\/p>\n<p>Diakuinya, seandainya di wilayah tersebut disediakan tempat khusus pembuangan sampah masyarakat niscaya tidak akan membuang sampah di sana. Apalagi, pengajuan untuk pengadaan tempat sampah ini sudah sangat sering dibicarakan.<\/p>\n<p>&#8220;Kita (masyarakat) bersama pemerintah desa sudah sering meminta kepada pemerintah daerah agar di sini disediakan tempat sampah. Bahkan sudah diusulkan tapi seperti tidak kunjung ada tanggapan sehingga terpaksa masyarakat membuang sampah di sini,&#8221; imbuh pria berpawakan jangkung ini.<\/p>\n<p>Hal senada ditambahkan oleh Kepala Desa (Kades) Menang Raya, Suparedi. Menurutnya, masyarakat bukan hanya dari desanya sangat mengharapkan agar di wilayah tersebut disediakan bak sampah sehingga jika sudah terisi penuh bisa diangkut oleh petugas.<\/p>\n<p>&#8220;Semoga ke depan dapat ditempatkan tempat pembuangan sampah sehingga tidak ada lagi warga membuang sampah sembarangan,&#8221; harapnya. (rif)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KAYUAGUNG, fornews.co &#8211; Kegiatan gotong royong yang dilakukan oleh aparat TNI, Polri dan masyarakat Desa Menang Raya, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Kamis (03\/01) angkut ribuan kilogram sampah yang selama ini mengendap di sisi jalan raya desa setempat. Bahkan, untuk mengangkat empat ton sampah yang didominasi oleh sampah plastik ini, pasukan gabungan membutuhkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":28774,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[15],"tags":[9],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2019\/01\/IMG-20190103-WA0050.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-7u0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28768"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=28768"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28768\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":28775,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28768\/revisions\/28775"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/28774"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=28768"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=28768"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=28768"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}