
{"id":29639,"date":"2019-01-22T15:35:43","date_gmt":"2019-01-22T08:35:43","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=29639"},"modified":"2019-01-22T17:20:17","modified_gmt":"2019-01-22T10:20:17","slug":"awas-buang-sampah-sembarangan-bisa-kena-denda","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/awas-buang-sampah-sembarangan-bisa-kena-denda\/","title":{"rendered":"Awas, Buang Sampah Sembarangan Bisa Kena Denda!"},"content":{"rendered":"<p><b>PALEMBANG, fornews.co &#8211;<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Membuang sampah tidak pada tempatnya seakan telah menjadi kebiasaan warga Palembang. Berbagai cara telah dicoba Pemkot Palembang untuk mengatasi persoalan ini, namun belum sepenuhnya berhasil. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Dari pantauan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">fornews<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, tindakan membuang sampah sembarangan dan tidak pada tempatnya terjadi di wilayah perbatasan. Seperti di sepanjang Jalan Ki Merogan mulai dari Simpang Sungki sampai TBBM Pertamina Kertapati. Warga disekitar jalan tidak membuang sampah pada tempat pembuangan sampah sementara (TPS), namun meletakkan bungkusan sampah di median jalan. Tindakan ini jelas mengganggu para pengendara. Bukan hanya menimbulkan bau tak sedap, tumpukan sampah yang berjejer merusak pemandangan. \u00a0\u00a0\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Tidak ada tempat sampah (sementara), kalaupun ada pasti meluber-luber, menumpuk dan bau,\u201d kata Ahmad Zulfikar salah satu warga sekitar. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Ahmad, kebiasaan membuang sampah di median jalan ini sudah berlangsung sejak lama. Sebab hal itu membuat warga tidak perlu jauh-jauh membuang sampah ke TPS. Selain itu, petugas DKK juga lebih mudah mengambil sampah di median jalan. \u00a0\u00a0\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Warga lebih enak buang di pembatas jalan ini. Lebih praktis dan nanti cepat diambil truk sampah,\u201d ujar Eka warga lainnya. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Palembang Faizal AR mengatakan, secara fisik pihaknya sudah menyediakan tempat sampah dan mengambil sampah yang ada di pembatas jalan secara rutin. Bahkan kegiatan non fisik juga sering dilakukan seperti imbauan kepada perangkat RT, RW dan Lurah setempat untuk mengajak warganya untuk membuang sampah pada tempatnya. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Saya tidak tahu mengapa kotak sampah yang disediakan (di lokasi itu) bisa hancur. Kami sudah melakukan koordinasi langsung \u00a0dengan perangkat di daerah setempat, RT, RW, maupun Lurah, tapi kenyataannya warga masih saja membuang sampah sembarangan,\u201d tuturnya. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Faizal menegaskan, pihaknya telah berupaya maksimal mengatasi persoalan sampah. Namun tentunya hal itu tidak berarti apa-apa tanpa dukungan dan kerja sama yang baik dari masyarakat. \u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Kalau saya bilang kota ini milik rakyat dan persoalan ini menjadi tanggung jawab masyarakat, seolah-olah kami lepas \u00a0tanggung jawab. Padahal kami sudah semaksimal mungkin bekerja mengatasi persoalan sampah ini,\u201d katanya.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk itu, Pemkot Palembang tengah menyiapkan Peraturan Daerah (Perda) tentang larangan membuang sampah sembarangan termasuk larangan meletakkan sampah di median jalan. Jika ada yang melanggar maka akan diberikan sanksi dan denda. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Kami sedang mengupayakan membuat Perda tentang membuang sampah. Kalau tidak ada halangan sekitar bulan Maret nanti \u00a0akan diberlakukan. Nantinya warga yang kedapatan membuang sampah sembarangan akan diberikan sanksi,\u201d tukasnya. (irs)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, fornews.co &#8211; Membuang sampah tidak pada tempatnya seakan telah menjadi kebiasaan warga Palembang. Berbagai cara telah dicoba Pemkot Palembang untuk mengatasi persoalan ini, namun belum sepenuhnya berhasil. Dari pantauan fornews, tindakan membuang sampah sembarangan dan tidak pada tempatnya terjadi di wilayah perbatasan. Seperti di sepanjang Jalan Ki Merogan mulai dari Simpang Sungki sampai TBBM [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":29642,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[15],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2019\/01\/IMG-20190122-WA0019.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-7I3","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29639"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=29639"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29639\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":29646,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29639\/revisions\/29646"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/29642"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=29639"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=29639"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=29639"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}